@idcimtofaded: leave me aloneeeeughh

lilys spam🧏‍♂️
lilys spam🧏‍♂️
Open In TikTok:
Region: US
Monday 19 October 2026 19:55:50 GMT
284
23
0
1

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @idcimtofaded, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Duka mendalam menyelimuti warga Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bharada Laurentius Valdo Fernandez Lewai, anggota Polisi Air dan Udara (Polairud) Baharkam Polri asal Larantuka, tewas ditembak di Markas Polairud Baharkam Polri, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan pada Jumat (16/10). Berdasarkan informasi yang dihimpun, Valdo diduga tewas akibat penembakan yang dilakukan oleh sesama anggota Polri yang merupakan juniornya di kesatuan tersebut. Pelaku telah diamankan dan sedang menjalani proses hukum. Jenazah Valdo tiba di Bandara Gewayantana, Larantuka pada Sabtu siang menggunakan pesawat Polri Casa P-4101. Ribuan warga memadati bandara untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus menyambut kepulangan almarhum ke kampung halaman. Ester Ida Seran, ibu almarhum, tak kuasa menahan tangis saat melepas kepergian putra tunggalnya. Valdo merupakan satu-satunya anak laki-laki dari tiga bersaudara dan selama ini menjadi tulang punggung keluarga. “Dia anak yang suka membantu dan mudah bergaul. Sudah enam tahun tujuh bulan ia bertugas di sana. Dia tulang punggung keluarga,” ujar Ester dengan suara serak dan mata berkaca-kaca. Ester meyakini kematian putranya merupakan pembunuhan berencana. Ia meminta kasus tersebut diusut secara transparan dan pelaku dihukum seberat-beratnya. “Ini pembunuhan berencana. Saya mohon kasus ini diselidiki secara transparan dan pelaku dihukum seberat-beratnya,” tegasnya. Ia mengatakan keluarga telah menyerahkan penanganan hukum kasus tersebut kepada kuasa hukum mereka, Petrus Bala Pationa. Meski tengah berduka, keluarga tetap menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum. 📸: Dok. Istimewa. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ ⁠ 📝: newsupdate | update | news | vidol | R073 | E164  #bicarafaktalewatberita #kumparan
Duka mendalam menyelimuti warga Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bharada Laurentius Valdo Fernandez Lewai, anggota Polisi Air dan Udara (Polairud) Baharkam Polri asal Larantuka, tewas ditembak di Markas Polairud Baharkam Polri, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan pada Jumat (16/10). Berdasarkan informasi yang dihimpun, Valdo diduga tewas akibat penembakan yang dilakukan oleh sesama anggota Polri yang merupakan juniornya di kesatuan tersebut. Pelaku telah diamankan dan sedang menjalani proses hukum. Jenazah Valdo tiba di Bandara Gewayantana, Larantuka pada Sabtu siang menggunakan pesawat Polri Casa P-4101. Ribuan warga memadati bandara untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus menyambut kepulangan almarhum ke kampung halaman. Ester Ida Seran, ibu almarhum, tak kuasa menahan tangis saat melepas kepergian putra tunggalnya. Valdo merupakan satu-satunya anak laki-laki dari tiga bersaudara dan selama ini menjadi tulang punggung keluarga. “Dia anak yang suka membantu dan mudah bergaul. Sudah enam tahun tujuh bulan ia bertugas di sana. Dia tulang punggung keluarga,” ujar Ester dengan suara serak dan mata berkaca-kaca. Ester meyakini kematian putranya merupakan pembunuhan berencana. Ia meminta kasus tersebut diusut secara transparan dan pelaku dihukum seberat-beratnya. “Ini pembunuhan berencana. Saya mohon kasus ini diselidiki secara transparan dan pelaku dihukum seberat-beratnya,” tegasnya. Ia mengatakan keluarga telah menyerahkan penanganan hukum kasus tersebut kepada kuasa hukum mereka, Petrus Bala Pationa. Meski tengah berduka, keluarga tetap menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum. 📸: Dok. Istimewa. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ ⁠ 📝: newsupdate | update | news | vidol | R073 | E164 #bicarafaktalewatberita #kumparan

About