@asrulputrananda: Ada api yang terlihat oleh mata, ada pula bara yang bersembunyi di dalam bumi. Tidak selalu terlihat kobarannya, tetapi panasnya masih bertahan, menyusup di antara lapisan gambut, dan menyimpan ancaman kebakaran yang dapat kembali meluas. Saya, Asrul Putra Nanda, bersama relawan terus berikhtiar di garis depan penanganan kebakaran hutan dan lahan Kalimantan. Salah satu upaya yang kami lakukan adalah teknik suntik bumi menggunakan noozle tanam untuk membantu menjangkau bara api di bawah permukaan tanah. Air dialirkan melalui noozle yang ditanam ke dalam lapisan gambut hingga kedalaman sekitar satu meter, menyesuaikan kondisi dan kebutuhan di lapangan. Tujuannya adalah membantu air mencapai bagian tanah yang diduga masih menyimpan bara. Perjuangan ini bukan sekadar menyiram air. Ada tanah yang harus diperiksa, titik panas yang perlu ditangani, serta risiko rongga tersembunyi yang mengharuskan setiap langkah dilakukan dengan penuh kewaspadaan. Kami tidak hanya melawan api yang terlihat, tetapi juga berupaya menjangkau bara yang bersembunyi di dalam bumi. Setiap titik yang ditangani adalah ikhtiar. Setiap aliran air membawa harapan. Dan setiap perjuangan relawan menjadi bagian dari upaya melindungi masyarakat dari ancaman kebakaran dan kabut asap. Kami memahami bahwa memadamkan gambut membutuhkan proses, ketelitian, pemeriksaan ulang, serta kerja sama berbagai pihak. Api yang tidak lagi terlihat belum tentu benar-benar padam. Karena itu, keselamatan relawan dan pemantauan kondisi lapangan harus selalu menjadi prioritas. Bagi kami, perjuangan ini bukan semata-mata tentang memadamkan api hari ini, tetapi juga tentang menjaga agar ancamannya tidak kembali menyala esok hari. Kami membawa air menembus tanah, dengan harapan menyelamatkan lebih banyak kehidupan. Sebab, yang ingin kami lindungi bukan hanya hutan dan lahan, melainkan juga anak-anak yang membutuhkan udara bersih, masyarakat yang ingin hidup tanpa kepungan asap, serta masa depan Kalimantan yang harus tetap terjaga. #PrayForKalimantan #SuntikBumi #NoozleTanam #KarhutlaKalimantan
Asrul Putra Nanda
Region: ID
Thursday 22 October 2026 09:34:06 GMT
Music
Download
Comments
skyxview²²💫 :
apakah air mengalir deras jika di tancap kan ke tanah? maaf bertanya ..
2026-10-22 11:18:08
1531
okyNOToki :
segini susahnya mengupayakan supaya api padam,, msh dianggap pemerintah gak melakukan apa2?? sedangkan yg berisik cuma bisa diam tanpa berupaya.. sehat2 semua relawan,, smg ALLAH selalu melindungi kalian..
2026-10-23 04:31:21
818
d'redwine :
gw gak tau secapek apa mereka para pejuang kemanusiaan...tapi gw berharap mereka bisa pulang dgan sehat walfiat nantiy,,,amin
2026-10-23 05:33:42
6065
Blouth._ :
untuk semua relawan,pulang selamat dalam keadaan sehat wal'afiat aamiin 😭
2026-10-23 07:14:17
406
lutpi :
itu air nya unlimited ga
2026-10-22 12:30:32
109
Yosepkusuma :
pengen tau presiden kita akan bilang apa, apa akan ada kata kata nyeleneh misal "dihimbau warga kalimantan beradaptasi dengan asap ini"
2026-10-23 11:06:33
5
Marsel234 :
sabar ya bumi manusia ini sangat serakah
2026-10-22 15:40:30
41
FEMME FUTURA :
disaat kami semua sibuk menghujat mereka sibuk melakukan aksi nyata, balasan kebaikan besar menanti kalian para pahlawan
2026-10-23 03:58:07
114
Mama ARLis 🥰 :
semoga para relawan Alloh lindungi dan sehatkan jasmani rohani nya..mereka jg punya keluarga yg menanti nya di rumah.. semoga Alloh cepat pulihkan bumi ini ... semangat
2026-10-22 09:48:19
242
Udud_no_udud :
yg ngebakar malah tambah kesenangan bicoz setelah dibasahi tanahnya jadi lebih gembur dan siap mereka tanami sawit sesuai arahan yg pro sawit 😒
2026-10-23 01:47:03
48
laser cutting tangerang cnc :
biadab oknum2 yg telah membakar bumi Indonesia
2026-10-23 01:22:19
14
LANN :
kalo batu bara gabisa mati
2026-10-23 12:57:07
0
queenly :
ya Allah smoga turun hujan, buat wrga disana, buat pemadam, buat smuanya, sehat selalau ya, di berikan ketabahan, keikhlasan, dan yang sngja bakar lahan, sngja bakar hutan, smoga hidupmu sehat² sllu, smoga ga ngerasain jadi mereka, Allah maha adil, karma pasti ada, love u guysss🫶🏻🫶🏻
2026-10-23 00:42:27
15
Hellobaby_2💋 :
RELAWANN???
PEMERINTAH MANAA OI????
2026-10-22 18:24:22
45
user32165416 :
vt ini ini aj yg di post
2026-10-22 23:46:26
1
L_eo.♌ :
lekas membaik ya kalimantan
2026-10-23 12:15:32
1
...... :
berdoa lah supaya ada hujan
2026-10-23 00:35:47
1
tata rabbit house :
Mereka susah payah padamkan api
setalah padam ada sawit baru
2026-10-23 11:07:57
0
Pray_z1 :
negara lain udah bantuin, eh tiba-tiba pejabat daerah bilang kita masih bisa sendiri tidak butuh negara lain, ujung-ujungnya sampe detik ini masih hancur tuh hutan Kalimantan, dan ada juga pejabat yg mementingkan sendiri yaitu Saud dia malah asik nntn sama istrinya padahal kota dia lagi kacau karna asap, Menkes bikin statement meminta masyarakat untuk beradaptasi dngan kabut asap, dan lebih aneh lagi pejabat menteri perhutanan yaitu sih juli padahal kerjaan utama dia yaitu tugasnya buat jaga hutan biar tetap bagus dan sehat tpi dia malah hilang dan gk berani bongkar nama perusahaan di media yg bakar hutan, dan lebih aneh lagi ngumpulin pejabat untuk bahas buka lahan kopdes padahal hutan yg di Kalimantan masih hancur, padahal bisa loh anggaran kopdes nya di hilangkan dulu ganti jadi anggaran buat memadamkan api di hutan
2026-10-22 18:06:47
5
ANNO :
Ya Allah tolong turunkan hujan mu🥹🤲🏻
2026-10-22 13:40:29
1
_r44ajaahh00 :
semangat bangg
2026-10-22 09:37:09
1
RAFAEL_GENERATION :
tadi hujan
2026-10-22 14:14:34
1
SDM Tinggi :
kenapa ngak pake tepung??
2026-10-23 10:56:28
1
🍃Rens likes calm🌀 :
kenapa gk pake es batu aja yah pake helikopter gitu dari atas, es batu yang awet itu
2026-10-22 14:47:55
1
GG :
, coba masukin alat berat excavator sama doser lebih bagus dari pada pake air, masa negara sebesar ini ndk bisa sediain alat berat. pada dasarnya sumber api ada 3,oksigen, bahan bakar dan sumber panas, kalau salah satu dari itu gak ad pasti tidak akan ad api, maksud dan tujuan masukin alat berat kesitu agar bisa memadatkan tanah dsitu biar tidak ad oksigen yg masuk .
2026-10-23 03:16:43
0
To see more videos from user @asrulputrananda, please go to the Tikwm
homepage.