@maman.de.jumelle46:

Maman de Jumelles
Maman de Jumelles
Open In TikTok:
Region: CD
Wednesday 21 October 2026 09:00:53 GMT
57461
10240
2997
803

Music

Download

Comments

ombayowali
OMBA YOWALI :
amen amen aamen
2026-11-03 07:15:45
0
zomos2
Zomos :
Amen ma soeur ! Franchement vidéo oyo osali mpo n'a ngai ! Nakomaki n'a suka mpo n'a ba déceptions nyoso nakutanaka n'a yango ! mais nazwi lisusu courage ! Nzambe apambola yo
2026-10-21 20:12:56
16
madamemaria34
madamemaria34 :
Vraiment maman vidéo eza ppna ngai Nzambe apambola yo maman merci pona message oyo ya encouragement.
2026-10-22 11:47:20
9
mathy.vaka.bus
Mathy vaka bus :
amén âmen amen amen
2026-10-21 11:14:11
15
user2994906980452
Faustine samakungu ❤️ :
amen Mum,mais batu bazongisaka kk mabe, merci beaucoup pona conseil 🙏🙏🙏
2026-10-21 11:43:57
11
user7045230510961
user7045230510961 :
Amen Amen Amen maman vraiment nzambe aza malamu
2026-10-22 21:50:51
5
chancelvieelom
chancelvieelom :
maman bonjour , vraiment eza ngai je viens de totalisé 48 ans d'âge , ata muana te , mobali Ya sûr aza te , me na soungaka batou na moke oyo nazuaka , surtout bana Ya bato mosusu , maman Nzambe na yo asounga ngai , 🙏
2026-10-22 10:45:52
6
rose.mangala5
Rose Mangala :
❤️❤️❤️AMEN AMEN AMEN giogio sela
2026-10-22 11:04:08
3
simeon.muamba2
Simeon Diop vaillant héros :
Amen Amen Amen je reçois au nom de jésus christ et sauveur
2026-10-21 19:44:59
8
cocomuloki
Coco Muloki :
ameeeen 🙏🙏 demeurer bénie ma sœur 🙏
2026-10-22 09:39:04
6
wivinebolongawamb
[email protected] :
Amen Amen Amen Amen Amen Amen 🙏🙏
2026-10-22 21:43:25
3
paulkodja
paulkodja :
amen [Cœur rouge]
2026-10-22 09:07:01
7
matondo3340
matondo❤️‍🩹 :
amén amen
2026-10-22 12:27:54
2
doctamfutila
Docta Mfutila :
amen j reçois
2026-10-22 21:08:51
4
user7719666110560
M.P :
amen amen amen je recois
2026-10-21 15:08:28
3
niclette.yaato
Niclette yaato :
Amen Amen Amen maman 🙏
2026-10-21 11:48:20
3
user9169829269466
Blandine :
merci beaucoup pour votre vidéo 🙏🙏🙏🙏🙏
2026-10-21 13:03:52
3
user84400942990956
Emilie :
amen amen amen
2026-10-22 08:35:08
4
sacremabela224
sacre mabela :
amen amen amen
2026-10-22 21:48:28
1
milkam018
Milka m018 :
Amen, maman vous êtes bénis franchement 🙏
2026-10-22 10:01:07
3
patience.de.bundes
Patience de bundes :
AMEN AMEN AMEN MA SEOUR JE LE REÇOIS CETTE BÉNÉDICTION AU NOM PUISSANT DE JÉSUS CHRIST DE NAZARETH 🙏🏾😭😭🙏🏾
2026-10-26 15:01:52
2
florencekahindo8
florencekahindo55 :
amen ,baton basalaka NGA maybe ,nazongiselaka bango bolamo , merci
2026-10-26 20:04:23
1
ldjheeheh
user2948521720897 :
Amen au nom de jésus christ 🥰🥰🥰
2026-10-25 22:28:57
1
dominiquekande26
Dominique Tora :
Merci beaucoup ma soeur.Je reçois la bénédiction émanant de toi ma soeur .
2026-10-28 20:16:48
1
lingard21mpiana
delfin lingard mpiana21 :
Amennnnnnnnnnn 🙏
2026-10-23 07:55:37
1
To see more videos from user @maman.de.jumelle46, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sumpah… aku nulis ini sambil nahan air mata yang tumpah deras di pipi, dada sesak luar biasa, dan tangan gemetar hebat karena kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh kepedihan, dan membuatku menangis terisak sendirian di kamar, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku:  aku sudah berjuang mati-matian melawan sakit hipertensiku setiap hari, tapi malah dituduh sebagai istri yang tidak berbakti pada suami hanya karena fisikku melemah dan tidak bisa melayani kebutuhannya. Dan puncak dari segala kepedihan itu, aku malah digugat cerai di saat aku sedang berjuang bertahan hidup menahan sakit. Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur dalam sekejap, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kuanggap remeh.  Tiap kali kepalaku pusing berdenyut, leher belakang kerasa kaku banget, dan tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, aku selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir,  “Ah, paling cuma capek habis urus rumah, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter aku cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang kutumpuk tiap hari tanpa pernah mau peduli.  Aku hobi banget begadang sampai subuh demi ngerjain urusan rumah tangga tanpa henti,  menampung stres beban pikiran sendirian tanpa mau cerita ke suami, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan kurang minum air putih. Aku selalu mikir karena usianya masih muda dan badanku kelihatannya kuat, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya bener-bener mau pecah jadi berkeping-keping, pandangan gelap, dan sekujur tubuhku langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, keluargaku membawaku buru-buru ke IGD rumah sakit.  Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang.
Sumpah… aku nulis ini sambil nahan air mata yang tumpah deras di pipi, dada sesak luar biasa, dan tangan gemetar hebat karena kewarasanku benar-benar sudah di ambang batas kehancuran. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh kepedihan, dan membuatku menangis terisak sendirian di kamar, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku: aku sudah berjuang mati-matian melawan sakit hipertensiku setiap hari, tapi malah dituduh sebagai istri yang tidak berbakti pada suami hanya karena fisikku melemah dan tidak bisa melayani kebutuhannya. Dan puncak dari segala kepedihan itu, aku malah digugat cerai di saat aku sedang berjuang bertahan hidup menahan sakit. Semua mimpi indah rumah tangga kami hancur lebur dalam sekejap, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kuanggap remeh. Tiap kali kepalaku pusing berdenyut, leher belakang kerasa kaku banget, dan tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, aku selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis urus rumah, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter aku cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang kutumpuk tiap hari tanpa pernah mau peduli. Aku hobi banget begadang sampai subuh demi ngerjain urusan rumah tangga tanpa henti, menampung stres beban pikiran sendirian tanpa mau cerita ke suami, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, dan kurang minum air putih. Aku selalu mikir karena usianya masih muda dan badanku kelihatannya kuat, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas yang menghancurkan segalanya itu beneran datang. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak berubah jadi hantaman hebat kepala rasanya bener-bener mau pecah jadi berkeping-keping, pandangan gelap, dan sekujur tubuhku langsung ambruk lemas tak berdaya di hadapanku. Panik setengah mati, keluargaku membawaku buru-buru ke IGD rumah sakit. Tapi pas alat tensimeter dipasang di lengannya dan perawat selesai memompa... raut wajah petugas medis langsung berubah sangat panik dan tegang. "Ini tensinya melonjak sangat krisis terekstrem di angka 210/110!" seru perawat dengan nada buru-buru memanggil dokter spesialis. Kalimat vonis dari dokter setelahnya langsung bikin petir menyambar tepat di dadaku dan duniaku runtuh seketika: "Ibu mengalami Hipertensi Kritis yang memecahkan pembuluh darah di otaknya dan memicu ancaman Stroke Berat! Tekanan setinggi ini merusak sistem saraf, membuat fisik melemah total, dan butuh istirahat total serta pengobatan seumur hidup!" Detik itu juga, duniaku runtuh tak tersisa. Hidupku berubah jadi penjara penderitaan: raga lemas tersiksa menahan sakit, tidak bisa lagi menjalankan kewajiban sebagai istri, dan sebagai puncak dari segala kepedihan, suami yang seharusnya jadi tempat bersandar justru mendepakku, menuduhku tidak berbakti, dan melayangkan gugatan cerai di saat aku paling butuh dukungan hidupnya. #viral #fyp #darahtinggi #tekanandarahtinggi #hipertensi

About