@majed1234556a: إن اللّه وملائكته يصلون على النبي يا أيها الذين آمنوا صلوا عليها #قران #الشيخ_فارس_عباد ا#يوم_الجمعه #إن_الله_وملائكته _يصلون_على_النبي #قران_كريم_بصوت_جميل

majed1234556a
majed1234556a
Open In TikTok:
Region: US
Friday 23 October 2026 01:38:35 GMT
2069
357
14
36

Music

Download

Comments

bimkali42
bimkali :
Sallahu Alayhi Wasallam Taslima ❤️❤️❤️❤️
2026-10-23 02:41:08
0
lala.muneer05
Lala Muneer :
❤️❤️❤️
2026-10-23 10:21:19
0
juttd448
• :
🥰🥰🥰
2026-10-23 09:11:09
0
irfan.ali.ali426
Irfan Ali ali :
🥰🥰🥰
2026-10-23 03:39:06
0
ibrahim.khoso5
Ibrahim Khoso :
❤️❤️❤️
2026-10-23 02:02:03
0
unknown110792
محمد قران كريم. :
[يدان مفتوحتان][يدان مفتوحتان][يدان مفتوحتان]
2026-10-23 01:54:24
0
tiktotcg8ox
القرآن الكريم :
🤲🤲🤲
2026-10-23 01:52:07
0
tiktotcg8ox
القرآن الكريم :
🥰🥰🥰
2026-10-23 01:52:04
0
user1038592437912
user1038592437912 :
🥰🥰🥰
2026-10-23 01:50:15
0
user1038592437912
user1038592437912 :
😍😍😍
2026-10-23 01:50:12
0
janatwazir12
Janat Wazir🩶 :
🥰🥰🥰
2026-10-23 01:44:35
0
mazenalhanash926
King Lord :
❤️❤️❤️
2026-10-23 01:39:30
0
mazenalhanash926
King Lord :
🥰🥰🥰
2026-10-23 01:39:28
0
minirescus
mini rescue🇱🇷 :
🥰🥰🥰
2026-10-23 15:14:14
0
To see more videos from user @majed1234556a, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

terkadang, aku bertanya-tanya, mengapa orang yang paling dekat dengan kita justru bisa begitu mudah menyakiti kita? bukankah mereka yang paling tahu bagaimana rasanya terluka? bukankah mereka yang paling sering mendengar cerita kita tentang hal-hal yang membuat kita kehilangan kepercayaan kepada orang lain? lalu, mengapa justru mereka yang melakukan hal yang sama? mungkin karena kepada orang asing, kita tidak pernah benar-benar membuka diri. kita menjaga jarak, menyembunyikan kelemahan, dan tidak membiarkan mereka mengetahui terlalu banyak tentang diri kita. tetapi kepada orang-orang terdekat, kita melakukan sebaliknya. kita membiarkan mereka melihat sisi diri kita yang tidak pernah ditunjukkan kepada siapa pun. kita menceritakan ketakutan kita, memperlihatkan luka yang belum sembuh, dan perlahan-lahan percaya bahwa bersama mereka, kita tidak perlu berpura-pura kuat. kita memberikan kepercayaan yang tidak diberikan kepada sembarang orang, berharap bahwa setidaknya, di antara begitu banyak hal yang bisa menyakiti kita di dunia ini, mereka bukanlah salah satunya. tetapi ternyata, terkadang justru dari merekalah luka yang paling sulit sembuh berasal. bukan semata-mata karena apa yang mereka lakukan, melainkan karena kita tidak pernah membayangkan bahwa seseorang yang begitu kita percaya bisa melakukan hal yang sama. dan yang paling menyedihkan, setelah semuanya terjadi, kita bukan hanya harus belajar menerima rasa sakitnya. kita juga harus belajar menerima kenyataan bahwa penilaian kita terhadap seseorang ternyata bisa salah. kita mulai mempertanyakan banyak hal. apakah selama ini kita terlalu percaya? apakah kita terlalu banyak berharap? atau apakah kita memang tidak sepenting itu bagi mereka, seperti mereka begitu penting bagi kita? entahlah. aku hanya merasa bahwa terkadang, menjadi dekat dengan seseorang adalah tentang memberikan mereka kesempatan untuk mengenal kita lebih dalam, termasuk bagian-bagian diri kita yang paling rapuh. dan ketika mereka memilih untuk menyakiti bagian itu, rasanya bukan hanya kepercayaan kita kepada mereka yang hancur, tetapi juga kepercayaan kita kepada diri sendiri karena pernah merasa begitu aman bersama mereka. mungkin, orang asing hanya bisa menyakiti perasaan kita. tetapi orang terdekat bisa membuat kita mempertanyakan apakah kita masih bisa mempercayai siapa pun setelahnya. dan sejak saat itu, kita tidak selalu menjadi seseorang yang membenci orang lain. terkadang, kita hanya menjadi seseorang yang lebih berhati-hati untuk kembali percaya. #fyp #reaity #relate #sad #life
terkadang, aku bertanya-tanya, mengapa orang yang paling dekat dengan kita justru bisa begitu mudah menyakiti kita? bukankah mereka yang paling tahu bagaimana rasanya terluka? bukankah mereka yang paling sering mendengar cerita kita tentang hal-hal yang membuat kita kehilangan kepercayaan kepada orang lain? lalu, mengapa justru mereka yang melakukan hal yang sama? mungkin karena kepada orang asing, kita tidak pernah benar-benar membuka diri. kita menjaga jarak, menyembunyikan kelemahan, dan tidak membiarkan mereka mengetahui terlalu banyak tentang diri kita. tetapi kepada orang-orang terdekat, kita melakukan sebaliknya. kita membiarkan mereka melihat sisi diri kita yang tidak pernah ditunjukkan kepada siapa pun. kita menceritakan ketakutan kita, memperlihatkan luka yang belum sembuh, dan perlahan-lahan percaya bahwa bersama mereka, kita tidak perlu berpura-pura kuat. kita memberikan kepercayaan yang tidak diberikan kepada sembarang orang, berharap bahwa setidaknya, di antara begitu banyak hal yang bisa menyakiti kita di dunia ini, mereka bukanlah salah satunya. tetapi ternyata, terkadang justru dari merekalah luka yang paling sulit sembuh berasal. bukan semata-mata karena apa yang mereka lakukan, melainkan karena kita tidak pernah membayangkan bahwa seseorang yang begitu kita percaya bisa melakukan hal yang sama. dan yang paling menyedihkan, setelah semuanya terjadi, kita bukan hanya harus belajar menerima rasa sakitnya. kita juga harus belajar menerima kenyataan bahwa penilaian kita terhadap seseorang ternyata bisa salah. kita mulai mempertanyakan banyak hal. apakah selama ini kita terlalu percaya? apakah kita terlalu banyak berharap? atau apakah kita memang tidak sepenting itu bagi mereka, seperti mereka begitu penting bagi kita? entahlah. aku hanya merasa bahwa terkadang, menjadi dekat dengan seseorang adalah tentang memberikan mereka kesempatan untuk mengenal kita lebih dalam, termasuk bagian-bagian diri kita yang paling rapuh. dan ketika mereka memilih untuk menyakiti bagian itu, rasanya bukan hanya kepercayaan kita kepada mereka yang hancur, tetapi juga kepercayaan kita kepada diri sendiri karena pernah merasa begitu aman bersama mereka. mungkin, orang asing hanya bisa menyakiti perasaan kita. tetapi orang terdekat bisa membuat kita mempertanyakan apakah kita masih bisa mempercayai siapa pun setelahnya. dan sejak saat itu, kita tidak selalu menjadi seseorang yang membenci orang lain. terkadang, kita hanya menjadi seseorang yang lebih berhati-hati untuk kembali percaya. #fyp #reaity #relate #sad #life

About