@divine.derricka: Navigating the grief that comes with being no contact, as well as grieving the passing of loved ones is definitely not easy. #santamuertedevotee #grief #ancestorwork #ancestralhealing

Derricka
Derricka
Open In TikTok:
Region: US
Friday 23 October 2026 02:23:06 GMT
163
10
3
1

Music

Download

Comments

a_thousand_yearsss
jewels :
I am in no contact with my whole family I have zero tolerance for toxicity it's just me and my child now.
2026-10-23 03:36:21
2
terrafrequency
Terra Frequency :
I feel similar to you. I went no contact with family due to there being no way to have a healthy relationship with them. The grief would hit me in waves and still does now but not as often. Now I get that belonging need met by my Ancestors and trying to make healthy friends. Sometimes I panic thinking about family passing away without me there. But I can't risk being in contact with them. It's a struggle because my biology is saying "family is life" vicerally. My mind is like "you can't handle that abuse again and continue to function".
2026-10-23 03:03:51
1
To see more videos from user @divine.derricka, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Berbekal gerinda dan bor tangan di bengkel, Ajies Sabara bersama tim F.Art 32 dari Bangkalan, Madura, membawa pulang enam penghargaan pada keikutsertaan pertama mereka di Kustomfest. Lewat motor “Pelor Angen”, mereka meraih Best Kustom Bike Show sekaligus trofi bergilir Piala Raja Kustomfest. Motor berbasis Honda CB150R tahun 2013 itu sempat mangkrak akibat pandemi dan keterbatasan biaya. Dukungan Warung Nasi Bebek Sinjay kemudian membantu tim melanjutkan pengerjaan selama dua bulan penuh. Nama Pelor Angen diambil dari nama sapi kerapan di Madura. Sementara perpaduan material metal dan kayunya terinspirasi dari senapan angin. Desainnya dirancang sendiri oleh Ajies, berangkat dari kegemarannya melukis. “Jadi alat bukan menjadi penghalang bagi kami. Nomor satu adalah kemauan. Itu saja,” ujar Ajies. Cerita penantian panjang juga datang dari Surya bersama tim 02 Garage asal Semarang. Chevrolet C10 tahun 1968 bekas kendaraan PLN yang proses pengerjaannya ia tunggu hingga sepuluh tahun akhirnya meraih Best Pick Up, Best Kustom Car Show, dan Piala Raja kategori mobil. Kedua karya itu mendapat apresiasi tertinggi dalam Kustomfest ke-15 di Jogja Expo Center, Yogyakarta, pada 10–11 Oktober 2026. Direktur Kustomfest, Lulut Wahyudi, menyebut kompetisi ini tidak sekadar soal menang atau kalah, tetapi juga kesempatan agar karya para builder diapresiasi oleh orang-orang yang mencintai dunia kustom. Aset: Video: Pandangan Jogja #PandanganJogja #Kustomfest2026 #Kustomfest #kustomculture
Berbekal gerinda dan bor tangan di bengkel, Ajies Sabara bersama tim F.Art 32 dari Bangkalan, Madura, membawa pulang enam penghargaan pada keikutsertaan pertama mereka di Kustomfest. Lewat motor “Pelor Angen”, mereka meraih Best Kustom Bike Show sekaligus trofi bergilir Piala Raja Kustomfest. Motor berbasis Honda CB150R tahun 2013 itu sempat mangkrak akibat pandemi dan keterbatasan biaya. Dukungan Warung Nasi Bebek Sinjay kemudian membantu tim melanjutkan pengerjaan selama dua bulan penuh. Nama Pelor Angen diambil dari nama sapi kerapan di Madura. Sementara perpaduan material metal dan kayunya terinspirasi dari senapan angin. Desainnya dirancang sendiri oleh Ajies, berangkat dari kegemarannya melukis. “Jadi alat bukan menjadi penghalang bagi kami. Nomor satu adalah kemauan. Itu saja,” ujar Ajies. Cerita penantian panjang juga datang dari Surya bersama tim 02 Garage asal Semarang. Chevrolet C10 tahun 1968 bekas kendaraan PLN yang proses pengerjaannya ia tunggu hingga sepuluh tahun akhirnya meraih Best Pick Up, Best Kustom Car Show, dan Piala Raja kategori mobil. Kedua karya itu mendapat apresiasi tertinggi dalam Kustomfest ke-15 di Jogja Expo Center, Yogyakarta, pada 10–11 Oktober 2026. Direktur Kustomfest, Lulut Wahyudi, menyebut kompetisi ini tidak sekadar soal menang atau kalah, tetapi juga kesempatan agar karya para builder diapresiasi oleh orang-orang yang mencintai dunia kustom. Aset: Video: Pandangan Jogja #PandanganJogja #Kustomfest2026 #Kustomfest #kustomculture

About