@indiaexcell: and this video was from when it was calming down 🫪 #acnejourney #acneproneskin #acneprone #accutane #acnescars

India Excell | Makeup Artist
India Excell | Makeup Artist
Open In TikTok:
Region: GB
Sunday 18 October 2026 15:24:03 GMT
311617
11965
97
215

Music

Download

Comments

akuokkanen0
a a d a<3 :
How?? That's exactly how my skin looks. What products did you use to calm your acne?
2026-10-19 17:47:20
5
glowly.club
GlowupClubdaily :
Wow your skin is glowing
2026-10-26 23:34:51
1
jo02h
Joana :
What worked for your acne scars? Thats my biggest problem at the moment 😭
2026-10-18 16:18:57
36
rue_skincare
rue_skincare :
Yes consistency and patience in skincare works 🥰
2026-10-19 09:58:29
68
treeenngggg
TRNX :
howww pleaseee
2026-10-26 00:23:17
1
brianna.e7
Brianna E :
what helps?
2026-10-19 00:40:18
8
blabby.abby1
abby 🦋 :
This is incredible! Not a single scar!
2026-10-24 09:51:09
1
kaylaerod
kaylaerod :
How long have you been off of it
2026-10-19 22:01:39
8
hanne_thomassen
Hanne :
claiming ✨️
2026-10-19 13:53:36
61
missupi13
Miss Upi :
how was your diet throughout the years x
2026-10-21 19:38:56
1
daneillemclxxx
Dan95 :
what you do & use
2026-10-19 17:39:32
2
martinamclaughlin0
Martina Wei :
Mines has cleared but left with horrific deep scars
2026-10-19 12:40:34
1
janina_08
Janina_08 :
Wie hast du die Pickelnarben wegbekommen?
2026-10-20 20:00:40
3
ciro2018fo
Anna... :
bellissima ❤️anche io ho il tuo stesso problema cosa hai usato? grazie mille
2026-10-19 10:16:11
3
maevevay
Maeve :
Girl how did you get rid of the bump on your forehead 😭😭😭 I have the same 1 and it’s not going away 🧍🏾‍♀️
2026-10-19 15:27:55
3
lowlowpolo
lowlowpolo :
MY SKIN LOOKS JUST LIKE YOURS HELP ME PLEASEEE
2026-10-18 21:48:15
3
vid.withme
vida👸 :
adapalene hat mich gerettet
2026-10-21 13:31:49
2
saschurch
saskia: psych-led nutritionist :
You're amazing ❤️✨
2026-10-19 15:16:29
1
ellarenee24
Ella 🎀💗 :
Omg wow!!
2026-10-19 19:45:55
1
lemonsandlimess
em(otional wreck) :
how do you know what products are pore clogging my skin is so bad 😭
2026-10-24 14:16:16
1
harlieflint_xxxx
HARLIE FLINT :
Wow🥺
2026-10-19 08:30:14
1
kikina46
KG :
What you using ? Please 😊
2026-10-19 10:20:14
1
isabellgers
isabellgers :
What was your dosage ?:)
2026-10-19 14:44:05
1
alexis.olsonn
alexis :
Need to know how you got rid of this
2026-10-19 01:57:41
2
faithbryer
faithbryer :
How
2026-10-19 02:35:07
1
To see more videos from user @indiaexcell, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Bengkulu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Rachmat Pambudy, menegaskan posisi Provinsi Bengkulu dalam sistem pembangunan nasional melalui mandala pengembangan bioindustri dan ekonomi hijau. Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu, bupati dan wali kota, serta kepala Bappeda di Aula Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, Kamis siang (23/4). Rachmat menjelaskan, pengembangan bioindustri di Bengkulu diarahkan pada hilirisasi komoditas unggulan seperti kelapa sawit, karet, dan kopi. Upaya ini dilakukan melalui integrasi rantai pasok dari hulu ke hilir serta penguatan kemitraan petani mandiri. “Potensi ini harus dibangkitkan dan diolah menjadi bagian dari program pembangunan Provinsi Bengkulu. Saat ini, ekonomi hijau menjadi perhatian dunia, termasuk dalam upaya mewujudkan kemandirian pangan,” ujar Rachmat. Selain itu, peningkatan ketahanan pangan dan swasembada air menjadi prioritas melalui peningkatan produktivitas padi dan hortikultura, serta perluasan akses terhadap asuransi usaha tani dan alat serta mesin pertanian (alsintan) modern. Arah kebijakan pembangunan Bengkulu tahun 2025–2026 mencakup pengembangan kawasan perkotaan Bengkulu dan kawasan industri Pulau Baai. Pengembangan juga diarahkan ke kawasan perkotaan Manna, Bengkulu Selatan, serta kawasan komoditas unggulan sawit, karet, dan kopi. Selain itu, terdapat pengembangan kawasan swasembada air dan energi di Bukit Barisan, kawasan swasembada pangan di Mukomuko, Bengkulu Utara, Seluma, dan Bengkulu Selatan, serta kawasan afirmasi Pulau Enggano sebagai daerah terdepan. Program lainnya meliputi percepatan pengentasan kemiskinan dan penguatan kawasan konservasi seperti Taman Nasional Bukit Barisan Selatan dan Taman Nasional Kerinci Seblat. Mewakili Gubernur Bengkulu, Wakil Gubernur Mian memaparkan kondisi geografis Bengkulu yang memiliki garis pantai sepanjang 1.525 kilometer, terdiri atas sembilan kabupaten dan satu kota, serta luas wilayah sekitar 32.225 kilometer persegi. Sekitar 46,43 persen wilayah Bengkulu merupakan kawasan hutan dan konservasi. Dengan jumlah penduduk lebih dari 2,1 juta jiwa, Bengkulu dinilai memiliki potensi besar untuk terus tumbuh dan berkembang. “Potensi sumber daya alam Provinsi Bengkulu sangat besar dan menjadi modal utama pembangunan,” kata Mian. Pada sektor pertanian dan perkebunan, produksi kopi robusta mencapai 54.489 ton dengan luas tanaman 73.087 hektare, serta kopi arabika sebesar 539 ton. Komoditas kelapa sawit mencapai lebih dari 1 juta ton, didukung oleh 34 pabrik crude palm oil (CPO), serta karet dengan produksi 101.495 ton. Di sektor kelautan dan perikanan, potensi produksi mencapai 160.092 ton, dengan hasil tangkap 81.901 ton, serta komoditas ekspor seperti tuna, kakap, udang, dan cakalang. Sementara itu, sektor energi dan sumber daya mineral mencatat cadangan batu bara sekitar 292,7 juta ton, potensi panas bumi sebesar 1.253 megawatt, serta potensi emas dan pasir besi. Menurut Mian, seluruh potensi tersebut perlu didukung dengan penguatan infrastruktur, konektivitas, dan hilirisasi produk guna meningkatkan nilai tambah daerah. Potensi pariwisata Bengkulu antara lain Pantai Panjang, Danau Dendam Tak Sudah, Bukit Kaba, serta kekayaan sejarah seperti Benteng Marlborough dan Rumah Pengasingan Bung Karno. Selain itu, terdapat tradisi budaya Tabut yang digelar setiap tahun. Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga menyampaikan sejumlah usulan prioritas pembangunan. Di antaranya pengembangan kawasan industri Pulau Baai sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang terintegrasi dengan pelabuhan. Baca selangkapnya di www.bengkulutoday.com #jalurkeretaapi #viral #fyp #bengkulu #pulaubaibengkulu
Bengkulu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Rachmat Pambudy, menegaskan posisi Provinsi Bengkulu dalam sistem pembangunan nasional melalui mandala pengembangan bioindustri dan ekonomi hijau. Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu, bupati dan wali kota, serta kepala Bappeda di Aula Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, Kamis siang (23/4). Rachmat menjelaskan, pengembangan bioindustri di Bengkulu diarahkan pada hilirisasi komoditas unggulan seperti kelapa sawit, karet, dan kopi. Upaya ini dilakukan melalui integrasi rantai pasok dari hulu ke hilir serta penguatan kemitraan petani mandiri. “Potensi ini harus dibangkitkan dan diolah menjadi bagian dari program pembangunan Provinsi Bengkulu. Saat ini, ekonomi hijau menjadi perhatian dunia, termasuk dalam upaya mewujudkan kemandirian pangan,” ujar Rachmat. Selain itu, peningkatan ketahanan pangan dan swasembada air menjadi prioritas melalui peningkatan produktivitas padi dan hortikultura, serta perluasan akses terhadap asuransi usaha tani dan alat serta mesin pertanian (alsintan) modern. Arah kebijakan pembangunan Bengkulu tahun 2025–2026 mencakup pengembangan kawasan perkotaan Bengkulu dan kawasan industri Pulau Baai. Pengembangan juga diarahkan ke kawasan perkotaan Manna, Bengkulu Selatan, serta kawasan komoditas unggulan sawit, karet, dan kopi. Selain itu, terdapat pengembangan kawasan swasembada air dan energi di Bukit Barisan, kawasan swasembada pangan di Mukomuko, Bengkulu Utara, Seluma, dan Bengkulu Selatan, serta kawasan afirmasi Pulau Enggano sebagai daerah terdepan. Program lainnya meliputi percepatan pengentasan kemiskinan dan penguatan kawasan konservasi seperti Taman Nasional Bukit Barisan Selatan dan Taman Nasional Kerinci Seblat. Mewakili Gubernur Bengkulu, Wakil Gubernur Mian memaparkan kondisi geografis Bengkulu yang memiliki garis pantai sepanjang 1.525 kilometer, terdiri atas sembilan kabupaten dan satu kota, serta luas wilayah sekitar 32.225 kilometer persegi. Sekitar 46,43 persen wilayah Bengkulu merupakan kawasan hutan dan konservasi. Dengan jumlah penduduk lebih dari 2,1 juta jiwa, Bengkulu dinilai memiliki potensi besar untuk terus tumbuh dan berkembang. “Potensi sumber daya alam Provinsi Bengkulu sangat besar dan menjadi modal utama pembangunan,” kata Mian. Pada sektor pertanian dan perkebunan, produksi kopi robusta mencapai 54.489 ton dengan luas tanaman 73.087 hektare, serta kopi arabika sebesar 539 ton. Komoditas kelapa sawit mencapai lebih dari 1 juta ton, didukung oleh 34 pabrik crude palm oil (CPO), serta karet dengan produksi 101.495 ton. Di sektor kelautan dan perikanan, potensi produksi mencapai 160.092 ton, dengan hasil tangkap 81.901 ton, serta komoditas ekspor seperti tuna, kakap, udang, dan cakalang. Sementara itu, sektor energi dan sumber daya mineral mencatat cadangan batu bara sekitar 292,7 juta ton, potensi panas bumi sebesar 1.253 megawatt, serta potensi emas dan pasir besi. Menurut Mian, seluruh potensi tersebut perlu didukung dengan penguatan infrastruktur, konektivitas, dan hilirisasi produk guna meningkatkan nilai tambah daerah. Potensi pariwisata Bengkulu antara lain Pantai Panjang, Danau Dendam Tak Sudah, Bukit Kaba, serta kekayaan sejarah seperti Benteng Marlborough dan Rumah Pengasingan Bung Karno. Selain itu, terdapat tradisi budaya Tabut yang digelar setiap tahun. Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga menyampaikan sejumlah usulan prioritas pembangunan. Di antaranya pengembangan kawasan industri Pulau Baai sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang terintegrasi dengan pelabuhan. Baca selangkapnya di www.bengkulutoday.com #jalurkeretaapi #viral #fyp #bengkulu #pulaubaibengkulu

About