@infojatimterkini: Oknum Kades Kemiri Pacet Diduga Nyambi Jadi Makelar Kasus Narkoba, Motor Honda PCX Milik Warganya Sendiri Digadaikan Dugaan Transaksi Uang Rp10 Juta dalam Kasus Narkoba, Nama Kades Kemiri PBS Disorot: Polres Mojokerto Diminta Usut Tuntas MOJOKERTO | – Dugaan transaksi uang sebesar Rp10 juta yang disebut-sebut berkaitan dengan penanganan kasus narkotika pada 2023 kembali mencuat. Seorang warga berinisial SA, yang berdomisili di Desa Kemiri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, mengungkapkan dugaan keterlibatan Kepala Desa Kemiri berinisial PBS dalam persoalan yang hingga kini menurut pengakuannya belum mendapatkan kejelasan. Berdasarkan keterangan SA dan pihak keluarganya kepada wartawan, uang sebesar Rp10 juta disebut pernah diserahkan kepada PBS dengan maksud untuk membantu menyelesaikan persoalan hukum yang menjerat SA dalam kasus narkotika jenis sabu. Pengakuan tersebut memunculkan sejumlah pertanyaan serius yang perlu dijawab secara terbuka. Apakah uang tersebut benar-benar diserahkan? Untuk kepentingan apa uang itu diberikan? Siapa pihak yang menerima dan mengelolanya? Dan apakah terdapat kaitan dengan proses penanganan perkara di Polsek Pungging? Pertanyaan-pertanyaan itu tidak boleh dibiarkan menggantung tanpa penelusuran yang jelas. Keluarga Mengaku Meminjam Uang Rp10 Juta Dalam keterangannya pada Selasa (20/10/2026) malam, pihak keluarga SA, yakni ibu kandungnya, mengaku masih mengingat penyerahan uang tersebut meskipun tidak lagi mengingat tanggal pasti kejadiannya. Menurut pengakuan keluarga, saat itu mereka menerima telepon yang disebut berasal dari Polsek Pungging. Keluarga kemudian berupaya mencari pinjaman uang hingga ke wilayah Batu untuk memenuhi jumlah yang diminta atau dibutuhkan dalam penyelesaian persoalan tersebut, sebagaimana yang mereka pahami ketika itu. “Saya masih ingat, Pak. Cuman karena kejadiannya sudah lama, saya lupa tanggal berapa. Waktu itu saya ditelepon oleh Polsek Pungging. Bahkan uangnya saya carikan pinjaman ke Batu Rp10 juta dan saya berikan ke Pak Lurah,” ungkap ibu SA kepada wartawan. Keterangan tersebut merupakan pengakuan pihak keluarga yang masih perlu diverifikasi melalui pemeriksaan saksi, bukti komunikasi, serta penelusuran aliran uang. Jika benar terdapat penyerahan uang yang dikaitkan dengan penanganan perkara pidana, aparat penegak hukum perlu memastikan apakah transaksi tersebut memiliki dasar yang sah atau justru mengandung dugaan perbuatan melawan hukum. Motor Honda PCX Disebut Ikut Digadaikan Persoalan ini tidak berhenti pada pengakuan penyerahan uang Rp10 juta. Pihak keluarga juga menyebut bahwa menurut penjelasan yang mereka terima, uang tersebut masih dianggap kurang. Keluarga kemudian mengungkapkan dugaan bahwa sepeda motor Honda PCX milik SA turut digadaikan oleh pihak yang mereka maksud sebagai oknum kepala desa. Apabila keterangan tersebut dapat dibuktikan, persoalan ini perlu ditelusuri lebih jauh, termasuk siapa yang menggadaikan kendaraan, atas persetujuan siapa, ke mana hasil gadai diserahkan, serta apakah kendaraan tersebut masih dapat ditelusuri keberadaannya. Jangan sampai warga yang sedang menghadapi persoalan hukum justru semakin dirugikan akibat transaksi yang tidak jelas pertanggungjawabannya. SA juga menyatakan bahwa ibunya menjadi saksi atas penyerahan uang tersebut. “Saksinya ada ibu saya, Mas. Waktu itu ibu memberikan uang kepada Pak Lurah Rp10 juta,” ujar SA kepada wartawan. selengkapnya baca didalam link di bawah ini !! 👇 https://radarbangsatv.com/oknum-kades-kemiri-pacet-diduga-nyambi-jadi-makelar-kasus-narkoba-motor-honda-pcx-milik-warganya-sendiri-digadaikan/ #firaltiktok🔥🔥🔥✌️ #pacetmokerupdate @polsekpacet.mjk @pemkotmojokerto @kejarimojokerto @desakemiri83 @pemdeskemiri141222 @pemdeskemiri @polresmojokerto_ @polresmojokerto3 @POLDA_JAWA TIMUR @Bidpropam Polda Jatim @Propam Mabes polri @Mabespolrijakartapusat @Sahabat Suyudi Ario Seto #jadisorotanmasyarakat #fyppppppppppppppppppppppp

Tinta Jatim
Tinta Jatim
Open In TikTok:
Region: ID
Friday 23 October 2026 09:47:58 GMT
4185
23
4
28

Music

Download

Comments

indah.purwanti143
Indah Purwanti :
sama dong kayak kasus yg ku alami jg.. 2015 ..beda nya gue di laporkan seseorang ke ke SPKT kantor polisi Mojokerto kota .. sampai berita itu terdengar sampai kuping 2024..pantes ak di kejar pengedar nya sampai mas e sp pun melok nguber pantas ramai 10thn.. dimna sya kerja tinggal pasti di kepung buronan .. baru tahu cabut bendel LP pakai duit bukan pakai omongan tok.. indah purwanti Wates Mojokerto kota .... Jatim.. moga2 pak Kapolres yg baru biar mengerti dgn mantan pengguna yg di lapor kn rehab mandiri 10thn masih di kejar gerombolan Cepu.. aminn..
2026-10-23 10:44:17
1
musangkolam234
wong lawas.@234 :
mbok sekali2 tim datang ke desa claket untuk mencari info tentang narkoba dn penyelesaian yang seperti apa krna yg saya dengar banyak sekali pengguna yg tertangkap dn gk lama mereka bebas disisi lain ada sebagian kluarga dari pengguna yg bilang bebas tapi bayar sampik puluhan juta... maaf klo tanya bukti jujur aku gk ada toi ini nyata terjadi
2026-10-23 11:30:24
1
kusnanto839
kusnanto839 :
jangan nyebar hoak . kalau gk ada buktinya kasian kadesnya
2026-10-23 10:17:53
1
To see more videos from user @infojatimterkini, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About