@detikcom: Salah satu petunjuk identifikasi berasal dari kode yang tertera pada benda tersebut, yakni "2ZQE31-20-15" dan "2ZQE31-20-15 240256KY". KNKT mencermati kemiripan kode tersebut dengan nama roket Zhuque 2E, kemudian berkoordinasi dengan Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa (ORPA) di bawah BRIN. Dari koordinasi itu, diperoleh konfirmasi bahwa serpihan tersebut merupakan bagian dari roket pembawa satelit milik China. Informasi yang diterima pihak bandara juga menyebutkan serpihan itu tidak mengandung bahan beracun. "Saat ini sudah dievakuasi ke Lanud Iskandar Pangkalan Bun untuk identifikasi lebih lanjut lagi dan demi keamanan," ujar Zachrudien. Sementara itu, KNKT berkoordinasi dengan AirNav Indonesia dan sejumlah operator pesawat udara. Dari koordinasi tersebut, tidak ditemukan laporan pesawat yang hilang kontak terkait kejadian itu. Baca berita selengkapnya hanya di detik.com! Creator: Risa #detikcom #penemuanroket #kalteng #kebunsawit