@sergey_21_02: айайай и не стыдно #симон#камина#гуреннлаганн

Niki
Niki
Open In TikTok:
Region: UA
Friday 23 October 2026 19:34:14 GMT
4543
698
64
562

Music

Download

Comments

dolbaeb_eldarovich
UwU :
absolute peak
2026-11-03 05:13:13
0
sgutfv
не Камина а братан :
стараюсь быть вeзде где гуррен Лагaн.
2026-10-24 13:00:47
15
tk9vulfylwaj6f
Больше не верю в себя :
я больше не верю в себя
2026-10-24 20:07:32
2
simon_dirokop67
симон :
Чезаниме?
2026-10-26 17:58:24
0
mr_magiclive
чел который тупо верит в себя :
чезааниме
2026-10-29 19:22:35
0
user3448857450385
Симон :
Мега Гуррендан вы со мной?
2026-10-30 14:56:52
3
titimatetimoteito16
Timati :
братан прости
2026-10-24 12:32:40
1
_d1zel_0
Dizel :
чозаниме?
2026-10-27 14:00:38
1
user6819277347987
я депаю всё и вся:)) :
прфти[cry][cry][cry][cry]
2026-10-24 05:57:27
1
n1f2zz
n1f1xz :
Пытаюсь быть везде, где Гуррен-Лаганн
2026-10-24 15:39:33
1
agrkamina
Агр@kamina~♥️ :
Не камина блин а братан !
2026-10-26 07:15:46
1
ieblan188
antispiral333🫂 :
2026-10-24 07:08:37
1
sever4055
"SEVER" :
Стараюсь быть везде где вода почище :)
2026-10-28 18:07:07
2
timka_us7
timka_us :
2026-10-24 09:18:16
1
ton52671488
Ton 618 :
у меня есть ещё три бутылки
2026-10-24 19:00:29
1
2559_k2
การิน&การัน :
2026-11-01 09:55:19
0
sun_killn1
Sun_kill☑️ :
Верь в себя
2026-10-28 11:33:06
0
n_favorite
N_favorite :
Фон без текста можно пж? Стараюсь быть везде, где есть Гуррен-Лаганн
2026-10-28 22:16:47
0
user473076148611
エネル :
я и вам купил,а вы не пришли
2026-11-03 06:47:26
0
danchic68
DANCHIC :
я пил пиво?
2026-10-28 16:41:31
0
fishmaster_original
♔SÎMØÑ♔ :
БУДУ ВЕЗДЕ ГЕ ЕСТЬ ГУРРЕН ДАН
2026-11-01 22:21:16
0
0nelove512
one love. ✌️ :
я не пью 💀
2026-10-30 07:03:32
0
virussussus
virus :
сожру любой контент про гуррен лаганн
2026-10-24 08:35:47
0
To see more videos from user @sergey_21_02, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Era reformasi awal (1998-1999) Kepemimpinan B. J. Habibie dimulai pada 21 Mei 1998 dalam kondisi Indonesia yang hampir runtuh akibat krisis multidimensi. Ia menggantikan Soeharto ketika nilai tukar rupiah jatuh dari sekitar Rp2.300 per dolar AS pada 1997 menjadi sempat menyentuh Rp16.000–Rp17.000 pada awal 1998. Inflasi melonjak hingga sekitar 77% dan ekonomi mengalami kontraksi besar sekitar -13,7%. Dalam situasi ini, Habibie tidak hanya harus memulihkan ekonomi, tetapi juga mengembalikan kepercayaan publik yang hilang. Langkah awalnya adalah membentuk Kabinet Reformasi Pembangunan dan membuka ruang kebebasan politik. Ia membebaskan tahanan politik, memberi ruang oposisi, dan melonggarkan kontrol terhadap masyarakat. Di bidang pers, ia mencabut pembatasan ketat sehingga media berkembang pesat dan menjadi lebih kritis. Kebijakan ini meningkatkan transparansi dan menjadi fondasi penting bagi demokrasi. Habibie juga mereformasi sistem politik dengan membuka pembentukan partai baru dan menyiapkan Pemilu 1999 yang menjadi pemilu paling bebas sejak 1955. Ia mendorong lahirnya undang-undang politik baru serta memperkuat lembaga perwakilan agar lebih independen. Di bidang hukum, ia mengesahkan Undang-Undang HAM 1999 yang menjadi dasar perlindungan hak warga negara. Di sektor ekonomi, Habibie fokus pada stabilisasi. Ia melanjutkan restrukturisasi perbankan, menutup bank bermasalah, dan memperbaiki sistem keuangan. Hasilnya mulai terlihat dalam waktu singkat. Nilai tukar rupiah yang sempat terpuruk berhasil menguat dan stabil di kisaran Rp7.000–Rp8.000 per dolar AS pada 1999. Inflasi turun drastis dari sekitar 77% menjadi sekitar 2–4%, sementara ekonomi yang sebelumnya minus mulai tumbuh positif sekitar 0,8%. Ini menunjukkan pemulihan kepercayaan pasar dan keberhasilan pengendalian ekonomi makro. Ia juga mengesahkan independensi Bank Indonesia pada 1999, sebuah langkah penting agar kebijakan moneter bebas dari tekanan politik. Selain itu, ia mendorong lahirnya undang-undang anti-monopoli dan perlindungan konsumen untuk menciptakan persaingan usaha yang lebih sehat. Dalam pemerintahan, Habibie menerapkan otonomi daerah melalui undang-undang 1999, yang mengurangi sentralisasi kekuasaan dan memberi daerah kewenangan lebih luas serta mengurangi peran militer di jabatan sipil. Namun, kebijakan paling kontroversial adalah terkait Timor Timur. Habibie memberikan referendum untuk menentukan nasib wilayah tersebut, yang akhirnya memilih merdeka. Keputusan ini berdampak besar secara politik dan menjadi salah satu faktor melemahnya dukungan terhadapnya. Pada akhir masa jabatannya, Habibie berhasil menyelenggarakan Pemilu 1999 secara demokratis. Namun laporan pertanggungjawabannya ditolak MPR dan Amien Rais, sehingga ia tidak melanjutkan pencalonan dan digantikan oleh Abdurrahman Wahid. #fyp #sejarah #indonesia #jasmerah #ourcreativityidn
Era reformasi awal (1998-1999) Kepemimpinan B. J. Habibie dimulai pada 21 Mei 1998 dalam kondisi Indonesia yang hampir runtuh akibat krisis multidimensi. Ia menggantikan Soeharto ketika nilai tukar rupiah jatuh dari sekitar Rp2.300 per dolar AS pada 1997 menjadi sempat menyentuh Rp16.000–Rp17.000 pada awal 1998. Inflasi melonjak hingga sekitar 77% dan ekonomi mengalami kontraksi besar sekitar -13,7%. Dalam situasi ini, Habibie tidak hanya harus memulihkan ekonomi, tetapi juga mengembalikan kepercayaan publik yang hilang. Langkah awalnya adalah membentuk Kabinet Reformasi Pembangunan dan membuka ruang kebebasan politik. Ia membebaskan tahanan politik, memberi ruang oposisi, dan melonggarkan kontrol terhadap masyarakat. Di bidang pers, ia mencabut pembatasan ketat sehingga media berkembang pesat dan menjadi lebih kritis. Kebijakan ini meningkatkan transparansi dan menjadi fondasi penting bagi demokrasi. Habibie juga mereformasi sistem politik dengan membuka pembentukan partai baru dan menyiapkan Pemilu 1999 yang menjadi pemilu paling bebas sejak 1955. Ia mendorong lahirnya undang-undang politik baru serta memperkuat lembaga perwakilan agar lebih independen. Di bidang hukum, ia mengesahkan Undang-Undang HAM 1999 yang menjadi dasar perlindungan hak warga negara. Di sektor ekonomi, Habibie fokus pada stabilisasi. Ia melanjutkan restrukturisasi perbankan, menutup bank bermasalah, dan memperbaiki sistem keuangan. Hasilnya mulai terlihat dalam waktu singkat. Nilai tukar rupiah yang sempat terpuruk berhasil menguat dan stabil di kisaran Rp7.000–Rp8.000 per dolar AS pada 1999. Inflasi turun drastis dari sekitar 77% menjadi sekitar 2–4%, sementara ekonomi yang sebelumnya minus mulai tumbuh positif sekitar 0,8%. Ini menunjukkan pemulihan kepercayaan pasar dan keberhasilan pengendalian ekonomi makro. Ia juga mengesahkan independensi Bank Indonesia pada 1999, sebuah langkah penting agar kebijakan moneter bebas dari tekanan politik. Selain itu, ia mendorong lahirnya undang-undang anti-monopoli dan perlindungan konsumen untuk menciptakan persaingan usaha yang lebih sehat. Dalam pemerintahan, Habibie menerapkan otonomi daerah melalui undang-undang 1999, yang mengurangi sentralisasi kekuasaan dan memberi daerah kewenangan lebih luas serta mengurangi peran militer di jabatan sipil. Namun, kebijakan paling kontroversial adalah terkait Timor Timur. Habibie memberikan referendum untuk menentukan nasib wilayah tersebut, yang akhirnya memilih merdeka. Keputusan ini berdampak besar secara politik dan menjadi salah satu faktor melemahnya dukungan terhadapnya. Pada akhir masa jabatannya, Habibie berhasil menyelenggarakan Pemilu 1999 secara demokratis. Namun laporan pertanggungjawabannya ditolak MPR dan Amien Rais, sehingga ia tidak melanjutkan pencalonan dan digantikan oleh Abdurrahman Wahid. #fyp #sejarah #indonesia #jasmerah #ourcreativityidn

About