@the.rhyme.game: Duet this with your hardest bars APP NAME: The Rhyme Game #therhymegame #freestyle #ustiktok #fyp #goviral

TheRhymeGame
TheRhymeGame
Open In TikTok:
Region: NG
Tuesday 20 October 2026 16:34:59 GMT
63212
728
12
61

Music

Download

Comments

choi12uehd
Kyoka Jiro 😃 :
I like drink8ng tea I think we should all agree drinking tea is what I believe tea is what I like to receive I like it more than a supernova, ......... persona
2026-11-02 04:02:15
0
theanswer007
Jellyfamlen :
Ay..ay..ay tea
2026-10-20 16:43:15
34
yyumers1314
yyum1314 :
“I’m a billionaire with no millions”
2026-11-02 13:44:20
0
supasopas
sopas /•᷅•᷄\੭ :
“i cuh and u receive” 😭😭😭
2026-10-22 00:46:50
5
joaquin.pongautan
GamerGato :
Tea and I don't agree
2026-10-22 09:30:39
7
kabir_46238
🫪Ꮵλ𐒈ᎥⲄ ᎴᎥ𐒐Ⳓ𐒅🥹 :
Yeah boy i just drank some tea, dink more if yoou agree. yeah im gonna believe, that ur gonna recieve, Yeah i just created a supernova, so imm gonna change my persona, me and the boys just be chillin, while we be makin a billion
2026-10-28 01:29:56
0
rishianotfound
rishiaiseverywhere :
tea agree believe receive supernova persona chillin billion
2026-10-28 09:55:59
0
itzrealjairo.woah
J4iro👑 :
then someone I will receive the holy galaxy supernova
2026-10-27 08:50:09
1
obvcoasxt
𝐍𝐈𝐀ᵎᵎ 🐭 :
“Oh yeah I’m chilling and you should know I have a billion”
2026-11-02 16:20:48
0
justmaeyy
мαє𝑌𝑌` :
halika nga dito, spill the tea. sabi niya saakin so I agree. I told my story, I believe. Then I got his number, message received. sabi ko sa-kan-ya I like supernova. He laughed, it's just his persona. got on his couch, got him chillin. Then I start, making lots of billion.
2026-10-24 05:49:41
1
just_deav
Deav :
come on dude let me hear the tea but I need on thing and u gotta agree I dont really care what you want to belive but when I deliver they always recive brighter than the sun might be going supernova they be thinking I be 5 just like my persona I just be here chilling post online make a quick Lil billion
2026-10-23 20:14:39
0
clydeshallguide
clyde🦖 :
come on let's drink tea but first we gotta agree you need to believe that I'll make sure he won't receive I will go supernova don't worry this is my persona we'll be in the crib chillin acting like we didn't make a billion
2026-10-21 12:50:30
0
To see more videos from user @the.rhyme.game, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku: di usia yang baru menginjak 25 tahun, aku sudah resmi divonis sebagai penderita hipertensi kronis dan harus menelan pil pahit obat dari dokter seumur hidupku. Semua mimpi indah masa mudaku runtuh seketika, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kuanggap remeh. Tiap kali kepalaku pusing berdenyut, leher belakang kerasa kaku banget, dan tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, aku selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir, “Ah, masa iya anak umur 25 tahun sakitan? Paling cuma capek habis scrolling sosmed semalaman, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran tugas doang,  nanti juga hilang sendiri.” Paling banter aku cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang kutumpuk tiap hari tanpa pernah mau peduli. Aku hobi banget begadang sampai jam 3-4 pagi demi maraton drakor dan scrolling TikTok,  menampung stres beban pikiran sendirian, ditambah pola makan anak muda jaman sekarang yang hancur lebur hobi banget makan makanan instan asin, seblak pedas gurih, makanan cepat saji berlebihan, dan kurang minum air putih. Aku selalu mikir karena usiaku masih muda belia, tubuhku bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya bener-bener mau pecah, pandangan gelap gulita, dan sekujur tubuhku langsung lemas tak berdaya. Panik setengah mati, keluargaku membawaku buru-buru ke IGD rumah sakit.  Tapi pas alat tensimeter digital dipasang di lengannya dan mesin selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang.
aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku: di usia yang baru menginjak 25 tahun, aku sudah resmi divonis sebagai penderita hipertensi kronis dan harus menelan pil pahit obat dari dokter seumur hidupku. Semua mimpi indah masa mudaku runtuh seketika, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kuanggap remeh. Tiap kali kepalaku pusing berdenyut, leher belakang kerasa kaku banget, dan tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, aku selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir, “Ah, masa iya anak umur 25 tahun sakitan? Paling cuma capek habis scrolling sosmed semalaman, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran tugas doang, nanti juga hilang sendiri.” Paling banter aku cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang kutumpuk tiap hari tanpa pernah mau peduli. Aku hobi banget begadang sampai jam 3-4 pagi demi maraton drakor dan scrolling TikTok, menampung stres beban pikiran sendirian, ditambah pola makan anak muda jaman sekarang yang hancur lebur hobi banget makan makanan instan asin, seblak pedas gurih, makanan cepat saji berlebihan, dan kurang minum air putih. Aku selalu mikir karena usiaku masih muda belia, tubuhku bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya bener-bener mau pecah, pandangan gelap gulita, dan sekujur tubuhku langsung lemas tak berdaya. Panik setengah mati, keluargaku membawaku buru-buru ke IGD rumah sakit. Tapi pas alat tensimeter digital dipasang di lengannya dan mesin selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang. "Ini tensinya melonjak di angka krisis ekstrem 195/110! Anak muda umur 25 tahun bisa setinggi ini?!" seru perawat dengan nada panik menyuruhku tenang total. Kalimat vonis dari dokter setelahnya langsung bikin petir menyambar tepat di dadaku dan duniaku runtuh seketika: "Kamu mengalami Hipertensi Kritis di usia muda! Pembuluh darahmu sudah sangat tertekan dan hampir memicu stroke! Mulai hari ini, kamu tidak boleh lepas dari obat dokter dan harus minum obat seumur hidup!" Detik itu juga, duniaku runtuh tak tersisa. Hidupku sebagai anak muda berubah jadi penjara penderitaan: setiap hari harus bergantung pada obat seumur hidup, dihantui rasa cemas takut kena stroke di usia muda, dan tabungan habis buat kontrol rutin. Jujur, penyesalan selalu datang terlambat dan rasanya membakar dada tanpa henti. Kenapa sih dulu aku begitu bodoh mengabaikan sinyal pusing dan tengkuk kaku? Dari sini aku makin sadar kalau hipertensi tuh beneran silent killer yang paling jahat. Dia tidak kenal usia bahkan di umur 25 tahun yang harusnya lagi produktif, dia bisa menyelinap diam-diam, merusak tubuh tanpa suara, dan begitu meledak, masa depan kita ikut dihancurkan tak bersisa.

About