@kimbers_box_of_sunshine: I am@Loving this box from @Fundelivered !!! I have already more than tripled my investment and I still have 90 packages to go. Highly recommend this box. #fundelivered #honestreview #unboxing #unboxingvideo #mysterybox

Kimber Parker
Kimber Parker
Open In TikTok:
Region: US
Monday 19 October 2026 04:54:20 GMT
368
35
1
1

Music

Download

Comments

tiffanyjimenez1984
Tiffany Jimenez :
[Corazón rosa][Corazón rosa][Corazón rosa]
2026-10-19 06:41:30
0
To see more videos from user @kimbers_box_of_sunshine, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Maksudnya baju mahal kebesaran 2. *Warna gelap & netral*: Hitam, navy, abu, olive = auto tegas 3. *Rapi dari ujung rambut*: Rambut, kuku, sepatu bersih. Berantakan = wibawa drop 4. *Jangan kebanyakan aksesoris*: 1 jam tangan cukup ### *Hashtag #BadDay Edition* Kalau mau post OOTD pas lagi bad day tapi tetep berwibawa: `#BerwibawaDuluBadDayKemudian #OutfitTegas #CleanLook #MenInBlack ` Mau dijadiin versi nongkrong, kondangan, atau kampus? Kasih tau aja acaranya, bia" width="135" height="240">
Maksudnya "outfit cowok berwibawa" buat ngatasin _bad day_ ya? 😎 Biar tetep keliatan tegas + pede walau lagi _bad mood_, kuncinya: simpel, rapi, dan warnanya netral. Outfit yang berwibawa = bikin orang auto segan. ### *3 Formula Outfit Cowok Berwibawa Anti Bad Day* *1. Smart Casual CEO Mode* Buat kuliah, kerja, atau nongkrong tapi tetep disegani - *Atasan*: Kemeja oxford polos warna navy, hitam, atau putih. Gulung lengan dikit. - *Bawahan*: Celana chino/ankle pants warna khaki, charcoal, atau hitam. No sobek-sobek. - *Sepatu*: Loafers, chelsea boots, atau sneakers putih bersih. - *Extra*: Jam tangan kulit/steel + kacamata hitam. *Vibes*: Tenang tapi dominan. Bad day langsung minggir. *2. Monokrom Minimalist* Paling gampang tapi efeknya kuat - *Atasan*: Kaos crew neck/henley hitam fit di badan, jangan kebesaran - *Bawahan*: Celana bahan hitam atau jeans black wash slim fit - *Outer*: Overshirt atau chore jacket warna senada - *Sepatu*: Boots atau sneakers full black *Vibes*: Misterius, fokus, nggak banyak drama. *3. Old Money Clean Look* Keliatan mahal tanpa logo gede - *Atasan*: Polo shirt rapi atau kemeja linen warna earth tone: olive, cream, mocca - *Bawahan*: Celana bahan straight cut warna beige/off-white - *Sepatu*: White sneakers premium atau penny loafers - *Extra*: Ikat pinggang kulit, rambut klimis rapi *Vibes*: Dewasa, berkelas, bad day jadi nggak berani ganggu. ### *Kunci Berwibawa Biar Bad Day Kalah:* 1. *Fit is king*: Baju yang pas @㉹ՖѪAﭐL....❤️‍🔥!:Maksudnya "outfit cowok berwibawa" buat ngatasin _bad day_ ya? 😎 Biar tetep keliatan tegas + pede walau lagi _bad mood_, kuncinya: simpel, rapi, dan warnanya netral. Outfit yang berwibawa = bikin orang a badan > baju mahal kebesaran 2. *Warna gelap & netral*: Hitam, navy, abu, olive = auto tegas 3. *Rapi dari ujung rambut*: Rambut, kuku, sepatu bersih. Berantakan = wibawa drop 4. *Jangan kebanyakan aksesoris*: 1 jam tangan cukup ### *Hashtag #BadDay Edition* Kalau mau post OOTD pas lagi bad day tapi tetep berwibawa: `#BerwibawaDuluBadDayKemudian #OutfitTegas #CleanLook #MenInBlack ` Mau dijadiin versi nongkrong, kondangan, atau kampus? Kasih tau aja acaranya, bia
Progres pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kebon Talo Ampenan Kota Mataram baru mencapai 17 persen. Proyek dengan nilai anggaran sebesar Rp52 miliar ini ditargetkan bisa rampung pada akhir Desember ini.  Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana usai meninjau proses pembangunan mengatakan realisasi pembangunan proyek ini disebut masih jauh dari target yang sudah ditentukan. Hal itu lantaran masih fokus pada pengerjaan infrastruktur utama. Dan capaian realisasi pengerjaan akan meningkat signifikan jika alat-alat yang dibutuhkan sudah tiba. “Hari ini kita memantau progress TPST Kebon Talo. Saat ini masih dalam pengerjaan Infrastruktur utamanya dulu. Targetkanya 31 Desember. Memang presentase pekerjaan ini signifikan tergantung pada peralatannya,” kata Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana, Kamis (15/10/2026) pagi.  Ia mengatakan, alat – alat pengolahan sampah ini diperkirakan akan datang pada bulan November mendatang. Jika sudah pemasangan alat-alat, maka akan berdampak pada realisasi pembangunan yang akan meningkat signifikan.  “Defiasi itu akan berdampak pada bulan November karena peralatan,” katanya.  Menurutnya, kehadiran TPST Kebon Talo menjadi salah satu solusi dalam penanganan sampah di Kota Mataram. Kapasitas salah satu pengolahan sampah ini yaitu sebanyak 60 ton sehari. Selain itu, TPST Sandubaya yaitu sekitar 40 ton dalam sehari. Sehingga dalam sehari jumlah sampah yang bisa diolah yaitu mencapai kurang lebih 100 ton.  Dengan begitu, jumlah sampah yang akan dibuang ke TPA Kebon Kongok Lombok Barat akan jauh berkurang. Dimana, selama ini produksi sampah di Kota Mataram yaitu mencapai 300 ton sehari. Sebagian besar masih dibuang ke TPA Kebon Kongok Lombok Barat.  “Jadi lumayan ya. Kita juga akan merintis kerjasama dengan di Jeranjang untuk residu dari sampah yang bisa dimanfaatkan,” ungkapnya.
Progres pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kebon Talo Ampenan Kota Mataram baru mencapai 17 persen. Proyek dengan nilai anggaran sebesar Rp52 miliar ini ditargetkan bisa rampung pada akhir Desember ini. Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana usai meninjau proses pembangunan mengatakan realisasi pembangunan proyek ini disebut masih jauh dari target yang sudah ditentukan. Hal itu lantaran masih fokus pada pengerjaan infrastruktur utama. Dan capaian realisasi pengerjaan akan meningkat signifikan jika alat-alat yang dibutuhkan sudah tiba. “Hari ini kita memantau progress TPST Kebon Talo. Saat ini masih dalam pengerjaan Infrastruktur utamanya dulu. Targetkanya 31 Desember. Memang presentase pekerjaan ini signifikan tergantung pada peralatannya,” kata Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana, Kamis (15/10/2026) pagi. Ia mengatakan, alat – alat pengolahan sampah ini diperkirakan akan datang pada bulan November mendatang. Jika sudah pemasangan alat-alat, maka akan berdampak pada realisasi pembangunan yang akan meningkat signifikan. “Defiasi itu akan berdampak pada bulan November karena peralatan,” katanya. Menurutnya, kehadiran TPST Kebon Talo menjadi salah satu solusi dalam penanganan sampah di Kota Mataram. Kapasitas salah satu pengolahan sampah ini yaitu sebanyak 60 ton sehari. Selain itu, TPST Sandubaya yaitu sekitar 40 ton dalam sehari. Sehingga dalam sehari jumlah sampah yang bisa diolah yaitu mencapai kurang lebih 100 ton. Dengan begitu, jumlah sampah yang akan dibuang ke TPA Kebon Kongok Lombok Barat akan jauh berkurang. Dimana, selama ini produksi sampah di Kota Mataram yaitu mencapai 300 ton sehari. Sebagian besar masih dibuang ke TPA Kebon Kongok Lombok Barat. “Jadi lumayan ya. Kita juga akan merintis kerjasama dengan di Jeranjang untuk residu dari sampah yang bisa dimanfaatkan,” ungkapnya.

About