@tribunpekanbaru: Sebanyak 2.400 liter BBM jenis Pertalite yang diduga disalahgunakan pengangkutannya dari Sumatera Barat, ternyata akan dijual ke sejumlah pengecer di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. "Asal BBM dari Kabupaten Sijunjung, Sumbar. Rencananya oleh kedua tersangka akan dijual ke sejumlah pengecer di Kuansing," ujar Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana melalui Kasat Reskrim AKP Gerry Agnar Timur, Jumat (23/10/2026). Diduga, Pertalite tersebut dijual dengan harga Rp13.000 per liter. Untuk diketahui, harga Pertalite di tingkat pengecer di Kuansing mencapai Rp 14.000 hingga Rp 15.000 per liternya. "Motifnya jelas, eknomi. Mereka mengharapkan keuntungan dengan menjual BBM subsidi ini ke pengecer," ujarnya. Namun Polisi belum dapat menjelaskan modus tersangka dalam mendapatkan BBM jenis Pertalite tersebut. Polisi mengungkap rencana tersebut setelah mengamankan dua pria berinisial DR (45) dan HH (20) yang mengangkut BBM bersubsidi menggunakan mobil minibus Daihatsu berwarna silver metalik. Dari dalam kendaraan itu, petugas menemukan 75 jeriken berisi Pertalite dengan total volume sekitar 2.400 liter. BBM tersebut diangkut menggunakan mobil bernomor polisi BA 13XX KH dan diduga akan dipasarkan ke sejumlah pengecer dengan harga Rp13.000 per liter. Pengungkapan kasus dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi ini dilakukan Satreskrim Polres Kuantan Singingi di Jalan Rustam Abrus, Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah, Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. AKP Gerry menjelaskan, pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan penyalahgunaan pengangkutan BBM bersubsidi. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti personel Satreskrim Polres Kuansing dengan melakukan penyelidikan di lapangan. "Petugas kemudian menghentikan dan memeriksa kendaraan tersebut. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan 75 jeriken berisi BBM jenis Pertalite dengan total volume sekitar 2.400 liter," jelas AKP Gerry Agnar Timur. Namun, polisi masih mendalami asal-usul BBM, jalur pengangkutan, serta dugaan praktik niaga yang dilakukan kedua pria tersebut. "Kedua pria tersebut bersama kendaraan dan barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Kuansing untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kami akan periksa modus mereka mendapatkan BBM tersebut," ungkap Gerry. #bbm #pertalite #kuansing
Tribun Pekanbaru
Region: ID
Friday 23 October 2026 06:40:17 GMT
Music
Download
Comments
kyymakk ⁹ ⁹ ⁹ :
hallo admin tribun PKU jika ingin menaikkan berita, bagaimana cara pengajuannya?
2026-10-23 06:44:50
2
pencuri akun :
itu akibat nunggak bayar setoran. padahal itu bbm untuk area dn desa dn pedalaman.
2026-10-23 16:48:03
1
ramliaja :
tolong pemerintah yg bijaksana dan selalu adil kepada rakyatnya kalau tidak boleh masarakat kecil beli pakai jerigen ke SPBU tolong di setiap jalan ataupun pelosok desa sediakan SPBU juga, jangan cuma pemerintah berpikiran ada oknum mengambil ke untungan sepihak semua itu untuk berjalannya roda kehidupan masyarakat di pedalaman yang tidak di jangkau SPBU, saya masyarakat kecil menghimbau pemerintah berpikirlah secara logoka haruskah masyarakat mau ke kebun harus ambil BBM dulu ke SPBU dengan jarak 20 KM berapa biaya yang harus di keluarkan dalam setiap harinya hanya untuk ke kebun
2026-10-23 11:04:23
0
haria :
penjara aja
2026-10-23 08:35:58
0
Amri :
itu paling kurang stoorrraannn
2026-10-23 13:35:11
0
BIL228 :
pertama
2026-10-23 06:44:34
0
Yayuk Indarwati :
SPBU wajib ada di setiap desa...
2026-10-23 07:59:04
2
pandu ff :
Mobil tuch sering nampak d tempat lokalisasi,,dulu ku kira itu mobil sales2 makanan githu,,
2026-10-23 19:17:16
0
zulkifli :
[Tertawa sampai menangis][Tertawa sampai menangis][Tertawa sampai menangis]
2026-10-23 13:10:13
0
Dasniar :
🥰🥰🥰
2026-10-23 11:59:07
0
salsaaaa :
🥰🥰🥰
2026-10-24 05:20:32
0
To see more videos from user @tribunpekanbaru, please go to the Tikwm
homepage.