@sewaktu.com: Puluhan pesepeda dari Bandung dan Jabodetabek yang mengikuti aksi “Mengayuh ke Istana” mengalami ketegangan dengan polisi saat menuju Aksi Kamisan di Taman Pandang, seberang Istana Negara, untuk menyuarakan krisis karhutla. Rombongan yang berangkat dari Taman Ismail Marzuki itu tertahan barikade besi dan pembatas oranye di Jalan Medan Merdeka Timur. Polisi kemudian meminta mereka mengalihkan rute melalui Jalan Ir. H. Juanda. Inisiator aksi, Kidung Saujana, mengaku rombongan dihadang tanpa penjelasan yang jelas. Sementara itu, polisi membantah melakukan penghadangan dan menyatakan pesepeda tetap boleh melintas melalui jalur alternatif sebagai bagian dari protokol pengamanan aksi.