@margareta_j_08: #babymonster #babymonsterinjakarta2026 #babymonsterchoomworldtour

Margareta_j_08
Margareta_j_08
Open In TikTok:
Region: ID
Monday 19 October 2026 06:42:50 GMT
286
35
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @margareta_j_08, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

BI TV- Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) mendesak agar persoalan ijazah dan dokumen pendidikan yang berkaitan dengan Joko Widodo serta Gibran Rakabuming Raka ditangani secara adil, transparan, dan sesuai ketentuan hukum. Dalam perkembangan terbaru, ARM bersama organisasi Pengacara Jawara Bela Umat telah melaporkan Gibran ke Bareskrim Polri pada 3 Oktober 2026 terkait dugaan persoalan dokumen pendidikan yang digunakan dalam pencalonannya sebagai wakil presiden. Pada 7 Oktober, mereka kembali mendatangi Bareskrim untuk menyerahkan bukti tambahan. ARM juga mendatangi DPR pada 12 Oktober untuk menyampaikan tuntutan politik dan konstitusional terkait jabatan wakil presiden. Langkah tersebut menunjukkan bahwa ARM ingin membawa persoalan ini melalui jalur hukum dan lembaga negara. Namun, laporan dan dugaan yang disampaikan pelapor tetap perlu diuji oleh aparat berwenang berdasarkan bukti, keterangan para pihak, serta aturan yang berlaku.  Publik juga menyoroti polemik ijazah Jokowi yang telah lama menjadi perdebatan. Karena itu, prinsip keadilan dan persamaan di hadapan hukum menjadi hal penting: setiap laporan harus diperiksa secara objektif, tanpa tebang pilih, tanpa mengabaikan hak pihak yang dilaporkan, dan tanpa menyimpulkan kesalahan sebelum ada pembuktian yang sah. Kini, perhatian tertuju pada langkah aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti laporan yang masuk serta memberikan penjelasan berdasarkan hasil pemeriksaan. Masyarakat berhak mengawasi prosesnya secara kritis, damai, dan bertanggung jawab. #AliansiRakyatMenggugat #IjazahJokowi #IjazahGibran #Jokowi #GibranRakabuming #KeadilanHukum #Bareskrim #Transparansi #BeritaPolitik #BITV #FYP
BI TV- Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) mendesak agar persoalan ijazah dan dokumen pendidikan yang berkaitan dengan Joko Widodo serta Gibran Rakabuming Raka ditangani secara adil, transparan, dan sesuai ketentuan hukum. Dalam perkembangan terbaru, ARM bersama organisasi Pengacara Jawara Bela Umat telah melaporkan Gibran ke Bareskrim Polri pada 3 Oktober 2026 terkait dugaan persoalan dokumen pendidikan yang digunakan dalam pencalonannya sebagai wakil presiden. Pada 7 Oktober, mereka kembali mendatangi Bareskrim untuk menyerahkan bukti tambahan. ARM juga mendatangi DPR pada 12 Oktober untuk menyampaikan tuntutan politik dan konstitusional terkait jabatan wakil presiden. Langkah tersebut menunjukkan bahwa ARM ingin membawa persoalan ini melalui jalur hukum dan lembaga negara. Namun, laporan dan dugaan yang disampaikan pelapor tetap perlu diuji oleh aparat berwenang berdasarkan bukti, keterangan para pihak, serta aturan yang berlaku. Publik juga menyoroti polemik ijazah Jokowi yang telah lama menjadi perdebatan. Karena itu, prinsip keadilan dan persamaan di hadapan hukum menjadi hal penting: setiap laporan harus diperiksa secara objektif, tanpa tebang pilih, tanpa mengabaikan hak pihak yang dilaporkan, dan tanpa menyimpulkan kesalahan sebelum ada pembuktian yang sah. Kini, perhatian tertuju pada langkah aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti laporan yang masuk serta memberikan penjelasan berdasarkan hasil pemeriksaan. Masyarakat berhak mengawasi prosesnya secara kritis, damai, dan bertanggung jawab. #AliansiRakyatMenggugat #IjazahJokowi #IjazahGibran #Jokowi #GibranRakabuming #KeadilanHukum #Bareskrim #Transparansi #BeritaPolitik #BITV #FYP

About