@tribunbaliupdate: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memastikan operasional Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Bali telah kembali berjalan normal. Untuk mengantisipasi potensi kelangkaan, pemerintah resmi meningkatkan kapasitas cadangan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di Pulau Dewata dari sebelumnya 11 hingga 12 hari menjadi 15 hari. Penegasan tersebut disampaikan Bahlil usai melakukan evaluasi bersama jajaran Pertamina dan Forkopimda Bali. Menteri Bahlil menjelaskan bahwa permasalahan pasokan yang sempat terjadi sebelumnya bukan disebabkan oleh pemangkasan kuota BBM, melainkan akibat kendala keterlambatan kapal sandar. "Tidak ada kuota yang dikurangi. Berdasarkan laporan Pertamina, itu terjadi karena keterlambatan kapal sandar. Saya malah baru saja memerintahkan dan memutuskan melalui SK Dirjen Migas dan BPH Migas untuk menaikkan kuota yang tadinya 11 hari menjadi 15 hari," tegas Bahlil.