@bilel.lachine: #شعب_الصيني_ماله_حل😂😂 #قسنطينة_قسنطينية_حاجب_وعوينة

Bilel lachine
Bilel lachine
Open In TikTok:
Region: DZ
Wednesday 21 October 2026 11:00:26 GMT
9041
336
30
15

Music

Download

Comments

omaima_sd
๏๓คเ๓ค ร๔ 🍂 :
وين خويا
2026-10-28 13:12:45
0
ooaiaib365
💉💉🌡chirurgie cardiaque 🫀🫀 :
نحتاج واحد الولد خويا بليز ديرو توصيل
2026-10-22 14:10:30
1
marimmimi41
Only Moha % :
رد عليا الله يحفضك
2026-10-25 20:57:25
0
perlenoir025
perle noir :
Fih les couloure
2026-10-21 11:14:15
2
anfalfofo01
متجر انفال 🤩 :
نيميرو ديالك خويا
2026-10-25 19:48:06
1
user1946863762813
ميمي ميمي :
كاين توصيل
2026-10-23 19:58:39
0
rabah.bouchemal
boxbou :
وين في قسنطينة
2026-10-21 15:05:22
0
cikobi39
cikobi39 :
وين وكاين توصيل؟
2026-10-22 08:16:01
0
happy.queene
happy :
وين بلاصة الحانوت من فضلك
2026-10-22 18:13:39
0
sara.yahia.amare
Hãythäm yåhyā :
[مؤثر][يضحك]انا نشريه ادا كاين توصيل
2026-10-21 12:20:16
0
mastfasolo
Mouss Milano35 :
توصيل كاين بومرداس
2026-10-24 14:09:04
0
user861369235
Mahdi Mahdi :
مكانش أيفون 13برومكس كوبي
2026-10-21 12:18:42
0
mimita7530
🩷𝕄𝕚𝕞𝕚 🩷 :
عندي واحد كيفو نبيع فيه مليون ونص
2026-10-21 15:37:00
0
mmray40
𝐀𝐲𝐦𝐞𝐧 𝐛𝐨𝐮𝐫𝐚𝐡𝐥𝐚 :
😉😉😉
2026-10-21 12:23:05
0
bihoutiger
Bichou tiger :
💪💪💪
2026-10-21 11:16:43
2
fayceldima
إبن الخياط Mido :
🥰🥰🥰
2026-10-24 14:54:26
0
mohamed.ali10586
mohamed ali10 :
🥰🥰🥰
2026-10-22 20:52:07
0
user883782364
Aziz Aziz :
🥰🥰🥰
2026-10-21 11:15:26
0
bi.__.buu
bi.__.buu :
❤️❤️❤️
2026-10-23 13:46:40
0
moh64483
Moh :
[Réconfortant][Réconfortant][Réconfortant]
2026-10-26 15:52:20
0
To see more videos from user @bilel.lachine, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kapten kapal tanker MT Honour 25, Ashari Samadikun (34), menceritakan detik-detik penyelamatan dirinya bersama kru setelah disandera perompak di perairan Somalia selama lebih dari lima bulan. Ashari dan 17 kru lainnya disandera sejak 21 April 2026 dan dibebaskan pada 29 September 2026. Dari total 18 orang di kapal, empat di antaranya merupakan warga negara Indonesia (WNI), yakni Ashari, Wahudinanto (48), Adi Faizal (27) asal Bulukumba, dan Fiki Mutakin (25). Ditemui di kediamannya di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (8/10/2026), Ashari menceritakan pengalaman mencekam tersebut dengan didampingi kedua orangtuanya. Menurut Ashari, proses penyelamatan oleh militer Puntland, wilayah semiotonom di timur laut Somalia, berubah menjadi baku tembak selama sekitar enam jam. Sebelum operasi penyelamatan, Ashari sempat melakukan panggilan video dengan tenaga medis bernama Mr Leslie yang disebut berasal dari Inggris dan diutus pemerintah.
Kapten kapal tanker MT Honour 25, Ashari Samadikun (34), menceritakan detik-detik penyelamatan dirinya bersama kru setelah disandera perompak di perairan Somalia selama lebih dari lima bulan. Ashari dan 17 kru lainnya disandera sejak 21 April 2026 dan dibebaskan pada 29 September 2026. Dari total 18 orang di kapal, empat di antaranya merupakan warga negara Indonesia (WNI), yakni Ashari, Wahudinanto (48), Adi Faizal (27) asal Bulukumba, dan Fiki Mutakin (25). Ditemui di kediamannya di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (8/10/2026), Ashari menceritakan pengalaman mencekam tersebut dengan didampingi kedua orangtuanya. Menurut Ashari, proses penyelamatan oleh militer Puntland, wilayah semiotonom di timur laut Somalia, berubah menjadi baku tembak selama sekitar enam jam. Sebelum operasi penyelamatan, Ashari sempat melakukan panggilan video dengan tenaga medis bernama Mr Leslie yang disebut berasal dari Inggris dan diutus pemerintah. "Saya sempat video call, sempat dia tanyakan keadaan awak semua. Dia bilang, kami butuh garansi dari pembajak bahwa kru semua selamat," kata Ashari. Ashari kemudian diminta mengarahkan kapal dari Durdura menuju Dinawda yang berjarak sekitar 170 mil, meski kondisi mesin hanya sekitar 30 persen. "Saya tidak yakin kapal bisa bergerak karena kondisi kesehatan mesin saya cuma 30 persen," ujarnya. Dalam perjalanan, para perompak mendapat informasi bahwa kapal lain bernama Busati diserang sehingga mereka memasang senjata di sekeliling kapal. Beberapa hari kemudian, seluruh kru diminta salat Subuh berjamaah sebelum diikat di dek kapal. "Jadi kami salat Subuh berjamaah, kami selesai salat Subuh berjamaah itu kru saya diikat semua di dek," tuturnya. Ashari menghubungi sejumlah pihak, termasuk MSISC, organisasi nonpemerintah asal Pakistan, dan pemerintah Indonesia, untuk meminta agar kapal mereka tidak diserang karena para kru masih terikat. "Pak, minta tolong jangan ada serang kapal ini karena yang paling pertama mereka bunuh kalau ada apa-apa anggota saya. Kami semua di sini," kata Ashari. Namun, situasi berubah ketika sebuah kapal besar mendekat sekitar pukul 08.00 waktu setempat pada 29 September 2026. Para perompak mengira kapal tersebut merupakan pasukan yang hendak menyerang mereka. Tak lama kemudian, tembakan terdengar dan menurut Ashari berlangsung hingga sekitar pukul 14.00 waktu setempat. Ashari berulang kali meminta tim penyelamat menghentikan tembakan karena khawatir peluru mengenai kru yang masih terikat di dek. "Saya bilang, jangan tembak, jangan tembak. Kru saya ada di dek, kru saya mereka ikat di dek, jangan tembak," ucapnya. Akibat baku tembak, bagian kapal, termasuk pagar dek dan anjungan, mengalami kerusakan. "Saya tidak pernah lihat peluru sebanyak itu selama hidup saya ini. Itu dek semua railing-railing itu meletus meletup terus, itu bridge saya hancur-hancur," kata Ashari. Di tengah situasi tersebut, Ashari melihat Fiki Mutakin terkapar dengan tubuh bersimbah darah. "Fiki ditembak. Saya suruh berhenti, itu dia sempat berhenti sejenak. Pas saya lihat berdiri, Fiki sudah terkapar, saya lihat penuh darah," tuturnya. Ashari mengatakan, tembakan terus berlangsung dari arah laut dan darat hingga sejumlah kru di dek terkapar. Ia menyebut lima kru meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka, sedangkan tujuh orang selamat. Menurut Ashari, para kru terkena tembakan dari pihak perompak yang panik saat operasi penyelamatan berlangsung. "Kru ditembak dari pembajak karena pembajak panik," ujarnya. Melihat banyak anak buahnya terkapar, Ashari mengaku tak mampu menahan tangis. "Saya bilang, meninggal kru saya. Di situ saya tidak berhenti menangis," katanya. Ashari kemudian turun dari anjungan untuk membantu kru yang masih hidup dan terluka. Ia kembali meminta tim penyelamat menghentikan tembakan agar para sandera bisa turun dari kapal. "Saya bilang, stop! Stop! Mereka sudah mau turun. Kasih saya waktu, kau bilang 30 menit," ujarnya. #tiktokberita

About