@mongabayindonesia: Anggota parlemen Malaysia, Kalam Salan, menyampaikan sebagian pidatonya dalam bahasa Jawa untuk mendesak Presiden Prabowo Subianto segera menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Karhutla tersebut memicu kabut asap lintas batas hingga ke Malaysia, dan pesan itu disampaikan dalam sidang Dewan Rakyat pada Rabu (21/10/2026). Kalam, wakil rakyat daerah pemilihan Sabak Bernam dari Bersatu, berbicara saat pembahasan Rancangan Undang-Undang Anggaran 2027. Ia beralasan para pemimpin di Indonesia, yang sebagian besar bersuku Jawa, mungkin kurang memahami bahasa Melayu, sehingga ia meminta izin sidang untuk berbicara dalam bahasa Jawa. Isi pesannya meminta api segera dipadamkan dan masalah tidak terus berulang setiap tahun. Dalam pidato itu, Kalam menegaskan kabut asap tidak hanya mengganggu kesehatan warga Malaysia. Dampaknya mencakup gangguan pernapasan, batuk, dan asma, serta terganggunya sekolah, pariwisata, perkebunan, dan perikanan. Ia juga menyebut pekerja asal Indonesia di perkebunan Malaysia ikut terdampak, sehingga persoalan ini menyangkut warga kedua negara. Kalam turut mempersoalkan pernyataan seorang pemimpin Indonesia bahwa hutan Indonesia memasok oksigen bagi Malaysia. Ia menyindir dengan pertanyaan apakah pohon di Malaysia terbuat dari plastik sehingga tidak dapat menghasilkan oksigen. Ia juga meminta pemerintah Malaysia menggunakan jalur diplomatik agar Filipina, Ketua ASEAN 2026, mendorong aksi regional yang lebih kuat. Usulannya mencakup penguatan Perjanjian ASEAN tentang Pencemaran Asap Lintas Batas melalui mekanisme pertanggungjawaban yang lebih efektif, serta dana regional untuk pencegahan kebakaran dan pemulihan gambut.
mongabayindonesia
Region: ID
Thursday 22 October 2026 06:00:06 GMT
Music
Download
Comments
Termin@tor :
omon omon
2026-10-22 06:36:44
2
langkasuka :
percume pakcik ..presiden kami lagi bucin 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
2026-10-22 06:40:26
1
kasimun :
Ojo ngenyek kang
2026-10-22 07:20:32
0
DjiSamSoe :
2026-10-22 14:34:18
0
To see more videos from user @mongabayindonesia, please go to the Tikwm
homepage.