@asya.ders680: #dersçalışma #sınavlar #Tanıtım #derstaktikleri

Asya
Asya
Open In TikTok:
Region: TR
Friday 23 October 2026 21:46:57 GMT
1233
36
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @asya.ders680, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ajudan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud berinisial ART terancam ditarik kembali ke kesatuannya setelah ramai dugaan intimidasi dan kekerasan fisik terhadap kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Samarinda yang sedang menyampaikan aspirasi.  ART dikabarkan adalah anggota Polda Kaltim dengan pangkat bintara. Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Kaltim saat ini sedang berkoordinasi dengan satuan Brimob untuk mendalami insiden tersebut. Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Tedy Sopandi mengatakan, penanganan kasus tersebut masih berlangsung. Pihaknya akan menindaklanjuti laporan dan informasi yang diperoleh untuk menentukan langkah selanjutnya. “Kita sedang koordinasi, nanti akan kita tindak lanjuti,” ujar Tedy saat dikonfirmasi, Selasa (20/10). Tedy menegaskan, setiap personel dituntut menjaga sikap dan hubungan baik dengan masyarakat, termasuk saat bertugas mengawal pejabat. “Nanti kita tunggu pemeriksaan dari kesatuannya. Bisa jadi (ditarik kembali), yang jelas bahwa apa yang dilakukan itu bertentangan dengan arahan Bapak Kapolri,” kata Tedy. Sebelumnya insiden itu terjadi setelah demo mahasiswa terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Senin (19/10). Sekitar pukul 18.00 Wita, sejumlah mahasiswa masih berada di dekat Masjid Nurul Mu’minin untuk beristirahat sebelum meninggalkan lokasi. Masjid ini berada di kompleks Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Samarinda. 📸: Dok. Istimewa. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ ⁠ 📝: newsupdate | update | news | vidol | R169 | R064 | E164 #bicarafaktalewatberita #kumparan
Ajudan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud berinisial ART terancam ditarik kembali ke kesatuannya setelah ramai dugaan intimidasi dan kekerasan fisik terhadap kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Samarinda yang sedang menyampaikan aspirasi. ART dikabarkan adalah anggota Polda Kaltim dengan pangkat bintara. Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Kaltim saat ini sedang berkoordinasi dengan satuan Brimob untuk mendalami insiden tersebut. Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Tedy Sopandi mengatakan, penanganan kasus tersebut masih berlangsung. Pihaknya akan menindaklanjuti laporan dan informasi yang diperoleh untuk menentukan langkah selanjutnya. “Kita sedang koordinasi, nanti akan kita tindak lanjuti,” ujar Tedy saat dikonfirmasi, Selasa (20/10). Tedy menegaskan, setiap personel dituntut menjaga sikap dan hubungan baik dengan masyarakat, termasuk saat bertugas mengawal pejabat. “Nanti kita tunggu pemeriksaan dari kesatuannya. Bisa jadi (ditarik kembali), yang jelas bahwa apa yang dilakukan itu bertentangan dengan arahan Bapak Kapolri,” kata Tedy. Sebelumnya insiden itu terjadi setelah demo mahasiswa terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Senin (19/10). Sekitar pukul 18.00 Wita, sejumlah mahasiswa masih berada di dekat Masjid Nurul Mu’minin untuk beristirahat sebelum meninggalkan lokasi. Masjid ini berada di kompleks Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Samarinda. 📸: Dok. Istimewa. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ ⁠ 📝: newsupdate | update | news | vidol | R169 | R064 | E164 #bicarafaktalewatberita #kumparan

About