@karol.gamboa_: #parati #fyp #viral #fypシ #contenido

𝓚 🕷️
𝓚 🕷️
Open In TikTok:
Region: ES
Wednesday 21 October 2026 07:09:02 GMT
199718
53192
16
5349

Music

Download

Comments

marianaa_.010
Marianaa 𝜗𝜚 :
Ya no, él me lo quito
2026-10-22 04:02:05
4
majo.posada_
𝓜 🕷️ :
tiene su lado de ternurita
2026-10-22 00:32:16
67
gabriela_av00
Gaby🎀. :
piensan q porq uno es fría y seca no los quieren ahoran andan sensibles
2026-10-22 03:38:16
1
anameliax_
anameliax_ :
2026-10-22 01:57:22
1
0420_gc
⚕ :
Pero ningúno vale la pena cómo para dar ese lado
2026-10-22 04:48:44
0
yennifer.hernandez
Yennifer.hernandez :
Si soy
2026-10-22 01:42:36
0
a_l_3500
🩹 :
solo con él
2026-10-22 03:11:11
0
wxalu_m
Mɪᴄʜᴀᴀɴᴅʀᴀ🤍 :
jajjaja
2026-10-22 03:07:14
0
meylingalonso1
Mey🍒 :
2026-10-22 01:10:24
1
vanessaholguin30
Vanessa Holguin :
Jajaj a sí
2026-10-21 18:56:50
1
stephanny2324
🤎🐻Stephanny🐻🤎 :
2026-10-22 02:49:50
0
aryanni_7
𝒜𝓇𝒾𝒶𝓃𝒶🍒 :
2026-10-22 01:54:21
3
isa_ramz0912
Isa :
😁😁😁
2026-10-21 18:52:54
1
To see more videos from user @karol.gamboa_, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Hari Santri bukan hanya tentang memakai sarung, mengenakan peci, mengibarkan bendera, atau mengikuti berbagai seremoni. Lebih dari itu, Hari Santri adalah momentum untuk kembali bertanya kepada diri sendiri: sudah sejauh mana kita bersungguh-sungguh dalam mengaji dan mengamalkan ilmu? Mbah Maimoen Zubair pernah mengingatkan bahwa ketika berbicara tentang Hari Santri, jangan sampai kita hanya sibuk dengan perayaan, tetapi melupakan jati diri santri yang sesungguhnya, yaitu mengaji dan terus mendalami ilmu agama. Sebagaimana sebuah ungkapan: لَا طَرِيقَ إِلَى اللَّهِ عَلَى وَجْهِ الْحَقِّ إِلَّا بِالْعِلْمِ الشَّرْعِيِّ “Tidak ada jalan menuju Allah dengan cara yang benar kecuali melalui ilmu syariat.” Inilah yang seharusnya menjadi refleksi setiap santri. Sebab, identitas santri bukan sekadar pakaian yang dikenakan atau status yang disandang, melainkan kesungguhannya dalam menuntut ilmu, menjaga adab kepada guru, dan mengamalkan apa yang telah dipelajari. Jangan sampai Hari Santri dirayakan dengan meriah, tetapi semangat mengaji justru semakin melemah. Jangan sampai kita bangga menyebut diri sebagai santri, tetapi semakin jauh dari kitab, majelis ilmu, dan nasihat para guru. Sebab, santri sejati bukan hanya mereka yang merayakan Hari Santri, tetapi mereka yang terus mengaji, menjaga adab, dan menjadikan ilmunya sebagai jalan untuk mendekat kepada Allah. #guskautsar #guskautsarploso #terasgubuk #dawuhterasgubuk #nderekpusatofficial
Hari Santri bukan hanya tentang memakai sarung, mengenakan peci, mengibarkan bendera, atau mengikuti berbagai seremoni. Lebih dari itu, Hari Santri adalah momentum untuk kembali bertanya kepada diri sendiri: sudah sejauh mana kita bersungguh-sungguh dalam mengaji dan mengamalkan ilmu? Mbah Maimoen Zubair pernah mengingatkan bahwa ketika berbicara tentang Hari Santri, jangan sampai kita hanya sibuk dengan perayaan, tetapi melupakan jati diri santri yang sesungguhnya, yaitu mengaji dan terus mendalami ilmu agama. Sebagaimana sebuah ungkapan: لَا طَرِيقَ إِلَى اللَّهِ عَلَى وَجْهِ الْحَقِّ إِلَّا بِالْعِلْمِ الشَّرْعِيِّ “Tidak ada jalan menuju Allah dengan cara yang benar kecuali melalui ilmu syariat.” Inilah yang seharusnya menjadi refleksi setiap santri. Sebab, identitas santri bukan sekadar pakaian yang dikenakan atau status yang disandang, melainkan kesungguhannya dalam menuntut ilmu, menjaga adab kepada guru, dan mengamalkan apa yang telah dipelajari. Jangan sampai Hari Santri dirayakan dengan meriah, tetapi semangat mengaji justru semakin melemah. Jangan sampai kita bangga menyebut diri sebagai santri, tetapi semakin jauh dari kitab, majelis ilmu, dan nasihat para guru. Sebab, santri sejati bukan hanya mereka yang merayakan Hari Santri, tetapi mereka yang terus mengaji, menjaga adab, dan menjadikan ilmunya sebagai jalan untuk mendekat kepada Allah. #guskautsar #guskautsarploso #terasgubuk #dawuhterasgubuk #nderekpusatofficial

About