@evanated910:

𝐄𝐯𝐚𝐧𝐚~🎀
𝐄𝐯𝐚𝐧𝐚~🎀
Open In TikTok:
Region: SA
Wednesday 21 October 2026 17:07:11 GMT
10800
667
7
109

Music

Download

Comments

fanu4499
fanu :
2026-10-22 07:27:58
0
user4625763778687
ኣዙ ያልተፈታ ህልም :
❤️❤️❤️
2026-10-22 06:13:16
0
user405955572357552
ሚስጥር ፍቅሪ :
[Heartwarming][Heartwarming][Heartwarming]
2026-10-22 07:21:44
0
bam69933
BAM🇪🇹🇪🇹🇪🇹 :
😳😳😳
2026-10-21 18:23:18
0
user1948229263030
user1948229263030 :
🥰🥰🥰🥰
2026-10-21 17:59:22
0
kuku84326
𝗕𝘂𝗿𝘂𝘁𝗮 𝗹𝗶𝘆u♥️🤍 :
🥰🥰🥰
2026-10-21 17:21:31
0
seid.ebrahim.huss
Seid Ebrahim Hussain :
🥰🥰🥰
2026-10-21 20:08:41
0
To see more videos from user @evanated910, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sehat-sehat ya Barudak 🥹💙 Diskarmat Kota Bandung Semprot 7 Ruas Jalan Antisipasi Dampak Debu Erupsi Anak Gunung Krakatau! 🚒💨 Jadi gini barudak, menyikapi indeks kualitas udara di Kota Bandung yang mulai mendekati kategori kuning (waspada) akibat paparan debu erupsi Anak Gunung Krakatau, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Kota Bandung bergerak cepat! .. Kadis Diskarmat Kota Bandung, H. Soni Bakhtiyar, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi guna melindungi kesehatan pernapasan warga serta wisatawan yang beraktivitas di Kota Bandung. .. 📌 Poin Utama Penanganan: 7 Ruas Jalan Target Utama: Penyemprotan difokuskan pada jalur-jalur ramai yang sering dilintasi masyarakat dan wisatawan. Armada Dikumpulkan: Di setiap ruas jalan, dikerahkan 3 unit mobil (termasuk unit pancar & MFU). Kapasitas Air: Tiap tangki mengangkut hingga 8.000 liter air untuk membersihkan debu yang menempel di trotoar, pepohonan, hingga permukaan gedung. .. Tetap waspada dan jangan lupa gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan ya! 😷✨ .. “Dari ledakan Anak Gunung Krakatau kemarin, kita melihat indeks kualitas udara di Kota Bandung sudah mendekati warna kuning. Ini adalah warning untuk kita mengantisipasi debu ini berpotensi mengganggu sistem pernapasan warga,” kata Soni Bakhtiyar, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung. .. “Debu-debu yang ada di permukaan, gedung, pepohonan, hingga trotoar kita semprot untuk memitigasi sebaran debu agar tidak terlalu berdampak terhadap sistem pernapasan kita. Hari ini kita sasar 7 titik ruas jalan dengan mengerahkan 3 unit mobil pancar dan MFU per ruas jalan, dengan kapasitas 8.000 liter per tangki.” pungkasnya.
Sehat-sehat ya Barudak 🥹💙 Diskarmat Kota Bandung Semprot 7 Ruas Jalan Antisipasi Dampak Debu Erupsi Anak Gunung Krakatau! 🚒💨 Jadi gini barudak, menyikapi indeks kualitas udara di Kota Bandung yang mulai mendekati kategori kuning (waspada) akibat paparan debu erupsi Anak Gunung Krakatau, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Kota Bandung bergerak cepat! .. Kadis Diskarmat Kota Bandung, H. Soni Bakhtiyar, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi guna melindungi kesehatan pernapasan warga serta wisatawan yang beraktivitas di Kota Bandung. .. 📌 Poin Utama Penanganan: 7 Ruas Jalan Target Utama: Penyemprotan difokuskan pada jalur-jalur ramai yang sering dilintasi masyarakat dan wisatawan. Armada Dikumpulkan: Di setiap ruas jalan, dikerahkan 3 unit mobil (termasuk unit pancar & MFU). Kapasitas Air: Tiap tangki mengangkut hingga 8.000 liter air untuk membersihkan debu yang menempel di trotoar, pepohonan, hingga permukaan gedung. .. Tetap waspada dan jangan lupa gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan ya! 😷✨ .. “Dari ledakan Anak Gunung Krakatau kemarin, kita melihat indeks kualitas udara di Kota Bandung sudah mendekati warna kuning. Ini adalah warning untuk kita mengantisipasi debu ini berpotensi mengganggu sistem pernapasan warga,” kata Soni Bakhtiyar, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung. .. “Debu-debu yang ada di permukaan, gedung, pepohonan, hingga trotoar kita semprot untuk memitigasi sebaran debu agar tidak terlalu berdampak terhadap sistem pernapasan kita. Hari ini kita sasar 7 titik ruas jalan dengan mengerahkan 3 unit mobil pancar dan MFU per ruas jalan, dengan kapasitas 8.000 liter per tangki.” pungkasnya.

About