@khloewells17:

Khloee🐈‍⬛
Khloee🐈‍⬛
Open In TikTok:
Region: US
Thursday 22 October 2026 13:01:17 GMT
1709
393
12
0

Music

Download

Comments

maryssecretsspam
BabyMary :
in loveeeee 😍
2026-10-22 14:34:21
1
femoidaddict
brook da baddest :
snatched waist like hello
2026-10-23 01:43:54
1
nevaehrosario69
Chuckle Martin 🧚🏼‍♀️ :
Cutie 😍
2026-10-22 13:29:05
2
bunni.sofia
Sofia ❤️❤️ :
stunning 🥰
2026-10-22 17:36:08
1
mbear222
Mads :
Nice pantsssssssss
2026-10-23 04:38:47
1
To see more videos from user @khloewells17, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Membalas @sagita8373  BLOKIR SAJA! GAK SEMUA ORANG PANTAS PUNYA AKSES KE HIDUP LO!  Dari Ruang Refleksi Rey Inspire — Si Penikmat Kopi Pahit di Jum'at pagi ini. Ada komentar menarik dari seorang perempuan bernama Sagita di salah satu postingan gue.
Membalas @sagita8373 BLOKIR SAJA! GAK SEMUA ORANG PANTAS PUNYA AKSES KE HIDUP LO! Dari Ruang Refleksi Rey Inspire — Si Penikmat Kopi Pahit di Jum'at pagi ini. Ada komentar menarik dari seorang perempuan bernama Sagita di salah satu postingan gue. "Saya pasti blokir orang-orang yang toxic dan mengganggu hidup saya. Izinnnn." Gue baca komentarnya sambil menyeruput kopi hitam. Lalu gue tersenyum. Dalam hati gue bilang, "Nah, ini baru perempuan yang paham bahwa menjaga ketenangan hidup jauh lebih penting daripada mempertahankan pertemanan yang cuma bikin sakit kepala!" Ladies... Gue mau ngomong sedikit pedas hari ini. Gak semua orang yang berteman dengan lo benar-benar senang melihat kehidupan lo berjalan baik. Ada yang rajin menyapa, tapi diam-diam mengumpulkan cerita untuk dijadikan bahan gosip. Ada yang manis di kolom komentar, tapi paling bersemangat membicarakan keburukan lo di belakang. Ada yang pura-pura memberikan dukungan, padahal hatinya panas setiap kali melihat lo berhasil. Dan ada pula yang mengaku sahabat, tetapi menjadikan rahasia pribadi lo sebagai bahan hiburan di lingkar pertemanannya. Lucunya, manusia seperti ini sering merasa dirinya paling tulus! Not everyone who smiles at you is happy for you. Some people are just waiting for your downfall. Mau di TikTok, Facebook, WhatsApp, lingkungan kerja, atau kehidupan sehari-hari, manusia beracun bisa ditemukan di mana saja. Mereka gak selalu datang membawa permusuhan. Kadang justru datang membawa kalimat, "Gue ngomong begini karena gue peduli sama lo." Padahal setelah itu, hidup lo malah penuh drama, prasangka, dan kegaduhan yang gak pernah lo undang. Gue kasih tahu sesuatu. Lo gak punya kewajiban mempertahankan pertemanan hanya karena pernah dekat, pernah saling curhat, atau sudah berteman bertahun-tahun. Lamanya pertemanan bukan jaminan ketulusan. Banyaknya komentar bukan bukti kepedulian. Dan seringnya seseorang menghubungi lo bukan berarti dia punya niat baik. Tapi jangan juga sembarangan memberi label toxic kepada orang yang berbeda pendapat atau berani mengingatkan kesalahan lo. Teman sejati terkadang menyampaikan kebenaran yang pahit. Sedangkan teman beracun sengaja menciptakan kepahitan agar lo kehilangan ketenangan. Know the difference between honest criticism and emotional manipulation. Ladies... Kalau seseorang terus-menerus merendahkan lo, menyebarkan fitnah, membocorkan rahasia, atau sengaja mengusik ketenangan hidup lo, setelah batasan lo jelaskan, buat apa masih dipertahankan? Takut kehilangan teman? Percayalah, kehilangan satu teman yang beracun jauh lebih baik daripada kehilangan kedamaian diri sendiri. Protecting your peace is not arrogance. It's self-respect. Blokir kalau memang diperlukan. Batasi akses mereka. Berhenti menjelaskan kehidupan pribadi kepada orang yang cuma ingin menjadikannya bahan pembicaraan. Karena semakin dewasa, lo akan memahami satu hal: Lingkar pertemanan yang kecil tetapi tulus jauh lebih berharga daripada ribuan pengikut yang penuh kepalsuan. Dan satu pesan terakhir dari gue, si penikmat kopi pahit... Kopi pahit masih bisa gue nikmati setiap pagi. Tapi manusia yang mulutnya manis sementara kelakuannya penuh racun? Maaf, gue gak menyediakan kursi untuk mereka di meja kehidupan gue. Choose peace over popularity. Choose genuine people over fake friendships. 📖 SHE WAS NEVER YOUR FRIEND Tentang Teman yang Diam-Diam Mengincar dan Merusak Hubunganmu. Buat lo yang ingin lebih memahami bahaya pertemanan beracun, manipulasi, kepedulian palsu, dan pentingnya menjaga batasan dalam kehidupan sosial, gue juga punya e-book refleksi berjudul "She Was Never Your Friend". yang gue tulis 6 bulan lalu. Kisah utamanya mengangkat pengkhianatan dalam hubungan, pelajaran tentang mengenali teman palsu juga relevan untuk kehidupan sosial kita. Rey Inspire Emotional Healing Author Digital Storyteller | Relationship Observer | Founder Ruang Refleksi Rey Inspire #toxicrelationship #circle #pertemanan #blokir #selfhelp

About