@inidiiyaa_: tadi sempat mikir ada apaa yaaa kok jalannya rame, ternyata hari santri ya dear besok 22 Oktober 2026 #harisantri #gresik #sucigresik #gresik24jam #gresiktiktok

iyang || Hai Dear👋
iyang || Hai Dear👋
Open In TikTok:
Region: ID
Wednesday 21 October 2026 14:36:48 GMT
61358
3194
32
572

Music

Download

Comments

ballbills
BallBills :
Potret para santri
2026-10-21 14:40:12
56
salsayina495
خديجة :
boleh pakek fitinya kak 🙏
2026-10-21 22:00:05
4
choco_matcha060
🌺💐💐 :
itu kapan kak
2026-10-22 02:43:37
0
andinimania1
Lasari Mania :
kangen banget jadi anak pondok 😔
2026-10-22 02:25:49
0
adelia_ns34
Delin_ramdhani :
Masyaallah terharu banget Aq..
2026-10-22 02:26:40
0
fl0wpuff__
🍒 :
PLIS MAU IKUTTTTT JANJI GA KEBELET PIPIS
2026-10-21 16:04:05
3
ilvi.nabila
Ilvi Nabila :
di suci manyar ada saudara ku🥰🥰🥰
2026-10-22 02:17:53
0
nunuk477
nunuk477 :
anak lanang satri ku m.haikal bagus🥰
2026-10-22 02:40:10
0
user1447806124462
siti :
semalam ini,pondok mambaus solihin,suci gresik,mbah Abi kh.masbuqin👍🥰🥰
2026-10-22 03:49:56
0
salmaa0121
𝙚𝙣𝙜𝙚𝙣𝙚𝙜𝙪𝙢𝙪𝙪𝙨𝙝🥰🥰 :
kapan iki?
2026-10-22 01:54:28
0
anisaputrisw_
anisa𐙚 :
adeku mondok di suci semoga sehat" dia
2026-10-22 01:24:22
1
hariy083
hariy083 :
santri MBS ada anaku disitu🥰
2026-10-22 00:55:33
1
cucukhudaifatin.d
fens_yiheng😘 :
seru banget liat nya
2026-10-21 17:34:10
0
hiii_ly4
Hii..Ly4🖤 :
berarti semua santri putra keluar ya kak,anakku ikutan berarti😅
2026-10-22 01:43:47
0
princesshifa17
princes :
kapan kak?
2026-10-22 00:16:12
0
fatihriskireal
fatihriskireal :
kok gwa ga tau
2026-10-22 00:01:37
0
user88772249353
devina :
MasyaAllah pondok aku dl
2026-10-21 22:58:00
0
gelsiaisyah3
⋆. 𐙚 ˚𝐏𝐈𝐍𝐊𝐈𝐄!?💐 :
baru tau soalnya ga keluar rumah
2026-10-21 22:27:30
0
noviazalluha
mamafa♡ :
maa syaa allah kalo santri suci keluar semua baris gitu sepanjang apa ya😅
2026-10-22 04:25:13
0
mas_mak69
Mas_Mas_Jawa :
lah deso ku
2026-10-21 20:23:04
0
ratna000001
ratna000001 :
masya allah semangat buat semua yg bergelar santri ...keren barik wa ridhollah🤲🤲🥰🥰🥰
2026-10-21 22:17:00
0
biezzd_
bidd______ :
pondok mbs putri sampek keliatan
2026-10-21 23:52:25
0
userrrr130725
🪼 :
@60518._
2026-10-21 16:18:39
0
minhoshinebunny_
nanayy🤍🤸 :
@Zoroo💋💋 @ameliya kenapa besok sihh ga sekarang ajaa😭
2026-10-21 22:16:12
0
sangmuhasabah1997
Presiden 2029 ☺️ :
Dari Alumni yang tersesat dunia luar , 22 oktober 2026 mengucapkan "Selamat Hari Santri 2026 untuk santri seluruh Nusantara" 🤍🤍🤍 #Alumni rindu pondok
2026-10-22 02:35:39
1
aaaauuuum
aaaaa :
Pov Mambaus sholihin mulai viral semoga berkah
2026-10-22 04:53:00
0
To see more videos from user @inidiiyaa_, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Banyak yang mengira GERD hanyalah gangguan pencernaan biasa yang jarang terjadi. Padahal kalau dilihat dari berbagai penelitian di rumah sakit-rumah sakit Indonesia, jumlah penderitanya ternyata cukup besar, bahkan di beberapa tempat lebih tinggi dibandingkan rata-rata negara Asia lainnya. Menariknya, hingga saat ini Indonesia belum memiliki data epidemiologi nasional yang pasti soal berapa banyak penduduknya yang mengidap GERD. Namun dari sejumlah penelitian berbasis rumah sakit, gambarannya cukup meyakinkan. Salah satu penelitian di RSUPN Cipto Mangunkusumo Jakarta menemukan bahwa dari seluruh pasien yang menjalani pemeriksaan endoskopi karena keluhan pencernaan, sekitar 22,8 persen di antaranya ternyata mengalami esofagitis, yaitu peradangan kerongkongan akibat refluks asam lambung yang sudah cukup parah. Sementara itu, penelitian di RSUD Dr. Soetomo Surabaya menunjukkan pola yang juga menarik, jumlah penderita GERD cenderung terus meningkat seiring pertambahan usia, terutama mulai rentang usia 31 tahun ke atas. Studi lain di kalangan pelajar bahkan menemukan angka kejadian GERD yang cukup tinggi, berkisar 30 hingga 50 persen tergantung lokasi penelitian, dengan kebiasaan konsumsi kopi kekinian disebut sebagai salah satu faktor yang berkontribusi. Dibandingkan negara-negara Asia Timur yang umumnya mencatat prevalensi GERD sekitar 2 hingga 8 persen, sejumlah data dari rumah sakit di Indonesia justru menunjukkan angka yang lebih tinggi. Hal ini diperkirakan berkaitan dengan faktor gaya hidup, pola makan, dan kebiasaan sehari-hari masyarakat yang terus berubah, mulai dari konsumsi kopi berlebihan, makanan cepat saji, hingga tingkat stres yang semakin tinggi di kalangan usia produktif. Belum adanya data nasional yang menyeluruh justru menjadi tantangan tersendiri. Tanpa gambaran pasti soal skala permasalahannya, banyak kasus GERD yang mungkin belum terdeteksi atau masih dianggap keluhan ringan yang tidak perlu diperiksakan ke dokter. Kalau kamu termasuk yang sering mengalami gejala seperti perih di ulu hati, dada terasa panas, atau mual berulang, jangan tunggu sampai jadi statistik yang terlambat tertangani. Memeriksakan diri sejak gejala awal muncul jauh lebih baik daripada menunggu kondisi memburuk. Bagikan ke orang terdekatmu, biar lebih banyak yang sadar bahwa GERD bukan masalah kecil di Indonesia. Sumber: Alomedika,
Banyak yang mengira GERD hanyalah gangguan pencernaan biasa yang jarang terjadi. Padahal kalau dilihat dari berbagai penelitian di rumah sakit-rumah sakit Indonesia, jumlah penderitanya ternyata cukup besar, bahkan di beberapa tempat lebih tinggi dibandingkan rata-rata negara Asia lainnya. Menariknya, hingga saat ini Indonesia belum memiliki data epidemiologi nasional yang pasti soal berapa banyak penduduknya yang mengidap GERD. Namun dari sejumlah penelitian berbasis rumah sakit, gambarannya cukup meyakinkan. Salah satu penelitian di RSUPN Cipto Mangunkusumo Jakarta menemukan bahwa dari seluruh pasien yang menjalani pemeriksaan endoskopi karena keluhan pencernaan, sekitar 22,8 persen di antaranya ternyata mengalami esofagitis, yaitu peradangan kerongkongan akibat refluks asam lambung yang sudah cukup parah. Sementara itu, penelitian di RSUD Dr. Soetomo Surabaya menunjukkan pola yang juga menarik, jumlah penderita GERD cenderung terus meningkat seiring pertambahan usia, terutama mulai rentang usia 31 tahun ke atas. Studi lain di kalangan pelajar bahkan menemukan angka kejadian GERD yang cukup tinggi, berkisar 30 hingga 50 persen tergantung lokasi penelitian, dengan kebiasaan konsumsi kopi kekinian disebut sebagai salah satu faktor yang berkontribusi. Dibandingkan negara-negara Asia Timur yang umumnya mencatat prevalensi GERD sekitar 2 hingga 8 persen, sejumlah data dari rumah sakit di Indonesia justru menunjukkan angka yang lebih tinggi. Hal ini diperkirakan berkaitan dengan faktor gaya hidup, pola makan, dan kebiasaan sehari-hari masyarakat yang terus berubah, mulai dari konsumsi kopi berlebihan, makanan cepat saji, hingga tingkat stres yang semakin tinggi di kalangan usia produktif. Belum adanya data nasional yang menyeluruh justru menjadi tantangan tersendiri. Tanpa gambaran pasti soal skala permasalahannya, banyak kasus GERD yang mungkin belum terdeteksi atau masih dianggap keluhan ringan yang tidak perlu diperiksakan ke dokter. Kalau kamu termasuk yang sering mengalami gejala seperti perih di ulu hati, dada terasa panas, atau mual berulang, jangan tunggu sampai jadi statistik yang terlambat tertangani. Memeriksakan diri sejak gejala awal muncul jauh lebih baik daripada menunggu kondisi memburuk. Bagikan ke orang terdekatmu, biar lebih banyak yang sadar bahwa GERD bukan masalah kecil di Indonesia. Sumber: Alomedika, "Epidemiologi GERD" Jurnal Health and Science Gorontalo, prevalensi data RSUPN Cipto Mangunkusumo dan RSUD Dr. Soetomo Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan diagnosis atau saran tenaga medis profesional. #kesehatan #kesehatanindonesia #infokesehatan #edukasikesehatan #tipssehat

About