@kalteng.pos: Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengakui kondisi Kalimantan sedang tidak baik-baik saja akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hujan alami di Kalimantan Tengah diprediksi baru turun pada November 2026. Sementara itu, upaya pemadaman masih menghadapi berbagai kendala, termasuk keterbatasan bibit awan untuk operasi modifikasi cuaca. Pemerintah terus mengupayakan pemadaman api dan pengendalian asap demi mengurangi dampak karhutla terhadap kesehatan masyarakat.