@kang.kuchel: Tjhie Pwee Giok. Nama itu mungkin asing di telinga kita, namun jejak jemarinya telah melukis wajah jutaan perempuan Indonesia. Sebelum dunia mengenalnya sebagai Martha Tilaar, sang matriark di balik imperium kosmetik Sariayu, ia adalah seorang gadis keturunan Peranakan Tionghoa-Jawa yang lahir di Gombong Kebumen pada 4 September 1937 bernama Martha Handana. Ayahnya bernama Yakob Handana. Kakeknya seorang leveransir (penyedia barang) pada zaman kolonial Belanda. Masa kecilnya dihabiskan di sebuah rumah keluarga besar di Gombong, yang kini telah direnovasi menjadi cagar budaya dan destinasi wisata bernama Roemah Martha Tilaar. Mimpi awalnya berakar di dunia pendidikan. Lulus sebagai Sarjana Pendidikan sejarah dari IKIP Jakarta (kini UNJ) pada tahun 1963, beliau sempat mengabdi sebagai guru SD selama dua tahun dan dosen di almamaternya. Namun, takdir memiliki rencana lain ketika ia mendampingi sang suami tercinta, Prof. Dr. Henry Alex Rudolf Tilaar, pakar pendidikan asal Minahasa yang dinikahinya pada Januari 1964, berangkat ke Amerika Serikat, ia justru melangkah ke Academy of Beauty Culture di Bloomington, Indiana, dan lulus pada 1968, sebuah langkah awal yang nantinya membawanya meraih gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Tucson, Arizona. Tahun 1970 menjadi titik didih revolusi. Berbekal modal hanya Rp1 juta sekembalinya dari Amerika, ia membuka salon sederhana berukuran 4x6 meter di garasi rumah orang tuanya di Menteng, Jakarta Pusat. Dengan gigih, ia mengetuk pintu dari satu rumah ke rumah lain, menarik perhatian istri-istri pejabat hingga roda imperium itu mulai berputar. Tahun 1972, langkahnya semakin mantap lewat Martha Griya Salon. Ketika pasar dibanjiri oleh tren kecantikan barat yang serba kimiawi, Martha justru memilih "pulang kampung". Ia blusukan ke sesepuh keraton, berguru pada dukun beranak, dan meramu kembali empon-empon serta jamu purba menjadi mahakarya modern. Puncaknya pada 1977, bersama pendiri Kalbe Group (Theresia Harsini Setiady dan Bernard Pranata), lahirlah PT Martina Berto dan Sariayu Martha Tilaar, merek kosmetik dan jamu modern pertama yang mengangkat kearifan lokal. Dari ekspansi pabrik besar di Pulogadung (1981–1983) hingga aksi korporasi besar pada 1999 saat ia mengambil alih seluruh saham untuk berdiri mandiri, Martha Tilaar membangun kerajaan bisnis yang menaungi Sariayu, Biokos, PAC, Dewi Sri Spa, hingga Puspita Martha. Keempat buah hatinya, Bryan, Pingkan, Wulan, dan Kilala, kini memegang tongkat estafet menjaga api warisan tersebut tetap menyala. Sariayu lahir bukan sekadar sebagai produk pemulas pipi, melainkan sebuah gerakan kultural. Berporos pada filosofi agung, Rupasampat Wahyabyantara (Rupawan Sanubari) beliau membuktikan bahwa kulit sawo matang perempuan Nusantara adalah sebuah kanvas kemewahan, bukan kekurangan yang harus disembunyikan. Ia adalah pionir sejati yang mempertemukan high-technology sains modern dengan high-touch ramuan herbal lokal, serta pencetus tradisi "Tren Warna" tahunan di Indonesia. Dari garasi sempit, mimpi Tjhie Pwee Giok melesat melahirkan ratusan gerai spa, sekolah kecantikan, hingga penghargaan tertinggi Bintang Budaya Parama Dharma dari Presiden RI. Beliau tidak hanya membangun bisnis; ia mendirikan sebuah peradaban kecantikan lokal yang mandiri. Kini, sang Maestro telah berpulang. Pada Rabu, 14 Oktober 2026, di usia 89 tahun, Ibu Martha Tilaar mengembuskan napas terakhirnya dengan tenang di RS Medistra, Jakarta, sebelum akhirnya diantar ke peristirahatan terakhirnya di San Diego Hills. Selamat jalan, Tjhie Pwee Giok. Terima kasih telah mengajari kami cara mencintai diri sendiri. Rest in Pride. --- Sumber: • Rilis Resmi Keluarga Besar Martha Tilaar Group (Instagram @martha_tilaar) • Laporan Wafat Real-Time Kompas.com & Wolipop Detikcom (Oktober 2026) • Buku Memoar Resmi: "Dari Gombong Desaku Berkumandang di United Nations, New York" • Arsip Sejarah Industri Kecantikan Indonesia PT Martina Berto Tbk #marthatilaar #sariayu #kisahinspiratif #tokohindonesia #kangkuchel
Kang Kuchel
Region: ID
Tuesday 20 October 2026 04:50:36 GMT
Music
Download
Comments
Ketut Suliyanti :
Saya baru tahu beliau wanita keturunan..dari wajahnya nampak wanita asli Jawa..smg almarhum mendapat tempat yang terbaik disisi NYA.
2026-10-20 13:44:43
35
sahabat :
rip Bunda Tjhie pwee giok / martha tilaar
2026-10-21 01:09:46
8
ni :
kukira pribumi, ternyata peranakan, salut dg karyanya yg luar biasa
2026-10-20 04:58:41
58
Kang Kuchel :
Rumah tempat beliau dilahirkan..Kisah hidup beliau sangat menginspirasi. Respek.👍🙏
2026-10-20 05:27:12
19
BernadetteNovia :
PUJI TUHAN....
Sedari remaja smp sekarang hanya memakai produk2 Sari Ayu.
Krn cocok dikulit, dan tdk perih.
Dan sy sgt suka dgn warna merah bata dr lipstik & eye shadow'nya.
SELAMAT JALAN BAGI IBU MARTHA TILAAR, PENEMU ILMU KECANTIKAN YG SGT LUARBIASA & BRILLYAN.
TUHAN YESUS & BUNDA MARIA SGT MENGASIHIMU IBU !!!!!
2026-10-20 13:47:18
13
Tommy pager :
dulu semasa masih remaja,saya tahu ada 3 wanita Indonesia hebat pendiri dan pemilik jamu herbal yaitu bunda Martha, bunda Moeryati dan nyonya Meneer.
2026-10-20 14:27:43
25
nenie :
baru tau keturunan Thionghoa.. karyanya luar biasa .
2026-10-20 07:22:16
23
.not.name. :
Greatest Of All Time (GOAT). 🙏
beliau telah menjadi Garam n Terang dalam Talenta yg telah diberikan Tuhan kepada nya.
2026-10-20 14:20:23
7
Erna Raharja MJ :
Turut berduka cita..semoga mendapat tempat terbaik di Surga buat ibu Martha 🙏
2026-10-20 06:41:24
16
Jo :
*Kami turut berdukacita atas kepergian beliau*, semoga yang ditinggalkan tabah mengahadapinya* *doa kami semoga diterima disisi Tuhan Yesus*
2026-10-21 05:06:58
6
Puzzle Maker 🧩 :
Rest in Peace .. Ibu Martha Tilaar
2026-10-20 06:53:52
6
city07 :
saluteeee walaupun peranakan tp bangga dengan warna kulit indonesia 🫡🙏🤝
2026-10-21 03:16:11
6
user6461247462003 :
banyak peranakan yg mengharumkan nama indonesia👍
2026-10-21 11:05:49
8
sazli jhosan :
selamat jalan ibu Martha dari pegawai yang bekerja di PT Martina Berto sampai pensiun
2026-10-20 23:10:27
15
Just Stalking :
Sejarah Perjalanannya ada yg terlewat. Waktu sebelum merk "Martha Tilaar", kayaknya pernah kerjasama bareng dengan Mooryati Sudibyo (Mustika Ratu), trus ribut2 & pecah kongsi, baru mendirikan Sari Ayu - Martha Tilaar. Coba aja searching
2026-10-21 07:16:03
6
Oey Tjui Keng :
selamat jalan ibu...semoga surga yg damai dan bahagia tempatmu sekarang🙏
2026-10-20 11:53:03
9
wahyunuraeni670 :
aku kira orang jawa asli luwes soal nya kayak orang " jawa tengah alfatihah semoga di tempat kan sesuai amal dan ibadah nya 🙏
2026-10-20 06:37:04
12
Henry Suprapto :
pionir sejati yg mengangkat kearifan lokal.....
2026-10-20 12:35:31
7
arifin phan :
Selamat jalan berjasa untuk Indonesia .. harusnya dpt gelar Pahlawan 👍
2026-10-21 23:51:36
4
i.am.the.pic. :
wahhh, saya baru tahu ternyata Beliau memiliki nama lain yang Indah. RIP Ibu.
2026-10-21 06:24:57
4
Abraham :
mama saya she juga tjih Tjiang nio sudah almarhum amin
2026-10-21 07:12:39
2
Elly ch :
turut berdukacita moga arwahnya diterima di sisi tuhan keluarga yg di tinggal di beri kekuatan dan ketabahan ya 🤲😭😭💪💪💪🔥🔥🔥
2026-10-24 05:35:15
2
henhidsel :
RIP🙏🙏🙏slmt jalan mnuju alam bahagia ibu🧚🌹😭maaf bu Yin Handana sy hendra ga bisa hadir trima kasih atas didikan jg kbaikanmu 🙏😔 ibu Yin Handana jg ibu Martha 😔🙏😭 amithofo
2026-10-21 18:09:40
3
Tjokro :
Semoga industrinya tetap berlanjut spt industri kosmetik di eropa
2026-10-22 06:45:00
2
user3067065973137 :
Selamat jalan bunda Martha Tilaar semoga di tempatkan di sisiNya ngak di sangka bunda satu marga yaitu Tjie .
2026-10-20 14:58:42
4
To see more videos from user @kang.kuchel, please go to the Tikwm
homepage.