@klaudia.savings: Das tägliche Budget bei Monemon hat alles verändert #deutschland #finanztipps #budgetingtips #genz #monemonapp

financegirl
financegirl
Open In TikTok:
Region: DE
Wednesday 21 October 2026 11:06:38 GMT
345
26
4
3

Music

Download

Comments

hannah.savings
hannah.savings :
Isso
2026-10-21 11:08:05
2
henni.dailyfinanc
henni.dailyfinance :
Yessss
2026-10-21 11:47:09
1
To see more videos from user @klaudia.savings, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

📰 ANEUK GAMPONG | PIDIE, ACEH Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto membeberkan kronologi pengungkapan laboratorium narkotika ilegal yang diduga berkaitan dengan jaringan internasional di Kabupaten Pidie, Aceh. Kasus ini bermula dari penelusuran pergerakan metamfetamin cair yang diduga dikirim dari kawasan Myanmar utara melalui Laos dan Thailand. Dilansir dari BeritaKini.co, Suyudi menjelaskan bahwa jaringan tersebut telah terdeteksi sejak Februari 2026. Ratusan kilogram metamfetamin cair dilaporkan tiba di Banda Aceh pada 18 Mei 2026. Pada akhir Juni 2026, jaringan tersebut kembali mengirim hampir satu ton metamfetamin cair melalui jalur yang sama. Cairan itu disebut disamarkan dalam kaleng hijau bermerek Titan Pro untuk mengelabui petugas. Penyelidikan kemudian mengarah pada sejumlah orang, termasuk dua warga negara Tiongkok berinisial LJ (45) dan XM (42), yang diduga berperan sebagai ahli kimia dalam proses produksi sabu. Keduanya diketahui beberapa kali melakukan perjalanan ke wilayah Aceh dan Malaysia. Menurut keterangan Kapolri, tim gabungan juga menerima informasi dari National Narcotics Control Commission (NNCC) China pada 18 Oktober 2026 mengenai dimulainya proses produksi sabu. Informasi lanjutan menyebut adanya instruksi untuk mempercepat produksi dan pengemasan. Setelah mengetahui sebagian barang bukti mulai didistribusikan, tim gabungan memutuskan melakukan penindakan pada Rabu, 21 Oktober 2026. Operasi tersebut akhirnya mengungkap laboratorium narkotika ilegal di kawasan Jalan Beureuneun–Kembang Tanjong, Gampong Ulee Tutue, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie. Pengungkapan ini menjadi perhatian karena diduga melibatkan jaringan narkotika lintas negara dengan jalur pengiriman dan proses produksi yang telah dipantau selama berbulan-bulan. Sumber artikel: BeritaKini.co Yuk, berkomentar dengan bijak dan sopan!
📰 ANEUK GAMPONG | PIDIE, ACEH Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto membeberkan kronologi pengungkapan laboratorium narkotika ilegal yang diduga berkaitan dengan jaringan internasional di Kabupaten Pidie, Aceh. Kasus ini bermula dari penelusuran pergerakan metamfetamin cair yang diduga dikirim dari kawasan Myanmar utara melalui Laos dan Thailand. Dilansir dari BeritaKini.co, Suyudi menjelaskan bahwa jaringan tersebut telah terdeteksi sejak Februari 2026. Ratusan kilogram metamfetamin cair dilaporkan tiba di Banda Aceh pada 18 Mei 2026. Pada akhir Juni 2026, jaringan tersebut kembali mengirim hampir satu ton metamfetamin cair melalui jalur yang sama. Cairan itu disebut disamarkan dalam kaleng hijau bermerek Titan Pro untuk mengelabui petugas. Penyelidikan kemudian mengarah pada sejumlah orang, termasuk dua warga negara Tiongkok berinisial LJ (45) dan XM (42), yang diduga berperan sebagai ahli kimia dalam proses produksi sabu. Keduanya diketahui beberapa kali melakukan perjalanan ke wilayah Aceh dan Malaysia. Menurut keterangan Kapolri, tim gabungan juga menerima informasi dari National Narcotics Control Commission (NNCC) China pada 18 Oktober 2026 mengenai dimulainya proses produksi sabu. Informasi lanjutan menyebut adanya instruksi untuk mempercepat produksi dan pengemasan. Setelah mengetahui sebagian barang bukti mulai didistribusikan, tim gabungan memutuskan melakukan penindakan pada Rabu, 21 Oktober 2026. Operasi tersebut akhirnya mengungkap laboratorium narkotika ilegal di kawasan Jalan Beureuneun–Kembang Tanjong, Gampong Ulee Tutue, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie. Pengungkapan ini menjadi perhatian karena diduga melibatkan jaringan narkotika lintas negara dengan jalur pengiriman dan proses produksi yang telah dipantau selama berbulan-bulan. Sumber artikel: BeritaKini.co Yuk, berkomentar dengan bijak dan sopan!

About