Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@kjhbhgfy: Blessed daylight at Masjid an-Nabawi, Madinah Al Munawwarah. A place full of peace, faith and divine beauty. 🤍🌤️#MasjidAnNabawi #Madinah #Madina #ProphetsMosque #IslamicArchitecture
kjhbhgfy
Open In TikTok:
Region: US
Sunday 18 October 2026 13:45:18 GMT
259
64
1
0
Music
Download
No Watermark .mp4 (
0MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
0MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
N S :
❤️❤️❤️
2026-10-18 13:51:20
0
To see more videos from user @kjhbhgfy, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
#foryoupageofficiall #xyzbca #xybca #viral #x
Một chiếc OPPO A7 Pro, cân mọi việc từ A đến Z #OPPOA7_Pro #NétChuẩnQUEENBềnĐúngKING #yan #yan45s
#GenshinImpact #геншинимпакт #геншин #genshin
My favorite place with my favorite music 😛#foryou #motivation #foryourpage #GymTok #fyp
BOCIL KEMATIAN VS BUZZER🗿 Brando Franco Windah, atau yang akrab disapa Windah Basudara, mendadak jadi perbincangan hangat. Bukan karena konten gaming-nya, tapi karena ia menyuarakan keprihatinan soal kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Alih-alih mendapat dukungan, Windah justru dituding sebagai buzzer yang dibayar pihak tertentu. Tudingan itu pun ia bantah tegas. Windah memastikan tidak menerima uang dari siapa pun, termasuk saat namanya dikaitkan dengan politikus Anies Baswedan. Salah satu komentar yang memicu respons datang dari akun Instagram @vanhrsf yang bertanya, Lu dibayar jadi buzzernya Soros ya bg? Bisnis basah lo keganggu apa gimana?" Sindiran Windah soal Komentar Template Menghadapi tudingan itu, Windah memilih menanggapi lewat akun Instagram @windahbasudara la menyindir komentar-komentar yang menurutnya terstruktur dan mengaku sebagai penonton lama. "Tapi gue akui buzzer ini lumayan research, mereka tau gue gak buka saweria, dan banyak komen template yang ngaku penonton lama padahal mah gak nonton," tulisnya. Dalam siaran langsung, Windah juga menyampaikan keprihatinannya secara terbuka. "Prihatin buat para korban dan malu sih, malu sama negara sendiri, malu sama pemerintah lebih tepatnya," katanya pada 14 Oktober 2026. Pernyataan ini menegaskan bahwa apa yang ia sampaikan murni bentuk kepedulian, bukan pesanan pihak tertentu. Windah pun marah besar kepada para buzzer yang menyerbunya di media sosial. "Gue baru cek rupanya buzzer-buzzer ini banyak benar di TikTok, anjir...Sumpah brutal literally banyak banget...langsung lah 'Bocil Kematian' kita lepas segel ke TikTok, gas," tulis dia. #fyp #windahbasudara
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy