@omg.karina: I miss whiplash era 🥹🥹 #aespa #whiplash #kpopfyp #song #viral

NINGNING | KISS N TELL 💋
NINGNING | KISS N TELL 💋
Open In TikTok:
Region: SE
Wednesday 21 October 2026 16:24:50 GMT
19558
1994
9
80

Music

Download

Comments

skzxyqw
Agnes ( seeing aespo ) :
TWO YEARS ALREADY?
2026-10-21 18:43:11
51
alex._mmv
alejandro 7 :
cuál es el nombre de la que comenzó cantando "sexy"
2026-11-05 01:11:10
0
imnotkajkustkaaa_7323
⊹˚୨୧ Kajusss ⊹ ܀ :
DAMN TWO YEARS??
2026-10-21 17:17:04
6
milanistiletto
mimi :
2 years of pure joy
2026-10-21 23:46:12
1
tvdandspn
𝑚𝑢𝑙𝑡𝑦𝑥𝑠𝑜𝑛𝑦𝑎 :
I'm obsessed with this song
2026-10-21 19:50:32
4
germanjiwon
German Liz 🇷🇸☦️☦ :
like it was yesterday <3
2026-10-21 17:40:24
2
ketchupnnlemonade
ketchupnnlemonade :
2026-10-21 19:19:57
3
user7214696313845
어둠의해결사 :
😁😁😁
2026-11-03 21:57:57
0
user90011367485254
リーダー :
😍😍😍
2026-11-04 07:48:26
0
To see more videos from user @omg.karina, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kasus dugaan penyalahgunaan uang iuran kelompok pemuda Protolan Gank untuk mengikuti Sempu Carnival 2026 mulai terungkap dari sisi kronologi. YD, pemuda yang mengelola dana kelompok tersebut, disebut sempat merasa lega karena hampir mendapatkan dua sponsor untuk membiayai kebutuhan sound system dan perlengkapan lainnya. Namun, harapan itu buyar setelah kedua sponsor dikabarkan mundur menjelang pelaksanaan acara. Camat Sempu, Mujito, mengatakan hal tersebut diketahui setelah dirinya meminta penjelasan langsung kepada YD terkait persoalan yang belakangan viral di media sosial itu. “Saat saya tanyai, dia (YD) hampir mendapatkan dua sponsor yang siap membayar biaya sound system dan perlengkapan lainnya. Makanya dia sempat bernapas lega,” kata Mujito, saat dikonfirmasi, Selasa (03/11/2026). Menurut Mujito, situasi berubah ketika dua sponsor tersebut menarik diri sekitar dua hari sebelum pelaksanaan check sound, Jumat (30/11). YD yang semula berharap biaya kegiatan bisa ditanggung sponsor akhirnya kebingungan karena masih harus menyelesaikan pembayaran kepada sejumlah pihak. “Ketika dua hari sebelum pelaksanaan check sound, ternyata kedua sponsor itu menarik diri. Akhirnya dia bingung dan tidak bisa menyampaikan persoalan itu kepada pemuda setempat,” jelasnya. Persoalan tersebut kemudian mencuat setelah YD tidak mampu melunasi biaya sound system dan kebutuhan lain sesuai kesepakatan. Masalah yang awalnya berada di lingkup kelompok pemuda itu akhirnya menjadi perbincangan luas setelah ramai di media sosial. Mujito menyebut, berdasarkan pengakuan YD kepadanya, uang iuran yang terkumpul memang sempat digunakan untuk kepentingan pribadi. Penggunaan dana itu disebut berlangsung sedikit demi sedikit hingga akhirnya jumlah uang yang tersedia tidak lagi mencukupi untuk membayar kebutuhan acara. “Memang dipakai untuk kepentingan pribadi. Dipakainya itu tidak utuh. Saat ada yang menarik iuran, dananya dipakai sedikit-sedikit, seratus, dua ratus, tidak terasa tiba-tiba habis,” ungkap Mujito, menyampaikan penjelasan YD. [LANJUT DI KOLOM KOMENTAR...] #bwi24jam #bwi24jamnov26
Kasus dugaan penyalahgunaan uang iuran kelompok pemuda Protolan Gank untuk mengikuti Sempu Carnival 2026 mulai terungkap dari sisi kronologi. YD, pemuda yang mengelola dana kelompok tersebut, disebut sempat merasa lega karena hampir mendapatkan dua sponsor untuk membiayai kebutuhan sound system dan perlengkapan lainnya. Namun, harapan itu buyar setelah kedua sponsor dikabarkan mundur menjelang pelaksanaan acara. Camat Sempu, Mujito, mengatakan hal tersebut diketahui setelah dirinya meminta penjelasan langsung kepada YD terkait persoalan yang belakangan viral di media sosial itu. “Saat saya tanyai, dia (YD) hampir mendapatkan dua sponsor yang siap membayar biaya sound system dan perlengkapan lainnya. Makanya dia sempat bernapas lega,” kata Mujito, saat dikonfirmasi, Selasa (03/11/2026). Menurut Mujito, situasi berubah ketika dua sponsor tersebut menarik diri sekitar dua hari sebelum pelaksanaan check sound, Jumat (30/11). YD yang semula berharap biaya kegiatan bisa ditanggung sponsor akhirnya kebingungan karena masih harus menyelesaikan pembayaran kepada sejumlah pihak. “Ketika dua hari sebelum pelaksanaan check sound, ternyata kedua sponsor itu menarik diri. Akhirnya dia bingung dan tidak bisa menyampaikan persoalan itu kepada pemuda setempat,” jelasnya. Persoalan tersebut kemudian mencuat setelah YD tidak mampu melunasi biaya sound system dan kebutuhan lain sesuai kesepakatan. Masalah yang awalnya berada di lingkup kelompok pemuda itu akhirnya menjadi perbincangan luas setelah ramai di media sosial. Mujito menyebut, berdasarkan pengakuan YD kepadanya, uang iuran yang terkumpul memang sempat digunakan untuk kepentingan pribadi. Penggunaan dana itu disebut berlangsung sedikit demi sedikit hingga akhirnya jumlah uang yang tersedia tidak lagi mencukupi untuk membayar kebutuhan acara. “Memang dipakai untuk kepentingan pribadi. Dipakainya itu tidak utuh. Saat ada yang menarik iuran, dananya dipakai sedikit-sedikit, seratus, dua ratus, tidak terasa tiba-tiba habis,” ungkap Mujito, menyampaikan penjelasan YD. [LANJUT DI KOLOM KOMENTAR...] #bwi24jam #bwi24jamnov26

About