@trambuon_92: Dẫu biết rằng cuộc tình mình.#CapCut #nhachay #nhactamtrang #viral #trambuon92

Trạm Buồn 92🙊
Trạm Buồn 92🙊
Open In TikTok:
Region: VN
Thursday 22 October 2026 09:54:39 GMT
4548
195
7
11

Music

Download

Comments

user759877976
(((Đôi♥️Uyên♥️Ương♥️))) :
ca khúc hay🌹🌹🌹🌹
2026-10-22 12:19:52
0
bentretp
𝙏𝙝í𝙘𝙝 𝘾ả𝙣𝙝 Đẹ𝙥 :
🥰🥰
2026-10-22 12:57:38
0
www.titok435
2026-10-22 14:37:56
0
nikolettasikorova
Nikoletta Sikorova :
2026-10-22 09:58:44
0
halong6888
💙 Em Hạ Long 💙 :
🥰🥰🥰
2026-10-22 11:53:08
0
lieunamvibe
🌿 𝓛𝓲ễ𝓾 🎧 🦋 :
😶😗
2026-10-22 10:16:11
0
ngocle.61
Ngọc Lê 1989 💞 :
🥰🥰🥰
2026-10-22 12:49:13
1
To see more videos from user @trambuon_92, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Penampakan Uang Rp401 Miliar Kasus Korupsi Ekspor Nikel Sulawesi Tenggara Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita uang sebesar Rp401,65 miliar yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi tata kelola komoditas nikel PT CNI periode 2017-2020. Uang tersebut diserahkan PT CNI kepada penyidik Kejagung pada Jumat, 28 Agustus 2026. Barang bukti kemudian disita dan dititipkan ke Rekening Pemerintah Lainnya (RPL) pada Bank Mandiri yang berada di bawah pengelolaan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Uang senilai Rp401.653.737.469,69 itu dipamerkan dalam ekspos penyitaan di Gedung Jampidsus, Kejagung, Jakarta Selatan, Senin (31/8/2026). Tumpukan uang tersebut ditata hingga membentuk susunan menanjak, dengan 12 tumpukan berada di bagian belakang. Direktur Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejagung Saiful Bahri Siregar mengatakan penyitaan tersebut merupakan bagian dari proses penegakan hukum sekaligus upaya pemulihan kerugian keuangan negara.
Penampakan Uang Rp401 Miliar Kasus Korupsi Ekspor Nikel Sulawesi Tenggara Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita uang sebesar Rp401,65 miliar yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi tata kelola komoditas nikel PT CNI periode 2017-2020. Uang tersebut diserahkan PT CNI kepada penyidik Kejagung pada Jumat, 28 Agustus 2026. Barang bukti kemudian disita dan dititipkan ke Rekening Pemerintah Lainnya (RPL) pada Bank Mandiri yang berada di bawah pengelolaan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Uang senilai Rp401.653.737.469,69 itu dipamerkan dalam ekspos penyitaan di Gedung Jampidsus, Kejagung, Jakarta Selatan, Senin (31/8/2026). Tumpukan uang tersebut ditata hingga membentuk susunan menanjak, dengan 12 tumpukan berada di bagian belakang. Direktur Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejagung Saiful Bahri Siregar mengatakan penyitaan tersebut merupakan bagian dari proses penegakan hukum sekaligus upaya pemulihan kerugian keuangan negara. "Tujuan dari penegakan hukum tindak pidana korupsi bukan semata-mata berorientasi penindakan, tidak hanya kepada pemidanaan, tetapi juga pada pemulihan keuangan negara dan perbaikan tata kelola pascapenindakan," kata Saiful dalam paparannya, Senin, (31/8/2026). Saiful menjelaskan, penyidikan perkara tersebut dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Direktur Penyidikan Jampidsus Nomor 22/F.2/Fd.2/04/2025 tanggal 10 April 2025, yang kemudian diperbarui dengan Nomor Prin-104/F.2/Fd.2/11/2025 tanggal 7 November 2025. Asahat Edi/PRMN #Korupsi #NikelSulteng #kejagung

About