@y_711n:

الـقـلــب الحـزين 💔🥹
الـقـلــب الحـزين 💔🥹
Open In TikTok:
Region: SA
Monday 19 October 2026 09:48:12 GMT
4601
341
3
15

Music

Download

Comments

agmohamad5
ag mohamad :
🥰🥰🥰
2026-10-19 09:53:17
0
user928438833781
محمد ولدالمشظفی :
🥰🥰🥰
2026-10-19 09:51:29
0
hawaskleyvz
آلُـِـِـمـْـْْـْعٌـِـِِـمـْآري :
🥰🥰
2026-10-19 20:01:37
0
To see more videos from user @y_711n, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Aksi pencurian satu unit telepon genggam (handphone) milik pengunjung terjadi di Paris Van Java (PVJ) Mall, Bandung.  Peristiwa tersebut menimpa korban bernama Dhimas Pratama beserta pasangannya saat sedang menyantap makanan sambil merekam video vlog. Aksi nekat pelaku berhasil terekam secara tidak sengaja oleh kamera belakang ponsel korban yang sedang digunakan untuk membuat konten.  Dalam rekaman yang diunggah pada Senin, 19 Oktober 2026, pelaku yang merupakan seorang pria/bapak-bapak tampak duduk tepat di area belakang kursi korban.  Kursi pada gerai tersebut memiliki desain terhubung (connecting seat) antara area luar dan area dalam. Peristiwa bermula ketika korban meletakkan telepon genggamnya di bagian tengah kursi tempat mereka duduk.  Pada awalnya situasi di sekitar lokasi terbilang aman dan korban tidak menyadari pergerakan di belakangnya karena kamera ponsel menghadap ke arah depan. Pelaku kemudian memanfaatkan celah pada lubang kursi untuk meraih ponsel milik korban.  Pada percobaan pertama, pelaku sempat menarik kembali tangannya karena posisi ponsel yang agak jauh dari celah kursi.  Namun, pada percobaan kedua, pelaku berhasil mengambil telepon genggam tersebut. Korban baru menyadari ponselnya telah hilang ketika hendak beranjak dan berpindah lokasi.  Setelah melakukan pencarian di sekitar meja dan tidak membuahkan hasil, korban memeriksa ulang rekaman video yang baru saja dibuat dan mendapati wajah pelaku terekam sangat jelas. Pasca kejadian, pihak korban telah berupaya meminta pemeriksaan rekaman CCTV kepada pihak Management Office (MO) mall guna mengetahui arah pelarian pelaku.  Namun, pihak manajemen mall menyampaikan bahwa peninjauan rekaman CCTV mensyaratkan adanya surat laporan resmi dari pihak Polsek setempat.  Korban berharap laporan dan penanganan kasus ini dapat segera diproses oleh pihak mall maupun kepolisian agar pelaku dapat ditindak tegas.
Aksi pencurian satu unit telepon genggam (handphone) milik pengunjung terjadi di Paris Van Java (PVJ) Mall, Bandung. Peristiwa tersebut menimpa korban bernama Dhimas Pratama beserta pasangannya saat sedang menyantap makanan sambil merekam video vlog. Aksi nekat pelaku berhasil terekam secara tidak sengaja oleh kamera belakang ponsel korban yang sedang digunakan untuk membuat konten. Dalam rekaman yang diunggah pada Senin, 19 Oktober 2026, pelaku yang merupakan seorang pria/bapak-bapak tampak duduk tepat di area belakang kursi korban. Kursi pada gerai tersebut memiliki desain terhubung (connecting seat) antara area luar dan area dalam. Peristiwa bermula ketika korban meletakkan telepon genggamnya di bagian tengah kursi tempat mereka duduk. Pada awalnya situasi di sekitar lokasi terbilang aman dan korban tidak menyadari pergerakan di belakangnya karena kamera ponsel menghadap ke arah depan. Pelaku kemudian memanfaatkan celah pada lubang kursi untuk meraih ponsel milik korban. Pada percobaan pertama, pelaku sempat menarik kembali tangannya karena posisi ponsel yang agak jauh dari celah kursi. Namun, pada percobaan kedua, pelaku berhasil mengambil telepon genggam tersebut. Korban baru menyadari ponselnya telah hilang ketika hendak beranjak dan berpindah lokasi. Setelah melakukan pencarian di sekitar meja dan tidak membuahkan hasil, korban memeriksa ulang rekaman video yang baru saja dibuat dan mendapati wajah pelaku terekam sangat jelas. Pasca kejadian, pihak korban telah berupaya meminta pemeriksaan rekaman CCTV kepada pihak Management Office (MO) mall guna mengetahui arah pelarian pelaku. Namun, pihak manajemen mall menyampaikan bahwa peninjauan rekaman CCTV mensyaratkan adanya surat laporan resmi dari pihak Polsek setempat. Korban berharap laporan dan penanganan kasus ini dapat segera diproses oleh pihak mall maupun kepolisian agar pelaku dapat ditindak tegas.

About