@giuliadiv_: Per questo casting ho pensato tanto a quale video creare, cercando la perfezione. Poi ho scelto di essere semplicemente me stessa. Penso che ciò che mi contraddistingue sia la mia personalità e la mia spontaneità. Il make-up è una delle mie più grandi passioni e, quando si tratta di raccontare un prodotto, mi piace farlo a modo mio.😉 E voi, cosa ne pensate di questi prodottini? Fatemelo sapere nei commenti! 💄✨ @Erborian Italia @Giulia #CastingErborianIT #fpyシ #makeup #haul #CapCut

Giulia💋
Giulia💋
Open In TikTok:
Region: IT
Thursday 22 October 2026 18:19:14 GMT
310
21
7
9

Music

Download

Comments

auroralorenzani
auroralorenzani :
io aspettavo il gel di rare
2026-10-22 19:03:24
0
carpentierianastasia
carpentierianastasia :
2026-10-22 18:25:48
1
gabrielemazzafe
ɢᴀʙ :
2026-10-22 18:22:36
1
gabrielemazzafe
ɢᴀʙ :
@Giulia
2026-10-22 18:22:26
1
To see more videos from user @giuliadiv_, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

#POV  Rumah Tempatku Pulang ( Final Part ) POV YOSHI Setelah kelahiran si kembar yang kini menambah kesempurnaan dalam keluarga kecil kami, hari yang paling menenangkan akhirnya tiba. Kami membawa dua malaikat kecil kami pulang ke rumah dari rumah sakit setelah beberapa hari menjalani perawatan dan pemulihan di sana. Si kembar yang sangat menggemaskan ini kami beri nama Kanemoto Seiya untuk putra pertama kami, dan Kanemoto Sora untuk putri kecil kami. Nama yang indah, selaras dengan wajah tampan dan cantik yang mereka warisi dari kami berdua. Kehadiran Seiya dan Sora benar-benar membawa kehangatan baru di rumah ini. Kehidupan kami berubah total. Kini setiap malam dipenuhi dengan momen begadang bersama, menyiapkan susu hangat, hingga bergantian mengganti popok. Aku ingat pernah pada suatu malam, karena mataku sudah terlalu berat dan ngantuk yang luar biasa, aku malah salah mengganti popok. Yang seharusnya diganti adalah popok Seiya sang kakak, aku justru mengganti popok Sora yang padahal baru saja digantikan Y/N beberapa menit sebelumnya. Y/N yang melihat ketidaksengajaanku hanya bisa terkekeh pelan di tengah rasa lelahnya. Meski diterjang rasa kantuk dan lelah yang luar biasa setiap malam, aku sangat menikmati setiap detiknya. Aku tidak mau membiarkan istri tercintaku berjuang sendirian. Aku kasihan padanya jika tidurnya terus-terusan terganggu oleh tangisan si kembar. Lagipula, melewati fase-fase repot ini adalah impian yang sudah sangat lama aku dambakan. Takdir bahkan terlalu baik kepadaku, bukannya satu, Tuhan langsung mempercayakan dua buah hati sekaligus untuk kami jaga. Mengenai Ibuku, beliau memang belum mengetahui kabar kehamilan hingga kelahiran si kembar ini. Aku masih menutup semua akses komunikasi dan sengaja tidak memberi tahu di mana lokasi tempat tinggal kami sekarang. Hati kecilku jujur belum sepenuhnya bisa memaafkan perlakuan dan perkataan dingin beliau yang dulu sempat menghancurkan mental dan menyakiti Y/N. Aku memilih menunggu waktu yang benar-benar tepat, yaitu saat Y/N sudah sepenuhnya siap dan pulih untuk kembali membuka pintu maaf bagi keluarga besarku. ... Satu tahun pun berlalu begitu cepat. Kini si kembar sudah makin menggemaskan. Seiya dan Sora sudah pintar mengoceh, nafsu makan mereka sangat lahap, dan selalu saja ada tingkah lucu berdua yang membuat suasana rumah hidup. Setiap kali aku pulang dari kantor dengan tubuh lelah sehabis bekerja seharian, seluruh rasa capek itu langsung menguap begitu saja saat melangkah masuk dan melihat mereka berdua sedang asyik bermain di karpet ruang tengah. Seperti sore ini, Y/N sedang sibuk memasak hidangan makan malam di dapur, sementara Seiya dan Sora sedang duduk berhadapan di ruang tengah. Mereka berdua sibuk mengoceh dengan bahasa bayi mereka sendiri, seolah-olah sedang mengomel dan berdebat lucu satu sama lain. Y/N mengulas senyum hangat dari balik meja dapur melihat tingkah kedua buah hati kami. Aku melangkah pelan dari arah pintu masuk, berjalan mendekati Y/N yang sedang membelakangiku. Tanpa suara, aku melingkarkan kedua tanganku di pinggangnya, merengkuh tubuh hangat istriku dari belakang dan menyandarkan daguku di bahunya. Y/N sedikit terkejut, namun segera mengusap lenganku lembut. Hati kecilku bergumam penuh rasa syukur. Aku sangat amat bersyukur karena takdir telah mempertemukan kami, membimbing kami melewati badai yang begitu hebat, dan selalu berbuat baik pada hubungan kami. Kini kami dikaruniai dua anak yang luar biasa menggemaskan, serta karierku yang berjalan makin cemerlang. Bahkan, Y/N kini sudah kembali menemukan semangatnya untuk menulis. Dan kalian tahu apa yang sedang ia kerjakan? Dia menuliskan seluruh perjalanan kisah cinta kami menjadi sebuah buku—tentang bagaimana penantian bertahun-tahun yang penuh air mata dan cibiran orang untuk mendapatkan keturunan, yang pada akhirnya dijawab oleh takdir dengan begitu indah di waktu yang paling tepat. lanjut di komen. #yoshi #treasure #teume #au
#POV Rumah Tempatku Pulang ( Final Part ) POV YOSHI Setelah kelahiran si kembar yang kini menambah kesempurnaan dalam keluarga kecil kami, hari yang paling menenangkan akhirnya tiba. Kami membawa dua malaikat kecil kami pulang ke rumah dari rumah sakit setelah beberapa hari menjalani perawatan dan pemulihan di sana. Si kembar yang sangat menggemaskan ini kami beri nama Kanemoto Seiya untuk putra pertama kami, dan Kanemoto Sora untuk putri kecil kami. Nama yang indah, selaras dengan wajah tampan dan cantik yang mereka warisi dari kami berdua. Kehadiran Seiya dan Sora benar-benar membawa kehangatan baru di rumah ini. Kehidupan kami berubah total. Kini setiap malam dipenuhi dengan momen begadang bersama, menyiapkan susu hangat, hingga bergantian mengganti popok. Aku ingat pernah pada suatu malam, karena mataku sudah terlalu berat dan ngantuk yang luar biasa, aku malah salah mengganti popok. Yang seharusnya diganti adalah popok Seiya sang kakak, aku justru mengganti popok Sora yang padahal baru saja digantikan Y/N beberapa menit sebelumnya. Y/N yang melihat ketidaksengajaanku hanya bisa terkekeh pelan di tengah rasa lelahnya. Meski diterjang rasa kantuk dan lelah yang luar biasa setiap malam, aku sangat menikmati setiap detiknya. Aku tidak mau membiarkan istri tercintaku berjuang sendirian. Aku kasihan padanya jika tidurnya terus-terusan terganggu oleh tangisan si kembar. Lagipula, melewati fase-fase repot ini adalah impian yang sudah sangat lama aku dambakan. Takdir bahkan terlalu baik kepadaku, bukannya satu, Tuhan langsung mempercayakan dua buah hati sekaligus untuk kami jaga. Mengenai Ibuku, beliau memang belum mengetahui kabar kehamilan hingga kelahiran si kembar ini. Aku masih menutup semua akses komunikasi dan sengaja tidak memberi tahu di mana lokasi tempat tinggal kami sekarang. Hati kecilku jujur belum sepenuhnya bisa memaafkan perlakuan dan perkataan dingin beliau yang dulu sempat menghancurkan mental dan menyakiti Y/N. Aku memilih menunggu waktu yang benar-benar tepat, yaitu saat Y/N sudah sepenuhnya siap dan pulih untuk kembali membuka pintu maaf bagi keluarga besarku. ... Satu tahun pun berlalu begitu cepat. Kini si kembar sudah makin menggemaskan. Seiya dan Sora sudah pintar mengoceh, nafsu makan mereka sangat lahap, dan selalu saja ada tingkah lucu berdua yang membuat suasana rumah hidup. Setiap kali aku pulang dari kantor dengan tubuh lelah sehabis bekerja seharian, seluruh rasa capek itu langsung menguap begitu saja saat melangkah masuk dan melihat mereka berdua sedang asyik bermain di karpet ruang tengah. Seperti sore ini, Y/N sedang sibuk memasak hidangan makan malam di dapur, sementara Seiya dan Sora sedang duduk berhadapan di ruang tengah. Mereka berdua sibuk mengoceh dengan bahasa bayi mereka sendiri, seolah-olah sedang mengomel dan berdebat lucu satu sama lain. Y/N mengulas senyum hangat dari balik meja dapur melihat tingkah kedua buah hati kami. Aku melangkah pelan dari arah pintu masuk, berjalan mendekati Y/N yang sedang membelakangiku. Tanpa suara, aku melingkarkan kedua tanganku di pinggangnya, merengkuh tubuh hangat istriku dari belakang dan menyandarkan daguku di bahunya. Y/N sedikit terkejut, namun segera mengusap lenganku lembut. Hati kecilku bergumam penuh rasa syukur. Aku sangat amat bersyukur karena takdir telah mempertemukan kami, membimbing kami melewati badai yang begitu hebat, dan selalu berbuat baik pada hubungan kami. Kini kami dikaruniai dua anak yang luar biasa menggemaskan, serta karierku yang berjalan makin cemerlang. Bahkan, Y/N kini sudah kembali menemukan semangatnya untuk menulis. Dan kalian tahu apa yang sedang ia kerjakan? Dia menuliskan seluruh perjalanan kisah cinta kami menjadi sebuah buku—tentang bagaimana penantian bertahun-tahun yang penuh air mata dan cibiran orang untuk mendapatkan keturunan, yang pada akhirnya dijawab oleh takdir dengan begitu indah di waktu yang paling tepat. lanjut di komen. #yoshi #treasure #teume #au

About