@ryledylantalotalo: hangak nmn uy grave taba na gyud ko#pyp #fypシ゚viral

Miss Abu Dhabi 🥰
Miss Abu Dhabi 🥰
Open In TikTok:
Region: NL
Wednesday 21 October 2026 17:00:40 GMT
131
18
1
1

Music

Download

Comments

romeowrites295
مہر صاحب :
[Red heart][Red heart][Red heart]
2026-10-22 03:38:11
0
To see more videos from user @ryledylantalotalo, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Makam Qalbu Ini bukan perumpamaan sembarangan. Sembilan abad lalu, seorang ulama besar menulis bahwa di dalam kulit setiap manusia berkumpul empat penghuni: babi, anjing, setan, dan seorang bijak. Mereka hidup berdampingan di satu rumah bernama hati. Masing-masing lapar, masing-masing ingin memimpin. Pertanyaannya, siapa yang selama ini kamu biarkan memegang kendali? Babi itu adalah syahwat. la tak pernah merasa cukup, entah pada makanan, harta, atau kesenangan. Anjing itu adalah amarah, yang menggonggong setiap kali harga dirimu tersentuh. Lalu setan tidak ikut makan. Tugasnya hanya mengompori keduanya, dan membuat keinginan buruk terdengar seperti alasan yang masuk akal. Di sinilah bagian yang paling menyedihkan. Ketika si bijak kalah, ia tidak mati. la justru dijadikan pelayan. Akalnya dipakai untuk mencari cara memuaskan babi dan menenangkan anjing. Dari situ lahir sifat-sifat yang kita kenal: rakus, kikir, dengki, sombong, gemar merendahkan orang. Banyak orang pintar hidup begini tanpa sadar. Tapi ada satu siasat yang ditawarkan untuk merebut kembali tahta itu. Si bijak tidak diminta membun*h mereka, sebab syahwat dan amarah tetap dibutuhkan untuk hidup. la diminta mendidik. Amarah dipakai untuk mematahkan kerakusan syahwat, syahwat dipakai untuk menjinakkan amarah, dan cahaya akal membongkar tipu daya setan. Saat itu terjadi, kerajaan dalam dirimu menjadi adil. Lalu siapa sebenarnya si bijak itu? Dialah hatimu yang sejati, bagian dirimu yang diciptakan untuk mengenal Tuhan. Imam Al-Ghazali membedahnya pelan-pelan dalam Keajaiban Hati, dari pasukan yang menjaganya hingga pintu-pintu yang diam-diam diincar setan. Jika kamu lelah dipimpin oleh yang lapar dan yang marah, mungkin sudah waktunya berkenalan dengan dirimu sendiri. #sufi
Makam Qalbu Ini bukan perumpamaan sembarangan. Sembilan abad lalu, seorang ulama besar menulis bahwa di dalam kulit setiap manusia berkumpul empat penghuni: babi, anjing, setan, dan seorang bijak. Mereka hidup berdampingan di satu rumah bernama hati. Masing-masing lapar, masing-masing ingin memimpin. Pertanyaannya, siapa yang selama ini kamu biarkan memegang kendali? Babi itu adalah syahwat. la tak pernah merasa cukup, entah pada makanan, harta, atau kesenangan. Anjing itu adalah amarah, yang menggonggong setiap kali harga dirimu tersentuh. Lalu setan tidak ikut makan. Tugasnya hanya mengompori keduanya, dan membuat keinginan buruk terdengar seperti alasan yang masuk akal. Di sinilah bagian yang paling menyedihkan. Ketika si bijak kalah, ia tidak mati. la justru dijadikan pelayan. Akalnya dipakai untuk mencari cara memuaskan babi dan menenangkan anjing. Dari situ lahir sifat-sifat yang kita kenal: rakus, kikir, dengki, sombong, gemar merendahkan orang. Banyak orang pintar hidup begini tanpa sadar. Tapi ada satu siasat yang ditawarkan untuk merebut kembali tahta itu. Si bijak tidak diminta membun*h mereka, sebab syahwat dan amarah tetap dibutuhkan untuk hidup. la diminta mendidik. Amarah dipakai untuk mematahkan kerakusan syahwat, syahwat dipakai untuk menjinakkan amarah, dan cahaya akal membongkar tipu daya setan. Saat itu terjadi, kerajaan dalam dirimu menjadi adil. Lalu siapa sebenarnya si bijak itu? Dialah hatimu yang sejati, bagian dirimu yang diciptakan untuk mengenal Tuhan. Imam Al-Ghazali membedahnya pelan-pelan dalam Keajaiban Hati, dari pasukan yang menjaganya hingga pintu-pintu yang diam-diam diincar setan. Jika kamu lelah dipimpin oleh yang lapar dan yang marah, mungkin sudah waktunya berkenalan dengan dirimu sendiri. #sufi

About