@vp_apriliea: Bismillahairrohmanirrohim Shollallahu ala muhammad Dalam pandangan tasawuf dan tarekat, pakaian terbaik seorang hamba adalah ketakwaan, karena segala apa yang melekat di dunia—termasuk pakaian yang paling indah atau mahal sekalipun—tetap akan melewati proses pertanggungjawaban (hisab) di hadapan Allah SWT. Pakaian dalam tarekat memiliki makna lahir dan batin yang mendalam: Hisab Lahiriah (Asal-usul & Kegunaan): Di dalam tarekat, seorang murid (salik) diajarkan untuk sangat berhati-hati (wara'). Pakaian akan di hisab dari mana kainnya di beli (apakah dari harta yang sepenuhnya halal) dan untuk apa pakaian itu di gunakan (apakah untuk ibadah atau sekadar pamer). Hisab Batiniah (Niat & Sifat Hati): Sebagus apa pun pakaianmu, jika di dalam hati muncul setitik saja rasa sombong (kibar), bangga diri (ujub), atau ingin di puji orang lain (riya), maka pakaian tersebut justru menjadi hijab (penghalang) antara hamba dengan Tuhannya. Hakikat Pakaian Tarekat: Banyak mursyid menekankan pentingnya kesederhanaan. Bahkan ketika seorang salik memakai pakaian yang bagus (misalnya untuk menghidupkan sunah berhias saat salat Jumat atau hari raya), hatinya harus tetap "telanjang" dari keterikatan dunia dan selalu merasa fakir di hadapan Allah. Seperti ungkapan dalam Al-Qur'an: "...dan pakaian takwa itulah yang paling baik." (QS. Al-A'raf: 26). #pengingatdiri #suluk #thoriqohqodiriyahwanaqsabandiyah #khahmadasrorialishaqy #ngajidiri
🕊 فيفي
Region: ID
Thursday 22 October 2026 06:43:56 GMT
Music
Download
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @vp_apriliea, please go to the Tikwm
homepage.