@ninibillionz: Una too Dey do #fypシ #viralvideo #trending

NiniBillionz 🌸
NiniBillionz 🌸
Open In TikTok:
Region: NG
Monday 19 October 2026 20:27:22 GMT
147881
24754
1105
1073

Music

Download

Comments

brainpoint00o
Brainpoint👉😎 :
Nah me waste your time reach 30…. Me just wah start from 30 to 35
2026-10-20 07:32:12
665
olaclassic_1010
CLASSIC-MEN-COUTURE ✂️🎽👖 :
Just enter bush like that 🥰🤣😂😂
2026-10-20 13:45:35
56
loverboi.12
JUST Win 🏆 :
I remember a day Access Bank debïted one man that was in front of me 60,000 twice without dispensing the cash;🙊 The man grabbëd me and shoutëd: “You are not going anywhere oo!” Because you are my only witness 😳🙆😂😂😂
2026-10-20 09:17:06
143
ybeatzz_
Ybeatzz_ :
No be you talk say “just 30”
2026-10-20 06:50:20
98
sugardaddy_0756
SugarDaddy 🇳🇬 🇨🇦 :
Age is just number 😁
2026-10-20 05:54:12
227
lizzygoldosumah
🌏💥lizzygoldosumah 🌏💥 :
Abi o who does that o
2026-10-20 13:15:52
0
blessedsinner1001
blessedsinner1001 :
Why you no meet me before 30?
2026-10-20 13:04:26
0
maramma855
🌸 :
Higher age dey fear me o😹😹..make I dey my 20 jeje🥺
2026-10-20 11:03:07
85
sir_cash95
SIRCASH(CR7)🫶💞💯😎 :
Welcome to Nigeria where we buy weekly data everyday 😂[Tears of joy][Tears of joy][Tears of joy][Tears of joy]
2026-10-20 15:11:04
0
micheal.olawale79
Michealking Auto care 🚗🛠️🔧 :
Who remember this girl
2026-10-20 16:57:30
2
realgenesis001
Genesis🥷 :
I don agree with you baby I’m on my way to una house now
2026-10-20 01:14:52
15
aribani001
Aribani :
What were you doing at 23 years old?
2026-10-20 13:29:58
8
investorzll
investorzll :
Were Dey find retirement plan after playing all the league in Europe 😂😂😂
2026-10-20 07:57:24
96
rosenwajiaku
Rosey :
no be small things ooo 😂😂😂😂
2026-10-20 14:09:15
1
queenthair
Queent hair hub Abeokuta :
sis calm down don't take it too far....he's only joking... marriage ni seh😂😂😂
2026-10-20 11:49:02
7
lifeofpidru
Ègbọ́n Àdúgbò :
FRA BAND A
2026-10-20 11:15:17
5
agboolawaris967
Agboolawaris 967 :
Ewa Ni suru , Sister Ruth 😂
2026-10-20 08:07:18
5
tbestwayne102
TBEST :
Wait is she mad ?
2026-10-20 15:07:11
1
miztabillion02
Mizta Billion :
Shey make I meet you today and do wedding with you tomorrow ni ?😏😏 As how na 🤩🤩🤩
2026-10-20 11:20:36
14
user442c
The Chelsea Guy 🧿 :
In case you're new, she's mad 😂😂
2026-10-20 07:21:06
9
amazingmaker1
AMTech :
Make he no date you make he just marry you Abi
2026-10-20 04:20:00
34
mrluxuryceo1
john cash :
Abeg no be me waste your time reach 30..make we date till 33
2026-10-20 12:37:22
5
sodiq..alab
ALABI :
let's take things slow we still have a long way to go babe 😁
2026-10-20 07:04:25
7
daminiola101
Dr. Otunba Abidemi ♉️ :
Abeg madam help me with that leave with yellow seed no shout for my head 😊
2026-10-20 07:13:16
19
frankella12
Frank ella :
For those of you, that no understanding Yoruba,,,,,anything she’s saying about tinubu is totally true,,,,,,,,,
2026-10-20 08:59:36
8
To see more videos from user @ninibillionz, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Suara rakyat kembali membuktikan daya tawarnya di hadapan penguasa.  Aksi demonstrasi yang digalang Aliansi Masyarakat Kalbar Menggugat di depan Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (27/8/2026), berbuah manis setelah Gubernur dan legislatif daerah akhirnya sepakat membatalkan rencana pencabutan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Pembukaan Lahan Perladangan Berbasis Kearifan Lokal. Keputusan ini menghentikan langkah kontroversial yang sempat memicu keresahan luas di kalangan masyarakat adat dan petani tradisional. ​Selama ini, Perda tersebut menjadi benteng hukum vital yang memberikan ruang legal bagi praktik perladangan tradisional. Beleid ini tidak sekadar mengatur tata cara buka lahan, melainkan menegaskan pengakuan negara terhadap identitas kultural masyarakat. Substansi aturan sebenarnya sangat terukur: pembukaan lahan diperbolehkan melalui metode pembakaran terbatas dan terkendali, disertai sanksi ketat bagi pelanggar. Tuduhan bahwa regulasi ini melegalkan pembakaran liar terbantahkan oleh isi aturan yang menuntut akuntabilitas ketat di lapangan. ​Menimbang Keadilan Ekologis dan Sosial ​Ketegasan sikap Aliansi Masyarakat Kalbar Menggugat menyoroti titik temu antara perlindungan lingkungan dan keadilan sosial. Larangan total tanpa solusi alternatif kerap meminggirkan petani kecil yang bergantung pada siklus alam, sementara korporasi besar sering lolos dari pengawasan ketat. Aksi ini mengirimkan pesan moral yang tajam kepada para pemangku kebijakan: pembuatan regulasi tidak boleh lahir dari ruang hampa tanpa memahami realitas sosiologis masyarakat akar rumput. Meski demikian, dipertahankannya Perda ini membawa konsekuensi besar berupa tanggung jawab moral bagi para peladang itu sendiri. Pengawasan partisipatif mutlak diperlukan agar kelonggaran yang diberikan tidak disalahgunakan oleh oknum yang mencari celah merusak lingkungan. Penegakan hukum yang transparan dan adil tanpa pandang bulu kini ditunggu publik untuk memastikan kearifan lokal tetap berjalan berdampingan dengan kelestarian ekosistem Kalimantan Barat. @sorotan #pengikut 💪🏻😎
Suara rakyat kembali membuktikan daya tawarnya di hadapan penguasa. Aksi demonstrasi yang digalang Aliansi Masyarakat Kalbar Menggugat di depan Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (27/8/2026), berbuah manis setelah Gubernur dan legislatif daerah akhirnya sepakat membatalkan rencana pencabutan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Pembukaan Lahan Perladangan Berbasis Kearifan Lokal. Keputusan ini menghentikan langkah kontroversial yang sempat memicu keresahan luas di kalangan masyarakat adat dan petani tradisional. ​Selama ini, Perda tersebut menjadi benteng hukum vital yang memberikan ruang legal bagi praktik perladangan tradisional. Beleid ini tidak sekadar mengatur tata cara buka lahan, melainkan menegaskan pengakuan negara terhadap identitas kultural masyarakat. Substansi aturan sebenarnya sangat terukur: pembukaan lahan diperbolehkan melalui metode pembakaran terbatas dan terkendali, disertai sanksi ketat bagi pelanggar. Tuduhan bahwa regulasi ini melegalkan pembakaran liar terbantahkan oleh isi aturan yang menuntut akuntabilitas ketat di lapangan. ​Menimbang Keadilan Ekologis dan Sosial ​Ketegasan sikap Aliansi Masyarakat Kalbar Menggugat menyoroti titik temu antara perlindungan lingkungan dan keadilan sosial. Larangan total tanpa solusi alternatif kerap meminggirkan petani kecil yang bergantung pada siklus alam, sementara korporasi besar sering lolos dari pengawasan ketat. Aksi ini mengirimkan pesan moral yang tajam kepada para pemangku kebijakan: pembuatan regulasi tidak boleh lahir dari ruang hampa tanpa memahami realitas sosiologis masyarakat akar rumput. Meski demikian, dipertahankannya Perda ini membawa konsekuensi besar berupa tanggung jawab moral bagi para peladang itu sendiri. Pengawasan partisipatif mutlak diperlukan agar kelonggaran yang diberikan tidak disalahgunakan oleh oknum yang mencari celah merusak lingkungan. Penegakan hukum yang transparan dan adil tanpa pandang bulu kini ditunggu publik untuk memastikan kearifan lokal tetap berjalan berdampingan dengan kelestarian ekosistem Kalimantan Barat. @sorotan #pengikut 💪🏻😎

About