@3lizee__: #fypシ゚ #newcal

3lizee__
3lizee__
Open In TikTok:
Region: NC
Thursday 22 October 2026 02:13:24 GMT
381
107
8
7

Music

Download

Comments

mayknky132
🧸❤️ :
2026-10-22 02:51:51
1
emksoiy
emksoiy :
2026-10-22 09:48:58
0
jajaa.vk
𝓳. :
moyen me désarmé ou ?
2026-10-22 02:21:20
1
jouepsla
FauxM€c :
BELEP GIRL😫🍯💃
2026-10-22 02:18:32
1
noe_pru
noe_pru :
Tes yeux qui me désarme
2026-10-22 02:17:14
1
To see more videos from user @3lizee__, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Postingan 134 || penjelasan👇 Menjadi orang baik memang hal yang positif. Tapi dalam psikologi, terlalu baik tanpa batasan justru bisa membuat orang lain kurang menghargai kita. Masalahnya bukan karena kebaikan itu buruk, melainkan karena cara kita memberikan kebaikan. Orang yang selalu mengiyakan permintaan, sulit berkata “tidak”, atau terus mengalah bisa dianggap terlalu mudah dibaca dan dimanfaatkan. Ketika seseorang melihat bahwa kita selalu tersedia, selalu memaafkan, dan jarang memberikan konsekuensi, mereka bisa mulai menganggap kebaikan kita sebagai sesuatu yang memang “seharusnya” mereka dapatkan. Manusia memang kadang punya kemampuan luar biasa untuk mengubah bantuan menjadi kewajiban. Menyedihkan, tapi nyata. Selain itu, terlalu sering mengorbankan diri demi orang lain dapat membuat batas pribadi menjadi kabur. Dalam hubungan yang sehat, seseorang perlu memiliki boundaries, yaitu batas tentang apa yang bisa dan tidak bisa diterima. Ketika batas itu tidak pernah ditegakkan, orang lain bisa kehilangan alasan untuk menghormati batas tersebut. Ada juga perbedaan antara baik hati dan people pleasing. Orang baik membantu karena memang ingin membantu. Sementara people pleaser sering membantu karena takut ditolak, merasa bersalah, atau ingin mendapatkan penerimaan. Jika seseorang terus mengabaikan kebutuhannya sendiri demi menyenangkan orang lain, hubungan tersebut bisa menjadi tidak seimbang. Karena itu, menjadi baik tidak berarti harus selalu mengalah. Kita boleh membantu, tetapi juga boleh menolak. Kita boleh memaafkan, tetapi tetap memberikan batas. Kita boleh peduli kepada orang lain tanpa harus mengorbankan harga diri sendiri. Kebaikan yang sehat membutuhkan batas. Jangan sampai karena ingin menjadi orang baik, kita justru mengajari orang lain bahwa kita boleh diperlakukan seenaknya. #Psikologi #SelfRespect #Boundaries #PeoplePleasing #PengembanganDiri
Postingan 134 || penjelasan👇 Menjadi orang baik memang hal yang positif. Tapi dalam psikologi, terlalu baik tanpa batasan justru bisa membuat orang lain kurang menghargai kita. Masalahnya bukan karena kebaikan itu buruk, melainkan karena cara kita memberikan kebaikan. Orang yang selalu mengiyakan permintaan, sulit berkata “tidak”, atau terus mengalah bisa dianggap terlalu mudah dibaca dan dimanfaatkan. Ketika seseorang melihat bahwa kita selalu tersedia, selalu memaafkan, dan jarang memberikan konsekuensi, mereka bisa mulai menganggap kebaikan kita sebagai sesuatu yang memang “seharusnya” mereka dapatkan. Manusia memang kadang punya kemampuan luar biasa untuk mengubah bantuan menjadi kewajiban. Menyedihkan, tapi nyata. Selain itu, terlalu sering mengorbankan diri demi orang lain dapat membuat batas pribadi menjadi kabur. Dalam hubungan yang sehat, seseorang perlu memiliki boundaries, yaitu batas tentang apa yang bisa dan tidak bisa diterima. Ketika batas itu tidak pernah ditegakkan, orang lain bisa kehilangan alasan untuk menghormati batas tersebut. Ada juga perbedaan antara baik hati dan people pleasing. Orang baik membantu karena memang ingin membantu. Sementara people pleaser sering membantu karena takut ditolak, merasa bersalah, atau ingin mendapatkan penerimaan. Jika seseorang terus mengabaikan kebutuhannya sendiri demi menyenangkan orang lain, hubungan tersebut bisa menjadi tidak seimbang. Karena itu, menjadi baik tidak berarti harus selalu mengalah. Kita boleh membantu, tetapi juga boleh menolak. Kita boleh memaafkan, tetapi tetap memberikan batas. Kita boleh peduli kepada orang lain tanpa harus mengorbankan harga diri sendiri. Kebaikan yang sehat membutuhkan batas. Jangan sampai karena ingin menjadi orang baik, kita justru mengajari orang lain bahwa kita boleh diperlakukan seenaknya. #Psikologi #SelfRespect #Boundaries #PeoplePleasing #PengembanganDiri

About