@trackingphoenix: Oliver has a bit of wind helping out today which is great. It’s very hot and will continue to be as he gets closer to the equator soon. Uncomfortable days ahead but he’ll get through it! He’s about 1100 nautical miles offshore and is approaching Guatemala. After he gets through the doldrums there are a couple of storms forming that we’ll keep an eye on. Probably a week away from any of that. Cheers to you @sailing_with_phoenix! Stay hydrated! #sailing #sailingwithphoenix #trackingphoenix #pacificocean #oliver

TrackingPhoenix
TrackingPhoenix
Open In TikTok:
Region: US
Monday 19 October 2026 22:56:12 GMT
4828
211
10
0

Music

Download

Comments

tanyasiqueiros
tanyasiqueiros :
I thought it would be cooler that far out in the ocean. How hot is it and how hot will it get as he moves closer to the equator?
2026-10-20 00:51:01
1
fritzeandmax
Sylvie's horses :
will it stay hot?
2026-10-20 01:41:23
0
shirleygirl53
ShirleyGirl🌺 :
Hello hello🤙🌺
2026-10-19 22:59:29
6
daisy_polkadots
Daisy 💐 :
I can’t imagine trying to sleep in that heat inside the boat. Oliver is freaking crazy but still the coolest person I’ll never meet! [Tears of joy]
2026-10-19 23:04:54
6
pamelasoper2
pamelasoper2 :
please stay hydrated 🙏🏽
2026-10-20 01:53:23
0
blue_unser.aka.mon
Monica23 :
Stay safe Oliver. 🙏
2026-10-20 00:48:03
0
heckovxd
C248df :
Mow down
2026-10-20 02:53:47
0
fefifofum379
fefifofum379 :
😁😁😁
2026-10-20 01:07:14
0
britnee617
Britnee :
He says: its too hot. too calm. the boat is rolling and the sails are flopping. cant sleep on his bed cause there's are sail on the bed. Im afraid of the deep waterI dont have any books. I dont like to read. I think a squal is coming. Hey Oliver, look at your barometer to determine the preasure drop or turn on your RADAR and look at the weather to determine its size, course, and speed. If you dont love the sea and all its glory? Why the fuk you out there?
2026-10-20 01:47:03
0
To see more videos from user @trackingphoenix, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kebiasaan ini terdengar sangat familiar, apalagi di kalangan anak muda. Seblak jadi menu favorit yang hampir tidak pernah absen, kadang dikonsumsi hampir setiap hari dengan level pedas yang terus ditingkatkan demi sensasi makin nikmat. Karena belum pernah ada keluhan berarti, kebiasaan ini terus berlanjut tanpa banyak dipikirkan dampaknya. Namun lama-kelamaan, mulai muncul rasa perih di perut yang datang berulang, terutama setelah makan seblak. Awalnya masih dianggap wajar, sekadar efek pedas biasa yang akan hilang dengan sendirinya. Namun rasa sakitnya terus bertambah parah dari waktu ke waktu, sampai akhirnya tidak tertahankan lagi dan harus diperiksakan ke dokter. Setelah menjalani pemeriksaan, hasilnya cukup mengejutkan. Dokter menemukan bahwa dinding lambungnya sudah mengalami iritasi cukup serius, bahkan mengarah pada gejala awal GERD dan gastritis akibat paparan makanan pedas dan berkuah kental secara berlebihan dalam jangka panjang. Menurut penjelasan medis, seblak memang punya kombinasi yang cukup berat bagi lambung, cabai dalam jumlah tinggi yang mengandung capsaicin dapat merangsang produksi asam lambung berlebih, ditambah kuah kental yang biasanya mengandung banyak minyak dan bumbu penyedap, yang bisa memperlambat proses pengosongan lambung. Kombinasi ini, apalagi bila dikonsumsi hampir setiap hari, membuat dinding lambung terus-menerus terpapar iritasi tanpa diberi waktu untuk pulih. Yang membuat kondisi ini sering tidak disadari, rasa pedas yang dinikmati justru membuat seseorang semakin ketagihan dan terus menambah level kepedasan, padahal di saat yang sama lambung sedang mengalami tekanan yang terus bertambah dari waktu ke waktu. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai bagi penggemar seblak antara lain nyeri ulu hati yang muncul setelah makan, dada terasa panas, perut kembung meski porsi makan tidak banyak, serta rasa sakit yang semakin sering berulang seiring makin seringnya mengonsumsi makanan pedas berkuah. Bukan berarti harus berhenti total makan seblak, tapi penting untuk lebih bijak mengatur frekuensi dan level kepedasannya, apalagi kalau sudah mulai muncul gejala seperti perih berulang di perut. Kalau keluhan ini terus berlanjut, jangan ditunda lagi untuk memeriksakan diri ke dokter. Bagikan ke temanmu yang doyan banget seblak hampir tiap hari, biar mereka lebih aware sejak sekarang. Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan diagnosis atau saran tenaga medis profesional. #kesehatan #kesehatanindonesia #infokesehatan #edukasikesehatan #tipssehat
Kebiasaan ini terdengar sangat familiar, apalagi di kalangan anak muda. Seblak jadi menu favorit yang hampir tidak pernah absen, kadang dikonsumsi hampir setiap hari dengan level pedas yang terus ditingkatkan demi sensasi makin nikmat. Karena belum pernah ada keluhan berarti, kebiasaan ini terus berlanjut tanpa banyak dipikirkan dampaknya. Namun lama-kelamaan, mulai muncul rasa perih di perut yang datang berulang, terutama setelah makan seblak. Awalnya masih dianggap wajar, sekadar efek pedas biasa yang akan hilang dengan sendirinya. Namun rasa sakitnya terus bertambah parah dari waktu ke waktu, sampai akhirnya tidak tertahankan lagi dan harus diperiksakan ke dokter. Setelah menjalani pemeriksaan, hasilnya cukup mengejutkan. Dokter menemukan bahwa dinding lambungnya sudah mengalami iritasi cukup serius, bahkan mengarah pada gejala awal GERD dan gastritis akibat paparan makanan pedas dan berkuah kental secara berlebihan dalam jangka panjang. Menurut penjelasan medis, seblak memang punya kombinasi yang cukup berat bagi lambung, cabai dalam jumlah tinggi yang mengandung capsaicin dapat merangsang produksi asam lambung berlebih, ditambah kuah kental yang biasanya mengandung banyak minyak dan bumbu penyedap, yang bisa memperlambat proses pengosongan lambung. Kombinasi ini, apalagi bila dikonsumsi hampir setiap hari, membuat dinding lambung terus-menerus terpapar iritasi tanpa diberi waktu untuk pulih. Yang membuat kondisi ini sering tidak disadari, rasa pedas yang dinikmati justru membuat seseorang semakin ketagihan dan terus menambah level kepedasan, padahal di saat yang sama lambung sedang mengalami tekanan yang terus bertambah dari waktu ke waktu. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai bagi penggemar seblak antara lain nyeri ulu hati yang muncul setelah makan, dada terasa panas, perut kembung meski porsi makan tidak banyak, serta rasa sakit yang semakin sering berulang seiring makin seringnya mengonsumsi makanan pedas berkuah. Bukan berarti harus berhenti total makan seblak, tapi penting untuk lebih bijak mengatur frekuensi dan level kepedasannya, apalagi kalau sudah mulai muncul gejala seperti perih berulang di perut. Kalau keluhan ini terus berlanjut, jangan ditunda lagi untuk memeriksakan diri ke dokter. Bagikan ke temanmu yang doyan banget seblak hampir tiap hari, biar mereka lebih aware sejak sekarang. Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan diagnosis atau saran tenaga medis profesional. #kesehatan #kesehatanindonesia #infokesehatan #edukasikesehatan #tipssehat

About