@kaltara.a1: Tarakan – Sengketa tanah seluas sekitar 2.535 meter persegi di Kelurahan Mamburungan, Kecamatan Tarakan Timur, kini bergulir di Pengadilan Negeri Tarakan. Melalui Trisvara Law Firm, Iwan Yabossa menggugat Pemerintah Kota Tarakan atas dugaan perbuatan melawan hukum terkait klaim aset daerah di atas bidang tanah yang menurut penggugat memiliki riwayat dokumen pertanahan sejak 1979. Dalam gugatan tersebut, Wali Kota Tarakan c.q. Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Tarakan berkedudukan sebagai Tergugat. Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kota Tarakan menjadi Turut Tergugat. Pihak penggugat menyatakan memiliki dokumen riwayat tanah sejak 1979, yang disebut diperkuat dokumen pembebasan dan pelepasan hak pada 1982. Penggugat juga mendalilkan telah menguasai dan memanfaatkan tanah tersebut selama bertahun-tahun. Persoalan muncul setelah ditemukan plang atau patok yang menandai sebagian bidang tanah sebagai aset Pemkot Tarakan. Menurut penggugat, pemasangan tanda tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan, persetujuan, pembebasan hak, maupun pemberian ganti rugi. Upaya penyelesaian melalui musyawarah dan jalur administratif disebut telah ditempuh sejak 2022, termasuk pembahasan dan peninjauan lokasi. Namun, menurut pihak penggugat, persoalan belum memperoleh penyelesaian yang memberikan kepastian hukum. Sidang perdana yang dijadwalkan pada 20 Oktober 2026 di Pengadilan Negeri Tarakan ditunda setelah Pemkot Tarakan mengajukan surat permohonan penundaan sidang. Jadwal persidangan berikutnya belum disebutkan dalam bahan yang diterima. Dalam petitumnya, penggugat meminta pengadilan menyatakan dirinya sebagai pihak yang berhak atas tanah tersebut dan menyatakan tindakan yang didalilkan sebagai perbuatan melawan hukum. Penggugat juga menuntut ganti rugi materiil Rp1 miliar dan immateriil Rp1 miliar. Seluruh dalil dan tuntutan tersebut masih merupakan klaim pihak penggugat yang harus diuji dalam proses persidangan. Belum ada putusan pengadilan yang menentukan status tanah maupun tanggung jawab hukum para pihak.
Kaltara A1
Region: ID
Thursday 22 October 2026 12:04:08 GMT
Music
Download
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @kaltara.a1, please go to the Tikwm
homepage.