@katseye_lover234:

𝓜𝓪𝓭𝓭𝓲𝓮
𝓜𝓪𝓭𝓭𝓲𝓮
Open In TikTok:
Region: US
Wednesday 21 October 2026 19:48:29 GMT
251
3
1
0

Music

Download

Comments

dorcaszy33
dorcaszy33 :
Help me out @customer service meta
2026-10-21 20:10:30
0
To see more videos from user @katseye_lover234, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Bunda, jadwal makan yang berantakan bisa membuat anak sulit mendapatkan asupan yang cukup. Namun, wasting tidak bisa dipastikan hanya karena jam makan tidak teratur, ya. Kondisi ini dipengaruhi oleh kecukupan gizi, penyakit, dan berbagai faktor lainnya. 🍽️ Ini 4 kebiasaan makan yang perlu Bunda perhatikan: ⏰ 1. Jam makan sering berubah-ubah Rutinitas makan yang konsisten membantu anak mengenali waktu makan dan membangun kebiasaan makan yang lebih baik. 🥛 2. Terlalu banyak susu atau camilan menjelang makan Anak bisa menjadi kurang lapar saat waktu makan utama tiba. Atur pemberiannya sesuai usia dan kebutuhan si kecil. 📱 3. Anak harus dialihkan dengan HP agar mau makan Kebiasaan ini bisa membuat anak kurang fokus mengenali rasa lapar dan kenyang. Coba bangun suasana makan yang tenang tanpa layar. 📉 4. Berat badan tidak naik atau justru turun Jangan hanya memperbaiki jadwal makan. Periksakan pertumbuhan anak di Posyandu atau Puskesmas agar penyebabnya dapat dievaluasi. 💡 Apa yang bisa Bunda lakukan? - Buat jadwal makan utama dan camilan yang teratur. - Sajikan makanan bergizi dengan porsi sesuai usia. - Dampingi anak makan tanpa memaksa. - Pantau berat dan tinggi badan secara berkala. ⚠️ Jika anak tampak sangat kurus, berat badannya terus turun, sulit minum, lemas, atau mengalami pembengkakan pada kedua kaki, segera cari pertolongan medis. 💬 Bunda, di rumah jadwal makan si kecil sudah teratur atau masih mengikuti kapan anak mau makan? Yuk, berbagi pengalaman di kolom komentar! Sumber terpercaya: - UNICEF Indonesia – Faktor Risiko Wasting pada Balita menjelaskan bahwa risiko wasting berkaitan dengan kecukupan asupan, kondisi kesehatan, dan faktor lainnya.    - WHO – Panduan Pemberian Makan Pendamping ASI membahas frekuensi makan sesuai usia serta pemberian makan yang responsif terhadap tanda lapar dan kenyang anak. #masukberanda #explore #foryou #viral #fyppppppppppppppppppppppp
Bunda, jadwal makan yang berantakan bisa membuat anak sulit mendapatkan asupan yang cukup. Namun, wasting tidak bisa dipastikan hanya karena jam makan tidak teratur, ya. Kondisi ini dipengaruhi oleh kecukupan gizi, penyakit, dan berbagai faktor lainnya. 🍽️ Ini 4 kebiasaan makan yang perlu Bunda perhatikan: ⏰ 1. Jam makan sering berubah-ubah Rutinitas makan yang konsisten membantu anak mengenali waktu makan dan membangun kebiasaan makan yang lebih baik. 🥛 2. Terlalu banyak susu atau camilan menjelang makan Anak bisa menjadi kurang lapar saat waktu makan utama tiba. Atur pemberiannya sesuai usia dan kebutuhan si kecil. 📱 3. Anak harus dialihkan dengan HP agar mau makan Kebiasaan ini bisa membuat anak kurang fokus mengenali rasa lapar dan kenyang. Coba bangun suasana makan yang tenang tanpa layar. 📉 4. Berat badan tidak naik atau justru turun Jangan hanya memperbaiki jadwal makan. Periksakan pertumbuhan anak di Posyandu atau Puskesmas agar penyebabnya dapat dievaluasi. 💡 Apa yang bisa Bunda lakukan? - Buat jadwal makan utama dan camilan yang teratur. - Sajikan makanan bergizi dengan porsi sesuai usia. - Dampingi anak makan tanpa memaksa. - Pantau berat dan tinggi badan secara berkala. ⚠️ Jika anak tampak sangat kurus, berat badannya terus turun, sulit minum, lemas, atau mengalami pembengkakan pada kedua kaki, segera cari pertolongan medis. 💬 Bunda, di rumah jadwal makan si kecil sudah teratur atau masih mengikuti kapan anak mau makan? Yuk, berbagi pengalaman di kolom komentar! Sumber terpercaya: - UNICEF Indonesia – Faktor Risiko Wasting pada Balita menjelaskan bahwa risiko wasting berkaitan dengan kecukupan asupan, kondisi kesehatan, dan faktor lainnya. - WHO – Panduan Pemberian Makan Pendamping ASI membahas frekuensi makan sesuai usia serta pemberian makan yang responsif terhadap tanda lapar dan kenyang anak. #masukberanda #explore #foryou #viral #fyppppppppppppppppppppppp

About