@lhv226: 🔈TRỜI ƠI CÔNG AN LẠI THUA NỮA RỒI🤣 Sắc tím nhuộm màu thủ đô #hanoifc #vleague #dinhbac #xuhuong #cahn

🪳🪳
🪳🪳
Open In TikTok:
Region: VN
Sunday 18 October 2026 15:30:23 GMT
17530
237
41
21

Music

Download

Comments

thnh.hong0754
Thành mê bóng chuyền hơi :
🥰🥰🥰🥰 hà nội FC chuẩn bị gặp Đà Nẵng ấy mong hà nội FC mình chơi tốt
2026-10-18 23:08:05
2
nm.lang.thang3
Dương Học :
mới thang vòng 4 mà tưởng vô địch k ák
2026-10-19 01:47:22
1
24thtu
Linh :
Hay
2026-10-18 17:08:59
2
maicutte2k
ĐậuBắp25 :
cỡ này thì chịu :))
2026-10-19 03:13:49
0
nguoibian.2l
Chào Bộ Trưởng :
Ngại thay lun á
2026-10-19 02:36:52
0
torozv
ball :
công an mà làm bóng đá lấy tiền đè người. thua
2026-10-19 03:15:32
0
dangquang3334
Minh Quang :
Chịu
2026-10-19 02:04:28
0
l.quang.cht
Lê Quang Chất :
Hai Long thấy ngại cho Văn Quyết nên không tham gia luôn kìa mọi người
2026-10-19 02:54:19
1
luonghongkien83
LƯƠNG HỒNG KIÊN :
clb Hà Nội chỉ thắng 1 trận duy nhất còn đâu toàn thua thôi
2026-10-19 01:42:23
1
tchipi.is.here
_𝒯𝓊́ 𝒞𝒽𝒾𝓅𝒾🌷 :
Mình cđv CAHN, thắng thua là chuyện bình thường, ko ghét đối thủ ko khịa đối thủ. Màn ăn mừng này nhìn Hai Long và Xuân Mạnh mới thật sự tinh tế🤣
2026-10-19 03:01:03
0
04011992ngocphuong
đen :
lố.
2026-10-19 01:35:28
0
hoang_bien92
Hoàng biên :
Hôm qua bố to trắc đag đi ăn bò rát vàng nên ko tới sân nên CAHN mới thua
2026-10-19 02:18:51
1
quangluan.mt
quangluan- MT :
Dẹp mịa đi.
2026-10-19 00:36:10
0
0509_vinhky
Có chàng trai viết lên cây🌱 :
Hà Nội xịn là đấy, chứ ko phải đội của tô lâm nào đấy😂
2026-10-19 02:53:32
1
thanhtin222
Thanh Tín :
Làm 3 cái trò nhếch nhác [Cười to tán thành][Cười to tán thành]
2026-10-19 02:45:56
0
huyen.trng69
huyen trâng :
Thuê đâu dàn cổ động viên thế
2026-10-19 02:24:17
0
thangnv2612
Thắng Nguyễn. :
Chả ra cái hệ thống gì
2026-10-19 02:50:41
0
au88.carekhuyenma
au88.care-khuyenmaikhung :
Một đêm mất ngủ fan hn fc giành chiến thắng
2026-10-19 03:12:49
0
username1262349
Ngố Lên Phố 17 :
chả xem v lage bao giờ thế là vô địch rồi hả
2026-10-19 03:30:25
0
To see more videos from user @lhv226, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kebiasaan ini terdengar sangat familiar, apalagi di kalangan anak muda. Seblak jadi menu favorit yang hampir tidak pernah absen, kadang dikonsumsi hampir setiap hari dengan level pedas yang terus ditingkatkan demi sensasi makin nikmat. Karena belum pernah ada keluhan berarti, kebiasaan ini terus berlanjut tanpa banyak dipikirkan dampaknya. Namun lama-kelamaan, mulai muncul rasa perih di perut yang datang berulang, terutama setelah makan seblak. Awalnya masih dianggap wajar, sekadar efek pedas biasa yang akan hilang dengan sendirinya. Namun rasa sakitnya terus bertambah parah dari waktu ke waktu, sampai akhirnya tidak tertahankan lagi dan harus diperiksakan ke dokter. Setelah menjalani pemeriksaan, hasilnya cukup mengejutkan. Dokter menemukan bahwa dinding lambungnya sudah mengalami iritasi cukup serius, bahkan mengarah pada gejala awal GERD dan gastritis akibat paparan makanan pedas dan berkuah kental secara berlebihan dalam jangka panjang. Menurut penjelasan medis, seblak memang punya kombinasi yang cukup berat bagi lambung, cabai dalam jumlah tinggi yang mengandung capsaicin dapat merangsang produksi asam lambung berlebih, ditambah kuah kental yang biasanya mengandung banyak minyak dan bumbu penyedap, yang bisa memperlambat proses pengosongan lambung. Kombinasi ini, apalagi bila dikonsumsi hampir setiap hari, membuat dinding lambung terus-menerus terpapar iritasi tanpa diberi waktu untuk pulih. Yang membuat kondisi ini sering tidak disadari, rasa pedas yang dinikmati justru membuat seseorang semakin ketagihan dan terus menambah level kepedasan, padahal di saat yang sama lambung sedang mengalami tekanan yang terus bertambah dari waktu ke waktu. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai bagi penggemar seblak antara lain nyeri ulu hati yang muncul setelah makan, dada terasa panas, perut kembung meski porsi makan tidak banyak, serta rasa sakit yang semakin sering berulang seiring makin seringnya mengonsumsi makanan pedas berkuah. Bukan berarti harus berhenti total makan seblak, tapi penting untuk lebih bijak mengatur frekuensi dan level kepedasannya, apalagi kalau sudah mulai muncul gejala seperti perih berulang di perut. Kalau keluhan ini terus berlanjut, jangan ditunda lagi untuk memeriksakan diri ke dokter. Bagikan ke temanmu yang doyan banget seblak hampir tiap hari, biar mereka lebih aware sejak sekarang. Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan diagnosis atau saran tenaga medis profesional. #kesehatan #kesehatanindonesia #infokesehatan #edukasikesehatan #tipssehat
Kebiasaan ini terdengar sangat familiar, apalagi di kalangan anak muda. Seblak jadi menu favorit yang hampir tidak pernah absen, kadang dikonsumsi hampir setiap hari dengan level pedas yang terus ditingkatkan demi sensasi makin nikmat. Karena belum pernah ada keluhan berarti, kebiasaan ini terus berlanjut tanpa banyak dipikirkan dampaknya. Namun lama-kelamaan, mulai muncul rasa perih di perut yang datang berulang, terutama setelah makan seblak. Awalnya masih dianggap wajar, sekadar efek pedas biasa yang akan hilang dengan sendirinya. Namun rasa sakitnya terus bertambah parah dari waktu ke waktu, sampai akhirnya tidak tertahankan lagi dan harus diperiksakan ke dokter. Setelah menjalani pemeriksaan, hasilnya cukup mengejutkan. Dokter menemukan bahwa dinding lambungnya sudah mengalami iritasi cukup serius, bahkan mengarah pada gejala awal GERD dan gastritis akibat paparan makanan pedas dan berkuah kental secara berlebihan dalam jangka panjang. Menurut penjelasan medis, seblak memang punya kombinasi yang cukup berat bagi lambung, cabai dalam jumlah tinggi yang mengandung capsaicin dapat merangsang produksi asam lambung berlebih, ditambah kuah kental yang biasanya mengandung banyak minyak dan bumbu penyedap, yang bisa memperlambat proses pengosongan lambung. Kombinasi ini, apalagi bila dikonsumsi hampir setiap hari, membuat dinding lambung terus-menerus terpapar iritasi tanpa diberi waktu untuk pulih. Yang membuat kondisi ini sering tidak disadari, rasa pedas yang dinikmati justru membuat seseorang semakin ketagihan dan terus menambah level kepedasan, padahal di saat yang sama lambung sedang mengalami tekanan yang terus bertambah dari waktu ke waktu. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai bagi penggemar seblak antara lain nyeri ulu hati yang muncul setelah makan, dada terasa panas, perut kembung meski porsi makan tidak banyak, serta rasa sakit yang semakin sering berulang seiring makin seringnya mengonsumsi makanan pedas berkuah. Bukan berarti harus berhenti total makan seblak, tapi penting untuk lebih bijak mengatur frekuensi dan level kepedasannya, apalagi kalau sudah mulai muncul gejala seperti perih berulang di perut. Kalau keluhan ini terus berlanjut, jangan ditunda lagi untuk memeriksakan diri ke dokter. Bagikan ke temanmu yang doyan banget seblak hampir tiap hari, biar mereka lebih aware sejak sekarang. Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan diagnosis atau saran tenaga medis profesional. #kesehatan #kesehatanindonesia #infokesehatan #edukasikesehatan #tipssehat

About