Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@indria995_: @Daily Care by Unilever #RexonaIncuOKT #MostSVRexona #RexonaAffiliateSquad #Rexona
indria_
Open In TikTok:
Region: ID
Wednesday 21 October 2026 17:36:36 GMT
15
1
1
1
Music
Download
No Watermark .mp4 (
1.05MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
1.05MB
)
Watermark .mp4 (
1.09MB
)
Music .mp3
Comments
Iiesh🌸 :
Rekomend 🥰
2026-10-22 04:08:13
0
To see more videos from user @indria995_, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
#NederlandsLeren #LeerNederlands #Nederlands #DutchTok #TaalTok
#volleyball #fyp
Vous aimez ce format? 🥰 #zara #rhode #victoriasecret #sanmarina
Dana Rp5,5 Miliar Tertahan, Nasabah LKM Karawang Ancam Adukan Kasus ke Bupati dan Gubernur KARAWANG — Puluhan nasabah Lembaga Keuangan Mikro (LKM) di Kabupaten Karawang menuntut kepastian atas pengembalian uang tabungan mereka yang macet selama berbulan-bulan. Ketidakpastian manajemen dalam mencairkan dana simpanan membuat para nasabah kecewa, lantaran proses audit dan investigasi dinilai berbelit-belit tanpa memberikan tanggal pencairan yang pasti. Koordinator audiensi sekaligus nasabah LKM Karawang asal Kecamatan Pakisjaya, Meri Riana, mengungkapkan bahwa para nasabah kembali diminta untuk bersabar dan menunggu proses klarifikasi serta audit selama dua bulan ke depan. Padahal, sebelumnya mereka telah menunggu pencairan selama enam bulan, sehingga total masa penantian kini genap menjadi delapan bulan. "Belum ada kepastian mengenai jawaban. Kami disuruh menunggu lagi selama dua bulan untuk proses klarifikasi dan audit. Selama ini nasabah sudah menunggu enam bulan, jadi totalnya delapan bulan. Ujung-ujungnya kami hanya diminta bersabar," tegas Meri, Jumat (23/10). Meri mencatat, total kerugian dari 34 nasabah yang terdata di kelompoknya mencapai Rp5,5 miliar dengan nominal kerugian yang bervariasi. Menurutnya, ada nasabah yang mengalami kerugian hingga sekitar Rp700 juta, bahkan tidak sedikit yang seluruh dana tabungannya ludes tak tersisa. Berbagai upaya diplomatis telah ditempuh oleh para nasabah untuk menuntut hak mereka. Mereka tercatat telah mendatangi Kantor Bupati Karawang, Gedung DPRD Kabupaten Karawang, Gedung Pakuan, hingga meminta bantuan langsung kepada Gubernur Jawa Barat. Dalam komunikasi tersebut, Gubernur dikabarkan baru menerima informasi ini pada tanggal 20, sedangkan pihak Bupati Karawang menyampaikan baru mengetahui permasalahan tersebut sejak dua bulan lalu. Meski dilanda ketidakpastian, para nasabah saat ini masih enggan mengambil jalur hukum formal seperti melapor ke kepolisian atau kejaksaan. Mereka memprioritaskan penyelesaian secara damai agar dana tabungan dapat segera kembali utuh, tanpa harus memperumit proses melalui prosedur sengketa hukum atau mengoreksi manajemen LKM yang bermasalah. Permasalahan ini bermula dari kendala sistemik dalam pengelolaan dana simpanan, seperti skema deposito yang menyebabkan kemacetan arus kas pencairan. Padahal, selama kurang lebih delapan tahun bertransaksi, aktivitas menabung warga berjalan normal layaknya perbankan umum. Kejadian serupa sempat terjadi pada tahun 2022 lalu, namun kala itu dana nasabah berhasil dicairkan dalam kurun waktu satu bulan. Mayoritas korban yang terdampak merupakan masyarakat kecil yang menggantungkan hidupnya dari sektor informal dan pertanian, seperti di kawasan pasar dan pertanian. Salah satu nasabah, Eriyanto (26), mengaku dana tabungannya sebesar Rp16 juta yang dikumpulkan sejak tahun lalu kini tidak dapat ditarik. Keterangan dari pihak pengelola LKM dinilainya selalu berbelit-belit dan tidak pernah memberikan kepastian tanggal pencairan. "Kerugiannya uang saya jadi susah diambil, sudah sekitar enam bulanan terjadi. Total tabungan saya ada Rp16 juta yang dikumpulkan dari tahun kemarin. Keterangan dari pihak pengelola alasannya selalu berputar-putar dan tidak jelas, tidak ada janji atau kepastian tanggal pencairan," ungkap Eriyanto. Menanggapi desakan dan keluhan nasabah tersebut, Komisaris LKM Karawang, Dadan, meminta masyarakat dan para nasabah untuk memberikan tenggat waktu. Pihaknya menegaskan bahwa manajemen saat ini tengah menunggu hasil penanganan internal. "Kami meminta waktu dua bulan untuk menunggu hasil investigasi dari pihak Inspektorat," ujar Dadan singkat. #karawang #lkmkarawang
What on earth am I looking at #mise #mealplanner #mealprep #foodies #recipes
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy