@kumparan: Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkap salah satu kesulitan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di wilayah Sumatera dan Kalimantan. Menurutnya, kebakaran di lahan gambut lebih sulit dipadamkan dibandingkan tanah mineral. Tito menjelaskan kebakaran di tanah mineral relatif lebih mudah ditangani karena api tidak menjalar hingga ke lapisan bawah tanah. Sementara pada lahan gambut, api dapat membakar hingga ke lapisan bawah. Menurut Tito, kondisi tersebut membutuhkan volume air yang besar untuk memadamkannya. “Ini pertama harus ada air dari udara, yaitu bentuk hujan. Hujan ini ada dua: hujan alami dan hujan buatan, cloud seeding, modifikasi cuaca,” kata dia. Ia menyebut terdapat dua cara untuk memasukkan air dalam jumlah besar ke lahan gambut yang terbakar, yakni melalui hujan maupun mengalirkan air dari sumber di sekitar lokasi. Tito mencontohkan penggunaan bahan kimia dalam proses pemadaman di Sumatera Selatan dan Kalimantan Selatan. Salah satunya adalah surfaktan. Surfaktan merupakan senyawa kimia yang dapat menurunkan tegangan permukaan antara dua zat yang berbeda, seperti antara air dan minyak. Menurut Tito, bahan tersebut memungkinkan proses pemadaman dilakukan dengan volume air yang lebih sedikit. 📸: Dok. Kemendagri. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | oneliner | R176 | E164 | E023 #bicarafaktalewatberita #kumparan
kumparan
Region: ID
Monday 19 October 2026 09:39:30 GMT
Music
Download
Comments
nvla :
surfactant = bubbling agent = soap/sabun
2026-10-19 09:49:04
0
1997 :
sulittt banget pokoknya, yg gampang itu jalanin program mbg meski sekolah penuh asap
2026-10-19 09:41:57
18
Agung Legowo :
pecat
2026-10-19 09:55:32
1
lazuardiiiifh :
tinggal contoh negara luar
ribet amat
2026-10-19 10:10:18
1
sebutkan nama saya :
lah katanya bisa teratasi coba pake mbg dan kopdes pasti bisa teratasi🤣🤣🤣
2026-10-19 09:49:38
2
Jurubicara Janda :
kalo sulit ganti yang lain
2026-10-19 10:01:44
0
nas :
semwnjak orde baru pernah terjadi kahutla...yg korbanya tetap hutan tanah gambut.....tapi sampai detik ini pejabatnya hanya mencari kambing hitam dari persoalan yg telah berulang terjadi....sedemikian rendahnya sdm masyarakatnya ternyata lebih rendah sdm pejabatnya
2026-10-19 12:48:22
0
songqiu :
ujunggnyaa uangg
2026-10-19 10:56:29
0
elink170 :
Prabowo ga sadar kalau sedang di kerjain bawahannya
2026-10-19 11:17:15
0
𝕬𝕽𝖆𝖟𝖟𝖆𝖆𝖖 :
sulit padamkan, yang mudah tanem sawit 😌
2026-10-19 10:07:45
0
Sawi_Godok :
lengserkan Prabowo.. dholim
2026-10-19 11:40:18
0
Infinity Data :
kalau sulit kenapa tidak minta bantuan?
2026-10-19 10:13:40
0
bete :
ok sawit aja bos
2026-10-19 10:12:18
0
clemiraarcelio :
kasian relawan cape2 tiap hari bantu2 , nanti yg untung mafia . ehhh😳
2026-10-19 09:57:39
0
suka suka sport_07 :
tetapkan bencana nasional lah
2026-10-19 10:27:38
0
goku jagur :
ga ada yg sulit dana melimpah
2026-10-19 10:00:13
0
APN | Bike Analyst :
lagian manusia aneh, yg ngasih ijin perushaan buat ngeringin gambut siapa giliran kering susah padam kan, alam udah menyediakan lahan basah malah dikuras airnya
2026-10-19 09:44:35
0
MYA_s_player :
modifikasi gempa belum ada
2026-10-19 10:01:33
0
aqilaww💦 :
cara hpus sstori gmna sihhh😭
2026-10-19 09:55:36
5
Ecaa :
anggaran lagi anggaran lagi 😳 caer caer
2026-10-19 09:49:52
0
Muad'dib :
katanya sanggup sendiri ngga perlu bantuaan luar negri koplak bgt pemerintah saat ini
2026-10-19 11:39:43
0
hartonosuhartono603 :
n GK sulit klau pemerintah GK ada tindakan cuma duduk aj sambil lihat .
2026-10-19 09:53:18
0
RJZ :
ow padamkan masyarakat dan mahasiswa Demo bisa dengan Air
2026-10-19 12:53:59
0
♂️🕷Reboyy🕷♂️ :
ke 20
2026-10-19 09:50:46
0
AN :
Caranya gimana utk menawarkan surfactant kami ?
2026-10-19 09:44:51
0
To see more videos from user @kumparan, please go to the Tikwm
homepage.