@pontianak_post: Ratusan mahasiswa Universitas PGRI Pontianak menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Gedung DPRD Kalimantan Barat, Selasa (20/10/2026) sore. Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan tujuh tuntutan utama yang menyoroti penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta berbagai persoalan pendidikan di Kalbar. Mahasiswa mendesak pemerintah menetapkan karhutla sebagai bencana nasional, membuka transparansi penggunaan anggaran penanganan karhutla sebesar Rp60 miliar, mempercepat penanganan bencana paling lambat akhir Oktober 2026, serta menyediakan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat terdampak asap. Mereka juga meminta penguatan upaya pencegahan karhutla agar kejadian serupa tidak terus berulang. Tak hanya soal karhutla, mahasiswa turut menyoroti kesejahteraan guru berstatus PNS, PPPK, maupun honorer. Mereka mendesak pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap persoalan pendidikan, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), agar akses dan kualitas pendidikan semakin merata. Melalui aksi tersebut, Aliansi Mahasiswa Universitas PGRI Pontianak berharap pemerintah dan DPRD Kalbar tidak sekadar menerima aspirasi, tetapi juga mengambil langkah konkret untuk menindaklanjuti seluruh tuntutan. Mahasiswa menegaskan aksi berlangsung secara damai dengan tetap mengedepankan ketertiban dan kepatuhan terhadap hukum. #PontianakPost #MahasiswaKalbar #KarhutlaKalbar
Pontianak Post
Region: ID
Tuesday 20 October 2026 10:35:44 GMT
Music
Download
Comments
Agung 63ty :
menyala PGRI Pontianak 🔥🔥🔥
2026-10-21 08:22:15
9
Miswan Masroro :
melupakan UU perampasan aset koruptor.. demo gk guna
2026-10-21 11:52:18
0
Tiyaa :
menyala pgri
2026-10-21 15:38:18
0
hydrogen :
@hydrogen: Mahasiswa Universitas PGRI Pontianak tidak melakukan pembakaran ban di dalam Kantor Gubernur Kalimantan Barat. Kami hadir untuk menyampaikan aspirasi dan menjalin komunikasi secara baik dengan pemerintah. Kami percaya bahwa setiap permasalahan dapat dibicarakan dengan kepala dingin, mengedepankan dialog, serta menjunjung tinggi etika dan ketertiban. Kami datang bukan untuk membuat kericuhan, melainkan untuk menyuarakan aspirasi dengan cara yang damai, santun, dan bertanggung jawab.Mahasiswa adalah agen perubahan yang mengedepankan intelektualitas, bukan tindakan anarkis. Mari bersama-sama meluruskan informasi yang beredar agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
2026-10-21 04:49:04
15
srigala, :
takut asap ngpa bakar ban bng itu kan memicu kebakaran kenapa dilakukan
2026-10-21 00:23:07
2
Hendy :
pertama sapa dong min
2026-10-20 14:06:37
0
tiara :
@d★ mana u
2026-10-21 15:57:58
0
To see more videos from user @pontianak_post, please go to the Tikwm
homepage.