@idntimes: Kapolri: Ada 98 Korporasi Terlibat Karhutla, Ada Pihak Asing Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto usai rapat terbatas bersama Presiden RI Prabowo Subianto yang membahas penanganan karhutla di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/10/2026), mengatakan, saat ini Bareskrim Polri telah melakukan penyidikan terhadap 98 kasus karhutla yang melibatkan korporasi, dan dalam waktu dekat polri akan menetapkan tersangka. Kapolri juga menyebut ada keterlibatan pihak asing dalam kasus pembakaran hutan dan lahan atau karhutla. Editor : Imam Rifqi Wicaksono #idntimesnews #idntimesari

IDN Times
IDN Times
Open In TikTok:
Region: ID
Tuesday 20 October 2026 09:04:49 GMT
4594
167
9
3

Music

Download

Comments

vinkaislibra
Tante Vinka 🐰🐰🐰 :
Dikit² Nyalahin asing😣😣
2026-10-20 09:51:18
3
wayris.al.warisi
Wayris Al Warisi :
jangan pihak asing asingan
2026-10-20 13:00:37
2
zxlopaa
Zxlopa :
diduga, uda 2 bulan ni. msih diduga🤣🤣🤣
2026-10-20 14:16:01
0
911.pharmcy
noname.yet :
ngapain dislidiki? kan pelaku nya hj isam coba sentuh berani ga pak? wkwk
2026-10-20 09:14:26
4
yynhri
wo🌷 :
aku curiga kalian mengalihkan isu tentang pengesahan uu perampasan aset deh kalian kan licik dan picik
2026-10-20 13:05:18
0
r2soccer0
m. taufik :
😂😂😂
2026-10-20 09:10:11
0
ambenggg
ambenggg :
[Tangan terbuka][Tangan terbuka][Tangan terbuka]
2026-10-20 22:32:47
0
To see more videos from user @idntimes, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Keluhan ini awalnya dianggap muntah biasa akibat masuk angin atau salah makan. Seorang anak mulai mengalami muntah berulang, namun karena tidak ada demam dan masih bisa beraktivitas seperti biasa, keluhan ini terus dibiarkan tanpa diperiksakan ke dokter. Orang tua maupun anak sendiri menganggap ini akan membaik dengan sendirinya seiring waktu. Namun kondisinya justru semakin memburuk. Muntah yang awalnya berisi sisa makanan, lama-kelamaan berubah menjadi cairan berwarna kuning dengan rasa pahit yang sangat mengganggu. Disertai pula nyeri perut yang semakin terasa dan sulit ditahan. Karena sudah tidak bisa dibiarkan lagi, anak tersebut akhirnya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat penanganan intensif. Setelah diperiksa, dokter menjelaskan bahwa cairan kuning dengan rasa pahit yang keluar saat muntah merupakan cairan empedu, yang seharusnya bekerja di usus halus untuk membantu mencerna lemak, bukan naik ke lambung apalagi sampai keluar saat muntah. Kondisi ini dikenal sebagai refluks empedu, salah satu bentuk komplikasi dari GERD yang sudah berlangsung cukup lama tanpa penanganan yang tepat. Menurut penjelasan medis, ketika keluhan muntah dibiarkan berulang tanpa diperiksakan, iritasi pada dinding lambung dan kerongkongan bisa terus berkembang. Dinding lambung yang terus-menerus terpapar asam dan empedu lama-kelamaan mengalami peradangan yang lebih dalam, sehingga tubuh merespons dengan rasa nyeri yang semakin intens dan muntah yang semakin sulit dikendalikan. Kasus seperti ini jadi pengingat penting bagi orang tua untuk tidak menyepelekan keluhan muntah berulang pada anak, apalagi bila sudah disertai perubahan warna cairan yang keluar atau rasa pahit yang tidak biasa. Tanda-tanda ini bukan sekadar muntah akibat masuk angin biasa, melainkan sinyal bahwa ada gangguan pada sistem pencernaan yang butuh penanganan medis segera. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain muntah yang berulang lebih dari satu dua kali, perubahan warna cairan muntah menjadi kekuningan atau kehijauan, rasa pahit di mulut setelahnya, serta nyeri perut yang semakin memberat dari waktu ke waktu. Jangan tunggu sampai kondisi memburuk seperti ini. Kalau anak mengalami muntah berulang, apalagi disertai tanda-tanda tersebut, segera periksakan ke dokter sebelum terlambat. Bagikan ke orang tua lain, biar lebih peka terhadap gejala yang sering dianggap sepele ini. Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan diagnosis atau saran tenaga medis profesional. #kesehatan #kesehatanindonesia #infokesehatan #edukasikesehatan #tipssehat
Keluhan ini awalnya dianggap muntah biasa akibat masuk angin atau salah makan. Seorang anak mulai mengalami muntah berulang, namun karena tidak ada demam dan masih bisa beraktivitas seperti biasa, keluhan ini terus dibiarkan tanpa diperiksakan ke dokter. Orang tua maupun anak sendiri menganggap ini akan membaik dengan sendirinya seiring waktu. Namun kondisinya justru semakin memburuk. Muntah yang awalnya berisi sisa makanan, lama-kelamaan berubah menjadi cairan berwarna kuning dengan rasa pahit yang sangat mengganggu. Disertai pula nyeri perut yang semakin terasa dan sulit ditahan. Karena sudah tidak bisa dibiarkan lagi, anak tersebut akhirnya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat penanganan intensif. Setelah diperiksa, dokter menjelaskan bahwa cairan kuning dengan rasa pahit yang keluar saat muntah merupakan cairan empedu, yang seharusnya bekerja di usus halus untuk membantu mencerna lemak, bukan naik ke lambung apalagi sampai keluar saat muntah. Kondisi ini dikenal sebagai refluks empedu, salah satu bentuk komplikasi dari GERD yang sudah berlangsung cukup lama tanpa penanganan yang tepat. Menurut penjelasan medis, ketika keluhan muntah dibiarkan berulang tanpa diperiksakan, iritasi pada dinding lambung dan kerongkongan bisa terus berkembang. Dinding lambung yang terus-menerus terpapar asam dan empedu lama-kelamaan mengalami peradangan yang lebih dalam, sehingga tubuh merespons dengan rasa nyeri yang semakin intens dan muntah yang semakin sulit dikendalikan. Kasus seperti ini jadi pengingat penting bagi orang tua untuk tidak menyepelekan keluhan muntah berulang pada anak, apalagi bila sudah disertai perubahan warna cairan yang keluar atau rasa pahit yang tidak biasa. Tanda-tanda ini bukan sekadar muntah akibat masuk angin biasa, melainkan sinyal bahwa ada gangguan pada sistem pencernaan yang butuh penanganan medis segera. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain muntah yang berulang lebih dari satu dua kali, perubahan warna cairan muntah menjadi kekuningan atau kehijauan, rasa pahit di mulut setelahnya, serta nyeri perut yang semakin memberat dari waktu ke waktu. Jangan tunggu sampai kondisi memburuk seperti ini. Kalau anak mengalami muntah berulang, apalagi disertai tanda-tanda tersebut, segera periksakan ke dokter sebelum terlambat. Bagikan ke orang tua lain, biar lebih peka terhadap gejala yang sering dianggap sepele ini. Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan diagnosis atau saran tenaga medis profesional. #kesehatan #kesehatanindonesia #infokesehatan #edukasikesehatan #tipssehat

About