@shan.ali.express.media: A Nation Under Mental Health Crisis 😔

Shan Ali. Express Media 🇨🇦
Shan Ali. Express Media 🇨🇦
Open In TikTok:
Region: CA
Thursday 22 October 2026 21:06:43 GMT
24536
1157
112
634

Music

Download

Comments

sbm9646
sbm :
2026-10-23 07:04:53
9
mrs.salim6
mrs salim :
bahi hum family ky 7members hn or 5psycho hn
2026-10-23 04:33:17
6
prohumanity47
🆉🅰🅸🅳🅸 Mirza زیدی مرزا :
یہ تو ایشوز ہوگئے۔۔جو آپ نے بتائے ۔۔ان کا حل کیا ہے؟
2026-10-23 15:40:38
0
dr_farhanahmad
Farhan Ahmad :
Dear brother with all due respect can you please share the link to that study which you are qouting?
2026-10-23 07:47:07
1
seebuild
Seebuild :
Aap kudh kaise Bach gai... Aise hi doosre log Bach gai ❤️
2026-10-23 13:45:05
0
ptiimrankha1
PTI ❤️🇵🇰🇮🇹 :
o bhai sb qoum foji bn chuki ha foji mindset
2026-10-23 11:34:34
7
shahid.faqir.ali
Shahid Ali. agriculture work :
hundred percent right brother afsos
2026-10-24 02:08:07
6
ptiaustralia0
Ahmad Virk :
2026-11-08 04:56:11
1
fitnesskhani
fitnessbykhani :
Aoki Awaaz aur bolney ka Andaaz is so strong 🙏
2026-10-25 09:50:21
0
yaminqazi865
Yamin Qazi865 :
very true words 👌
2026-10-23 01:14:14
8
sadiasadia5422
sadiasadia :
ملک جرنیل چلاتے ہیں جمہوریت ہے کہاں وہاں پر
2026-10-25 03:59:05
4
ktgondal1122
Kamran Gondal :
ٹھیک کہا۔ انصاف نہی پھر فیوچر سکیوئر نہی ہے ہر کسی کو فیوچر کی ٹینشن
2026-10-24 06:35:52
4
ralphraja2829
Ralph Raja 🏴󠁧󠁢󠁳󠁣󠁴󠁿 D.C :
2026-10-23 14:34:36
6
p56fby
Fourteen :
قیامت گزر چکی ہے اور ہم سزا بھگت رہے ہیں جبکہ کرنل جنرل جنت میں ہیں اور ہم جہنم میں۔
2026-10-26 11:56:48
1
glitterbugs00
user1865429875 :
absolutely agree
2026-10-25 10:43:48
1
ameeevlogmalaysia
ameee malaysia :
Truth reality
2026-10-24 03:53:08
1
misbahislam69
Misbah :
Well said
2026-10-23 09:30:30
3
qamarr0092
Qamar0092 :
Well said
2026-10-25 10:41:41
1
kashafcollection5006
KASHAF COLLECTION789 :
very true
2026-10-23 18:08:51
1
muhammadsagheer463
Muhammad Sagheer :
nice speach
2026-10-25 03:47:45
1
therulebreaker72
M. Ali :
True
2026-10-23 11:26:45
1
skflow87
skflow :
Very well said
2026-10-23 10:19:46
1
zahida_1966khan
taj :
you are right why you can do about it
2026-10-25 09:09:51
1
user388779502
Zahid khan :
please allow download option
2026-10-23 15:39:34
1
shamas.din04
Shamas din :
Love you
2026-10-23 11:43:32
1
To see more videos from user @shan.ali.express.media, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Awalnya aku benar-benar nggak pernah curiga. Aku pikir, perubahan sikap suamiku setelah aku hamil hanyalah masalah rumah tangga biasa. Dia mulai sering pulang malam, semakin jarang menyentuhku, bahkan selalu punya alasan setiap kali aku mengajaknya berhubungan intim. Aku berusaha memahami. Namanya juga sedang hamil, pikirku. Mungkin dia sedang lelah, mungkin aku memang sudah nggak semenarik dulu. Tapi ternyata, kenyataannya jauh lebih menyakitkan dari yang pernah kubayangkan. Sampai suatu hari, aku mengetahui bahwa suamiku ternyata sudah berkali-kali berhubungan intim dengan adikku sendiri. Iya, adikku sendiri! Dan alasan di balik pengkhianatan itu benar-benar membuat hatiku hancur. Suamiku mengaku bahwa dia sudah nggak tertarik lagi denganku karena warna selangkanganku menghitam selama kehamilan. Bahkan, dia tega membandingkan bagian intimku dengan milik wanita lain, termasuk adikku sendiri. Bayangkan bagaimana rasanya menjadi seorang istri yang sedang berjuang mengandung anaknya, tetapi justru dipermalukan karena perubahan tubuh akibat kehamilan. Yang paling menyakitkan, dia sering melontarkan kalimat yang membuatku merasa sangat rendah diri. Aku sampai bertanya-tanya, memangnya separah itukah perubahan tubuhku? Apa aku sudah nggak pantas dicintai hanya karena warna kulit di bagian tubuh tertentu berubah? Selama ini aku mengandung anaknya, menghadapi perubahan hormon, perubahan bentuk tubuh, dan segala ketidaknyamanan kehamilan. Tapi balasan yang kudapat justru pengkhianatan dari dua orang yang paling kupercaya. Sampai akhirnya aku memutuskan untuk pergi. Aku memilih mengakhiri hubungan itu. Bukan karena sudah nggak punya rasa sayang, tetapi karena aku sadar bahwa bertahan dengan seseorang yang terus merendahkan tubuhku hanya akan menghancurkan harga diriku sendiri. Jujur, sampai sekarang masih ada rasa insecure. Kadang aku masih merasa malu dengan warna selangkanganku sendiri. Bahkan, ada saat-saat ketika aku merasa tubuhku memang nggak cukup baik untuk dicintai. Tapi perlahan aku belajar satu hal: perubahan warna kulit saat hamil bisa terjadi karena perubahan hormon. Itu bukan aib, bukan kekurangan, dan bukan alasan bagi siapa pun untuk mempermalukan seorang perempuan. Dan satu hal lagi yang ingin kusampaikan... Jangan pernah menganggap remeh tekanan darah tinggi atau hipertensi saat hamil. Kehamilan bukan cuma soal perubahan bentuk tubuh. Ada risiko kesehatan serius yang harus diperhatikan. Hipertensi dalam kehamilan bisa berkembang menjadi preeklamsia dan membahayakan ibu maupun bayi jika tidak terdeteksi dan ditangani dengan baik. Jangan menunggu sampai tubuh memberikan tanda bahaya. Rutin periksa tekanan darah, ikuti pemeriksaan kehamilan, dan jangan abaikan keluhan sekecil apa pun. Untuk kalian para perempuan yang sedang hamil, jangan sampai rasa takut kehilangan pasangan membuat kalian mengabaikan kesehatan diri sendiri. Kita boleh kehilangan seseorang yang tidak menghargai kita, tetapi jangan sampai kita kehilangan kesehatan, keselamatan, dan rasa cinta terhadap diri sendiri hanya demi mempertahankan seseorang. Karena tubuh seorang ibu mungkin berubah setelah mengandung, tetapi perubahan itu seharusnya menjadi alasan untuk semakin dihargai, bukan untuk dikhianati. #xbyzca #xbcyza #fyp
Awalnya aku benar-benar nggak pernah curiga. Aku pikir, perubahan sikap suamiku setelah aku hamil hanyalah masalah rumah tangga biasa. Dia mulai sering pulang malam, semakin jarang menyentuhku, bahkan selalu punya alasan setiap kali aku mengajaknya berhubungan intim. Aku berusaha memahami. Namanya juga sedang hamil, pikirku. Mungkin dia sedang lelah, mungkin aku memang sudah nggak semenarik dulu. Tapi ternyata, kenyataannya jauh lebih menyakitkan dari yang pernah kubayangkan. Sampai suatu hari, aku mengetahui bahwa suamiku ternyata sudah berkali-kali berhubungan intim dengan adikku sendiri. Iya, adikku sendiri! Dan alasan di balik pengkhianatan itu benar-benar membuat hatiku hancur. Suamiku mengaku bahwa dia sudah nggak tertarik lagi denganku karena warna selangkanganku menghitam selama kehamilan. Bahkan, dia tega membandingkan bagian intimku dengan milik wanita lain, termasuk adikku sendiri. Bayangkan bagaimana rasanya menjadi seorang istri yang sedang berjuang mengandung anaknya, tetapi justru dipermalukan karena perubahan tubuh akibat kehamilan. Yang paling menyakitkan, dia sering melontarkan kalimat yang membuatku merasa sangat rendah diri. Aku sampai bertanya-tanya, memangnya separah itukah perubahan tubuhku? Apa aku sudah nggak pantas dicintai hanya karena warna kulit di bagian tubuh tertentu berubah? Selama ini aku mengandung anaknya, menghadapi perubahan hormon, perubahan bentuk tubuh, dan segala ketidaknyamanan kehamilan. Tapi balasan yang kudapat justru pengkhianatan dari dua orang yang paling kupercaya. Sampai akhirnya aku memutuskan untuk pergi. Aku memilih mengakhiri hubungan itu. Bukan karena sudah nggak punya rasa sayang, tetapi karena aku sadar bahwa bertahan dengan seseorang yang terus merendahkan tubuhku hanya akan menghancurkan harga diriku sendiri. Jujur, sampai sekarang masih ada rasa insecure. Kadang aku masih merasa malu dengan warna selangkanganku sendiri. Bahkan, ada saat-saat ketika aku merasa tubuhku memang nggak cukup baik untuk dicintai. Tapi perlahan aku belajar satu hal: perubahan warna kulit saat hamil bisa terjadi karena perubahan hormon. Itu bukan aib, bukan kekurangan, dan bukan alasan bagi siapa pun untuk mempermalukan seorang perempuan. Dan satu hal lagi yang ingin kusampaikan... Jangan pernah menganggap remeh tekanan darah tinggi atau hipertensi saat hamil. Kehamilan bukan cuma soal perubahan bentuk tubuh. Ada risiko kesehatan serius yang harus diperhatikan. Hipertensi dalam kehamilan bisa berkembang menjadi preeklamsia dan membahayakan ibu maupun bayi jika tidak terdeteksi dan ditangani dengan baik. Jangan menunggu sampai tubuh memberikan tanda bahaya. Rutin periksa tekanan darah, ikuti pemeriksaan kehamilan, dan jangan abaikan keluhan sekecil apa pun. Untuk kalian para perempuan yang sedang hamil, jangan sampai rasa takut kehilangan pasangan membuat kalian mengabaikan kesehatan diri sendiri. Kita boleh kehilangan seseorang yang tidak menghargai kita, tetapi jangan sampai kita kehilangan kesehatan, keselamatan, dan rasa cinta terhadap diri sendiri hanya demi mempertahankan seseorang. Karena tubuh seorang ibu mungkin berubah setelah mengandung, tetapi perubahan itu seharusnya menjadi alasan untuk semakin dihargai, bukan untuk dikhianati. #xbyzca #xbcyza #fyp

About