@paggezagge: Nearly 40,000 people. And I’m standing just metres from Stevie Wonder singing “Pastime Paradise.” ❤️🔥 A living legend. A voice you don’t just hear—you feel. ✨#steviewonder #legend #LiveMusic #livinglegend #stockholm

Pagge | Alps
Pagge | Alps
Open In TikTok:
Region: SE
Friday 23 October 2026 07:42:59 GMT
198279
44359
177
686

Music

Download

Comments

paggezagge
Pagge | Alps :
That voice. Pure goosebumps. ❤️🔥
2026-10-23 07:44:28
88
user455172001
SMOOTH :
PURE GOLD SINCE MY CHILDHOOD
2026-10-24 18:49:43
1
stanislavag17
Станислава♡ :
Some legends never grow old… with time, we only feel their greatness more deeply.There are moments when music stops time and reminds us that true art is immortal. How wonderful that you got to be there and experience this magic live! ✨🎶
2026-10-23 08:06:42
24
mking87403
Mking87 :
One of the Greatest [Pray]
2026-10-24 18:24:28
2
stefkaranfilo
Stef 1 :
one of the Last Legends
2026-10-24 08:39:29
4
rajib.hasan370
Rajib Hasan :
excellent full support the
2026-10-23 14:45:08
10
irocpolon88
iRocPoloN88 :
I seen Stevie in concert like 13 years ago and I can't wait until my visit to Chicago to see him again. 🙂
2026-10-24 12:51:16
2
pumbabecker57
Pumba :
Amsterdam on Wednesday ❤️✨🙏.
2026-10-24 06:21:28
1
ryq1017
Rixs :
2026-10-23 10:54:26
16
veronika.olahova1
Veronika 💫 :
Hannover today!!!!❤️❤️❤️❤️❤️just 2 more hours!❤️❤️❤️❤️❤️
2026-10-24 15:51:42
1
tahera.jesmin
Tahera Jesmin :
excellent
2026-10-23 12:18:28
8
s1pxgodbest0
𝓧- 𝓕𝓮𝓻𝓲𝓫 🐾 :
2026-10-23 07:55:49
8
livia_cat1
livia_cat :
Love you Stevie ❤️
2026-10-24 05:22:15
1
user381107m
শাপলা :
🥰🥰🥰
2026-10-23 11:15:38
4
chandana.biswas52
Chandana Biswas :
🥰
2026-10-23 11:06:06
4
user455172001
SMOOTH :
WE GONNA GET OLD THE WISE INSPIRED MUSIC WE HAD
2026-10-24 18:50:49
3
audrajane2
audrajane2 :
🙏
2026-10-23 08:12:27
3
kadir8361
Kadir :
2026-10-23 11:13:22
6
sathi.islam1569
Sathi Islam :
ওয়াও সেই হয়েছে ভিডিওটা 🌹🌹🌹
2026-10-23 11:00:49
8
bulten4747
Bulten :
He could maybe have seen you
2026-10-23 20:59:22
7
mdraselrasel5378
আমি তো আমাকে চিনি না :
2026-10-23 11:17:18
2
_suhuuu_39
✅হাসির রাজা✅হৃদয়ের বন্ধন💓💓💓 :
https://vt.tiktok.com/ZSgagHS1Q/ চমৎকার
2026-10-23 10:39:33
4
isa.khan2
✩꧁lsa khan꧂✩ :
চমৎকার পোস্ট
2026-10-23 10:22:42
3
chandana.biswas52
Chandana Biswas :
🥰🥰
2026-10-23 11:06:11
4
maisu.bbz02
·.¸¸.·𝓜𝓪𝓲𝓼𝓱𝓪ヅ :
song name?
2026-10-23 15:02:32
3
To see more videos from user @paggezagge, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Jet Tempur F-16 Paksa Mendarat Pesawat Asing di Pekanbaru Dalam Skenario Latihan Force Down Sebuah pesawat asing terdeteksi memasuki wilayah udara Indonesia tanpa mengantongi izin penerbangan.  Situasi itu memicu pengerahan jet tempur F-16 untuk melakukan intersepsi hingga pesawat tersebut dipaksa mendarat. Namun, pendaratan paksa atau force down bukan akhir dari operasi. Begitu pesawat menyentuh landasan, tahapan penegakan hukum dan pemeriksaan oleh sejumlah instansi harus segera dilakukan. Rangkaian situasi tersebut menjadi skenario latihan penanganan pasca-force down yang digelar Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin di apron pangkalan, Pekanbaru. Latihan ini menggambarkan bagaimana sebuah dugaan pelanggaran wilayah udara ditangani sejak pesawat terdeteksi, diintersepsi, diidentifikasi, hingga dipaksa mendarat dan menjalani pemeriksaan sesuai prosedur. Dalam skenario latihan, pesawat tidak dikenal atau Low and Slow Aircraft (LASA X) terpantau bergerak di wilayah Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I menuju wilayah udara Indonesia. Pemantauan Kosek I mendapati pesawat tersebut memasuki kawasan Selat Malaka tanpa dilengkapi Surat Clearance (SC) dan Flight Clearance (FC).  Kondisi itu membuat pesawat dikategorikan sebagai pesawat tidak dikenal yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Merespons temuan tersebut, Pangko­sek I memerintahkan Skadron Udara 16 mengerahkan pesawat tempur melalui mekanisme scramble.  Proses intersepsi dilakukan dengan dukungan Ground Control Intercept (GCI) untuk mendekati sekaligus memastikan identitas pesawat yang dicurigai melanggar aturan penerbangan. Setelah identifikasi visual dilakukan, pesawat F-16 Skadron Udara 16 diperintahkan melaksanakan force down. Begitu pesawat berhasil dipaksa mendarat, penanganan berlanjut ke tahap berikutnya. Asops Kosek I berkoordinasi dengan Komandan Lanud Roesmin Nurjadin untuk menjalankan prosedur penegakan hukum pasca-force down. Pada tahap inilah koordinasi lintas instansi menjadi penting. Penanganan tidak hanya melibatkan unsur TNI AU, tetapi juga instansi terkait di bidang kebandarudaraan, karantina, imigrasi, kesehatan, dan bea cukai. Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris mengatakan, latihan yang digelar pada Rabu (21/10/2026) tersebut dirancang untuk menguji kesiapan personel dalam menghadapi pelanggaran wilayah udara oleh pesawat asing, termasuk memastikan prosedur setelah pesawat dipaksa mendarat berjalan sesuai ketentuan. “Latihan ini bertujuan melatihkan unsur TNI AU, khususnya Lanud Roesmin Nurjadin, dalam menangani pelanggaran wilayah udara oleh pesawat asing. Selain itu, latihan ini juga melibatkan unsur kementerian dan lembaga terkait untuk menguji mekanisme penanganan pesawat asing setelah dilakukan pemaksaan mendarat (force down),” jelasnya. Menurut Abdul Haris, latihan tersebut sekaligus menguji Rencana Operasi Penegakan Hukum Pasca-Force Down dan prosedur tetap yang berlaku di Komando Daerah TNI AU I (Kodau I) beserta jajaran pangkalan di bawahnya. Ia menegaskan, setiap tahapan harus dapat dilaksanakan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi, mengingat penanganan pesawat asing membutuhkan keterlibatan berbagai unsur sesuai kewenangan masing-masing. #latihan #pesawattempur #tniau
Jet Tempur F-16 Paksa Mendarat Pesawat Asing di Pekanbaru Dalam Skenario Latihan Force Down Sebuah pesawat asing terdeteksi memasuki wilayah udara Indonesia tanpa mengantongi izin penerbangan. Situasi itu memicu pengerahan jet tempur F-16 untuk melakukan intersepsi hingga pesawat tersebut dipaksa mendarat. Namun, pendaratan paksa atau force down bukan akhir dari operasi. Begitu pesawat menyentuh landasan, tahapan penegakan hukum dan pemeriksaan oleh sejumlah instansi harus segera dilakukan. Rangkaian situasi tersebut menjadi skenario latihan penanganan pasca-force down yang digelar Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin di apron pangkalan, Pekanbaru. Latihan ini menggambarkan bagaimana sebuah dugaan pelanggaran wilayah udara ditangani sejak pesawat terdeteksi, diintersepsi, diidentifikasi, hingga dipaksa mendarat dan menjalani pemeriksaan sesuai prosedur. Dalam skenario latihan, pesawat tidak dikenal atau Low and Slow Aircraft (LASA X) terpantau bergerak di wilayah Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I menuju wilayah udara Indonesia. Pemantauan Kosek I mendapati pesawat tersebut memasuki kawasan Selat Malaka tanpa dilengkapi Surat Clearance (SC) dan Flight Clearance (FC). Kondisi itu membuat pesawat dikategorikan sebagai pesawat tidak dikenal yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Merespons temuan tersebut, Pangko­sek I memerintahkan Skadron Udara 16 mengerahkan pesawat tempur melalui mekanisme scramble. Proses intersepsi dilakukan dengan dukungan Ground Control Intercept (GCI) untuk mendekati sekaligus memastikan identitas pesawat yang dicurigai melanggar aturan penerbangan. Setelah identifikasi visual dilakukan, pesawat F-16 Skadron Udara 16 diperintahkan melaksanakan force down. Begitu pesawat berhasil dipaksa mendarat, penanganan berlanjut ke tahap berikutnya. Asops Kosek I berkoordinasi dengan Komandan Lanud Roesmin Nurjadin untuk menjalankan prosedur penegakan hukum pasca-force down. Pada tahap inilah koordinasi lintas instansi menjadi penting. Penanganan tidak hanya melibatkan unsur TNI AU, tetapi juga instansi terkait di bidang kebandarudaraan, karantina, imigrasi, kesehatan, dan bea cukai. Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris mengatakan, latihan yang digelar pada Rabu (21/10/2026) tersebut dirancang untuk menguji kesiapan personel dalam menghadapi pelanggaran wilayah udara oleh pesawat asing, termasuk memastikan prosedur setelah pesawat dipaksa mendarat berjalan sesuai ketentuan. “Latihan ini bertujuan melatihkan unsur TNI AU, khususnya Lanud Roesmin Nurjadin, dalam menangani pelanggaran wilayah udara oleh pesawat asing. Selain itu, latihan ini juga melibatkan unsur kementerian dan lembaga terkait untuk menguji mekanisme penanganan pesawat asing setelah dilakukan pemaksaan mendarat (force down),” jelasnya. Menurut Abdul Haris, latihan tersebut sekaligus menguji Rencana Operasi Penegakan Hukum Pasca-Force Down dan prosedur tetap yang berlaku di Komando Daerah TNI AU I (Kodau I) beserta jajaran pangkalan di bawahnya. Ia menegaskan, setiap tahapan harus dapat dilaksanakan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi, mengingat penanganan pesawat asing membutuhkan keterlibatan berbagai unsur sesuai kewenangan masing-masing. #latihan #pesawattempur #tniau

About