@ima.dewi1: Turnamen sepak bola Curug Bitung ,Stadion legok unah , Nanggung , Bogor#nanggungbogorbarat #bogor 🥰

INEL🌸
INEL🌸
Open In TikTok:
Region: ID
Thursday 22 October 2026 13:15:08 GMT
5137
296
3
0

Music

Download

Comments

ipay.saputra4
Ipay Saputra :
pinal iraha?
2026-10-23 03:41:55
0
kurniawan.scorpio5
Kurniawan Scorpio :
iluan nobar atuh
2026-10-22 14:41:15
0
To see more videos from user @ima.dewi1, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

𝗬𝗔𝗡𝗚 𝗧𝗘𝗥𝗜𝗠𝗔 𝗨𝗔𝗡𝗚 𝗦𝗜𝗔𝗣𝗔, 𝗬𝗔𝗡𝗚 𝗗𝗜𝗗𝗔𝗞𝗪𝗔 𝗦𝗜𝗔𝗣𝗔? Gus Yaqut menyebut usulan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) untuk mengubah pendekatan definisi korupsi sebagai terobosan agar pejabat berani mengambil kebijakan demi kemaslahatan umum. Tapi ada satu hal yang tak boleh dilupakan: siapa yang menerima uang, siapa yang memerintahkan, dan mana bukti yang menghubungkan semuanya? Dalam sidang hari ini, 21 Oktober 2026, persoalan itu makin relevan. Sejumlah saksi dalam persidangan disebut menerima uang dari penyelenggara haji khusus, tetapi Gus Yaqut membantah menerima uang maupun memerintahkan pengumpulan fee. Bahkan, saksi Rizky Fisa sebelumnya menyatakan tidak ada uang yang diserahkan kepada Gus Yaqut.  Persoalan lainnya, sejumlah saksi JPU mengoreksi atau mencabut keterangan dalam BAP. Keterangan yang berubah seperti ini harus diuji secara serius di persidangan. Jangan sampai dugaan yang tercantum dalam BAP diperlakukan seolah-olah otomatis menjadi fakta yang terbukti. Kalau uang itu berasal dari jemaah haji khusus, lalu saksi menyatakan tidak menyerahkan uang kepada Gus Yaqut, di mana bukti aliran uang kepada orang yang didakwa? Kalau kerugian negara menjadi bagian dari tuduhan, mana bukti dan perhitungan yang bisa diuji secara terbuka? Tim kuasa hukum juga menyatakan tidak ada kerugian negara yang ditemukan dalam perkara ini. Pemberantasan korupsi tentu harus berjalan tegas. Tapi ketegasan hukum bukan berarti boleh mengendurkan standar pembuktian. Siapa pun yang terbukti menerima suap atau gratifikasi harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Jabatan, kebijakan, dan dugaan tidak bisa menggantikan bukti. Jangan sampai yang menerima uang sibuk dibicarakan, tetapi yang harus membuktikan tuduhan justru luput dari pertanyaan paling mendasar: mana buktinya? #KawalGusYaqut https://www.erakini.id/nasional/era-w986y/gus-yaqut-sebut-usulan-den-ubah-definisi-korupsi-sebagai-terobosan-agar-pejabat-berani-ambil-kebijakan-maslahat
𝗬𝗔𝗡𝗚 𝗧𝗘𝗥𝗜𝗠𝗔 𝗨𝗔𝗡𝗚 𝗦𝗜𝗔𝗣𝗔, 𝗬𝗔𝗡𝗚 𝗗𝗜𝗗𝗔𝗞𝗪𝗔 𝗦𝗜𝗔𝗣𝗔? Gus Yaqut menyebut usulan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) untuk mengubah pendekatan definisi korupsi sebagai terobosan agar pejabat berani mengambil kebijakan demi kemaslahatan umum. Tapi ada satu hal yang tak boleh dilupakan: siapa yang menerima uang, siapa yang memerintahkan, dan mana bukti yang menghubungkan semuanya? Dalam sidang hari ini, 21 Oktober 2026, persoalan itu makin relevan. Sejumlah saksi dalam persidangan disebut menerima uang dari penyelenggara haji khusus, tetapi Gus Yaqut membantah menerima uang maupun memerintahkan pengumpulan fee. Bahkan, saksi Rizky Fisa sebelumnya menyatakan tidak ada uang yang diserahkan kepada Gus Yaqut. Persoalan lainnya, sejumlah saksi JPU mengoreksi atau mencabut keterangan dalam BAP. Keterangan yang berubah seperti ini harus diuji secara serius di persidangan. Jangan sampai dugaan yang tercantum dalam BAP diperlakukan seolah-olah otomatis menjadi fakta yang terbukti. Kalau uang itu berasal dari jemaah haji khusus, lalu saksi menyatakan tidak menyerahkan uang kepada Gus Yaqut, di mana bukti aliran uang kepada orang yang didakwa? Kalau kerugian negara menjadi bagian dari tuduhan, mana bukti dan perhitungan yang bisa diuji secara terbuka? Tim kuasa hukum juga menyatakan tidak ada kerugian negara yang ditemukan dalam perkara ini. Pemberantasan korupsi tentu harus berjalan tegas. Tapi ketegasan hukum bukan berarti boleh mengendurkan standar pembuktian. Siapa pun yang terbukti menerima suap atau gratifikasi harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Jabatan, kebijakan, dan dugaan tidak bisa menggantikan bukti. Jangan sampai yang menerima uang sibuk dibicarakan, tetapi yang harus membuktikan tuduhan justru luput dari pertanyaan paling mendasar: mana buktinya? #KawalGusYaqut https://www.erakini.id/nasional/era-w986y/gus-yaqut-sebut-usulan-den-ubah-definisi-korupsi-sebagai-terobosan-agar-pejabat-berani-ambil-kebijakan-maslahat

About