@kompascom: Anggota Parlemen Malaysia, Kalam Salan, meminta pemerintah RI segera mengatasi kebakaran hutan dan lahan di Indonesia yang menyebabkan kabut asap lintas batas. Hal itu disampaikan Kalam saat membahas RUU Perbekalan (Anggaran) 2027 di Dewan Rakyat Malaysia, Rabu (21/10/2026). Awalnya, Kalam berbicara dengan bahasa Melayu. Di pidato berikutnya, anggota parlemen dari koalisi Perikatan Nasional tersebut menyampaikan dalam bahasa Jawa. “Pak Prabowo, tolong segera ambil tindakan, padamkan api, hentikan kebakaran, dan pastikan masalah ini tidak berulang setiap tahun," ujar Kalam. Kalam mengatakan, kabut asap kebakaran hutan berdampak terhadap kesehatan masyarakat, kegiatan sekolah, pariwisata, dan perekonomian, baik di Malaysia maupun Indonesia. Sumber: Bernama 🎥: Youtube/Parlimen Malaysia Kreatif: Ria Rahayu Produser: Reza Kurnia Dermawan #Malaysia #Global #Cut
Kompas.com
Region: ID
Thursday 22 October 2026 01:24:21 GMT
Music
Download
Comments
khin Chin 🇲🇾 :
bahasa melayu sudah✅
bahasa English sudah✅
bahasa jawa sudah ✅
kena cakap bahasa apa lagi supaya Prabowo faham 🤣🤣
2026-10-22 02:37:21
1416
ROZA FERYANTZ :
Bapak ini pasti orang johor keturunan jawa
2026-10-22 02:31:12
165
G. kazieh :
harusnya wowo dan antek2 nya maluuuuu
2026-10-22 02:06:55
2831
Who I Am :
titik terendah sebuah negara di sindir pake bahasa tradisional😭
2026-10-22 02:06:26
1429
Andry93 :
Presiden
2026-10-22 04:51:49
0
R&d :
jagankan DISINDIR pak, DIBKERITIK secara langsung aja gak diterima.. tidak SESUAI dgn KAMPANYE NYA, sangat MENYESAL memilih dia.. 2029 GANTI PRESIDEN...😭😭😭
2026-10-22 01:28:39
1419
GRABpip :
jangan kamu ingat ini sindiran..di Malaysia juga ramai masyarakat Jawa, mereka sudah tinggal di Malaysia sebelum dari Malaysia dan Indonesia Merdeka
2026-10-22 03:00:51
31
Kambing Hitam :
Saking bingungnya pakai cara apa buat ngasitau 😂
2026-10-22 02:05:34
2586
SepanaHidup :
dari logat dan mukanya bapak ini emang orang jowo😂
2026-10-22 01:32:14
712
Juragan Cincau93 :
terus suarakan di. Parlemen Malaysia, parabowo sudah buta tuli terhadap suara rakyatnya, rakyat Indonesia sudah menyerah mengibarkan bendera putih... 🤣🤣🤣🤣🤣
2026-10-22 01:39:21
320
Jempol Rakyat Official :
Sabar ya saudara ku di malaysia, nanti kl sudah asap tidak ada, anda akan mendapatkan berita, perusahaan mana yang akan di hukum.
2026-10-22 02:17:52
9
Ayi Nasa :
kayanya Pejabat di INDONESIA itu uratt malunya Udah putuss Apa yah 😏 kok bisaaa jdi bahasan orang luar , krna Indonesia semakin Bobrok diera pimpinanya pak prabowo 😏 mereka cuma mikirin LADANG KORUPSI DI PERBANYAK 🤦♀️🤦♀️🤦♀️🤦♀️
2026-10-22 02:29:49
19
Liaa :
bentaun pasti onok bencana asap, tapi ratau sampek kyok saiki.. kabeh2 wong arep laporno Indonesia 😭
2026-10-22 02:45:33
20
AKUNASLI :
jika prabowo tdk malu, fix prabowo hati mulyono
2026-10-22 03:56:55
13
setya :
Kalo saya jadi Prabowo.Malu lha 😂😂😂
2026-10-22 02:44:03
6
Abdullah Vidzhaya :
kok lancar gitu ngomong Jawa nya
2026-10-22 02:54:01
9
Putra Akar,-@j@ :
padahal kata Anis ,asap itu ga da KTP nya,,,,
2026-10-22 02:28:07
6
mollaaaa :
gw malu bangetttt [Menangis]
Tapi yg disindir malah nggk ngerasa sama sekali.
2026-10-22 03:13:35
6
Rama :
asap nya balik ke tuan nya punya perusahaan..nh kami balakar pemadam bnyk ygv berjatuhan guru meninggal banyak kecelakaan sampai merenggang nyawa ...kalian enak berusaha di kalimntan kami yg menderita...
2026-10-22 02:03:02
11
GEBOOY :
menyalahkan pemerintah RI padahall asapnya lagi mencari tuan kan perusahaan Lo yg membakar hutan di sini
2026-10-22 01:45:03
105
akuahhaku :
waahhh,, faseh pak, jenengan tiyang jawi pundi Pak??
2026-10-22 01:53:11
60
𝐋𝐇•𝐌𝐚𝐦𝐞𝐬𝐚𝐡 ♡ :
BROWO SIAPA ANJIR
2026-10-22 01:35:23
30
User19 :
Percuma situ ngomong..
Rakyat nya sendiri ngomong aja ngk di denger.. 😅😂
2026-10-22 02:18:25
7
Gunawan warungpinggirjalan :
percuma disinggung....pemerintah konoha sudah pekok...[Tertawa sampai menangis][Tertawa sampai menangis][Tertawa sampai menangis]
2026-10-22 01:54:01
47
Raymu 👊🤬 :
rakyatnya sendiri aja kagak didengerin. apalagi orang luar negeri ini
2026-10-22 02:08:01
16
To see more videos from user @kompascom, please go to the Tikwm
homepage.