@mabskykuningan: Senator Republik Dave McCormick di Hudson Institute memperingatkan AS terlena oleh “rasa aman palsu”. Ia mengklaim hingga 90% anggaran pertahanan AS membiayai teknologi yang sudah puluhan tahun, sementara belanja China untuk cara perang baru nyaris sebanding. Contohnya, Ukraina disebut memproduksi 10.000 drone per hari, AS sekitar 100.000 per tahun. Solusinya: gandeng Jepang dan Korea Selatan, serta cabut status perdagangan normal permanen untuk China. Izin proyek energi AI di AS butuh 5-6 tahun, di China kurang dari 6 bulan. Tapi laporan media meragukan investasi Hanwha di galangan kapal Philadelphia. Gak semua di Washington sejalan! Sehari setelah Trump mendukung Netanyahu, Wapres JD Vance di podcast Mark Halperin (Senin) menolak ikut mendukung. Katanya, ia tidak ikut campur dalam pemilu Israel, hanya mendukung kandidat Amerika dan fokus ke pemilu sela. Saat didesak, ia bilang tidak menolak dan tidak juga mendukung dukungan Trump. Vance juga menegaskan dukungan AS ke Israel harus berlanjut. Pemilu Israel 27 Oktober disebut sangat ketat dengan jajak pendapat yang terbelah. Nah, plot twist-nya: Menteri Perang AS Pete Hegseth mendadak ke Israel Senin (19/10), bertemu Netanyahu dan Menhan Israel Katz di pangkalan udara Ovda, menurut Axios. Pentagon dan kantor Netanyahu tak berkomentar; Hegseth hanya bilang mengunjungi pasukan AS di wilayah CENTCOM. Pembahasan disebut soal Iran, Houthi vs Arab Saudi, dan kemungkinan operasi tempur besar dilanjutkan. Posisi AS disebut menghindari eskalasi sampai setelah pemilu sela 3 November. Trump masih menimbang kesepakatan dengan Iran atau jalur keras. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy bertemu utusan AS Steve Witkoff di Oslo, Selasa, bersama PM Norwegia Jonas Gahr Store dan Presiden Finlandia Alexander Stubb. Jared Kushner ikut secara daring karena sakit. Zelenskyy sebelumnya bicara “substantif” dengan Menlu Marco Rubio soal pencegat rudo, intelijen, dan Starlink/Starshield yang menurutnya harus dipulihkan. Rubio membantah ada penahanan yang disengaja. Beralih ke Asia. persaingan benar-benar memanas di Laut China Selatan! Militer China (PLA) menuduh kapal tempur pesisir AS USS Charleston “secara ilegal masuk” perairan dekat Sabina Shoal pada Selasa dini hari tanpa izin Beijing. China bilang sudah mengirim pasukan untuk melacak dan memantau, dan pasukannya siaga penuh. Juru bicara militer Filipina menyatakan kapal itu tak melanggar wilayah China dan tak perlu izin melintasi perairan internasional. Sabina Shoal berada di zona ekonomi eksklusif Filipina. Filipina juga menegur Dubes China Jing Quan atas ucapan yang dianggap 4nc4m4n. Semua ketegangan ini bikin investor lari ke aset aman. Harga emas naik karena ketidakpastian geopolitik dari Timur Tengah sampai Asia Timur terus meningkat. #fyp #viral #beranda #as #china ------------------- Ilustrasi dan naskah dirangkum oleh AI, tapi bukan rekayasa AI, semua isi berdasarkan berita fakta surat kabar tertera di narasumber di gambar! Jadi fakta no hoks. Yuk Follow, Repost, Save atau share jika menurutmu artikel ini bermanfaat ^^

mabsky_kuningan
mabsky_kuningan
Open In TikTok:
Region: ID
Wednesday 21 October 2026 10:23:30 GMT
7902
68
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @mabskykuningan, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About