@cancercinta8: Kepalaku rasanya mau pecah saat tahu siapa Kakak Cantik yang diminta oleh putriku untuk menjadi Bunda barunya. Gengsi banget! Karena wanita itu ternyata adalah .... -- [Mohon izin Komandan. Berikut data yang dapat kami berikan.] [Nama lengkap Anneira Zafitra. Usia 23 tahun. Asal Solo Baru. Mahasiswi Jurusan Psikologi UNDIP yang akan wisuda hari Rabu esok. Aktif sebagai organisator kegiatan komunitas peduli kesehatan mental 'Ruang Pulih Semarang', serta tercatat sebagai salah satu inisiator program peer counseling untuk mahasiswa baru. Sering mengisi sesi edukasi ringan tentang self-compassion dan emotional regulation di beberapa SMA/SMK kerja sama UNDIP dan komunitas. Mohon izin.] Mayor Bhas mengetuk-ngetukkan jari ke atas meja kecil di ruang tamunya. Membaca ulang data itu pelan-pelan. Entah mengapa, bagian tentang 'Ruang Pulih Semarang' membuatnya mengernyit, heran juga tertarik. Komunitas, psikologi dan pengabdian. Tiga hal yang entah kebetulan atau tidak mengisi banyak ruang kosong dalam hidupnya akhir-akhir ini. Dia jadi membatin, "Bukan sekadar cantik dan mirip dengan Sekarini. Tapi, bisa jadi ... lebih dari yang kupikir." Tangannya menyusuri layar. Dia memperbesar foto formal Anneira dalam sebuah acara penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan di UNDIP. Wajahnya tenang, tersenyum lembut. Membuat Mayor Bhaskara menghela napas panjang. Bukan karena terpesona semata. Melainkan karena dia sadar, ini pertama kalinya setelah cukup lama dia tertarik mengenal seseorang, bukan hanya sebagai data. Namun, belum sempat dia yakin dengan pilihannya. Sebuah pesan dari nomor yang tidak disimpan muncul kembali. [Dia single. Baru saja putus hubungan sekitar setengah tahun yang lalu, Komandan. Dan mantan kekasihnya kabarnya seorang anggota.] [Siapa?] Bhaskara mengetik demikian. [Mohon izin, Komandan. Untuk hal itu, sedang kami cari lebih dalam.] [Ya. Lanjutkan. Terima kasih.] [Siap, Komandan.] Dan malam pun sunyi kembali. Namun, dalam hati Mayor Bhas, mulai tumbuh sebuah niat. Niat untuk menyelami siapa sebenarnya Anneira Zafitra. --- Dua hari berjalan maju. Pagi yang cerah di Semarang. Langit tak sepenuhnya biru, tetapi cukup bersahabat untuk sebuah perayaan sederhana yang menyimpan haru. Gedung Muladi Dome Universitas Diponegoro sudah dipenuhi para wisudawan dan keluarga. Di antara keramaian itu, tampak sosok Anneira Zafitra yang melangkah pelan, penuh percaya diri, dengan sorot mata yang hangat. Dia mengenakan kebaya kutu baru berwarna dusty lilac dengan bordir halus keperakan yang membentuk pola sulur dan bunga di bagian lengan dan dada. Anton membawakan buket bunga berisi lili putih dan baby's breath yang diberi pita ungu pastel, sementara Bulik Sri sibuk menunjukkan hasil foto-fotonya ke Paklik Kuswoyo yang menunggu di taman depan. Usai acara wisuda, mereka pun keluar. Anton dan Bulik Sri bergantian memeluk Anneira dan mengucapkan selamat. "Apa rencanamu setelah ini, Anne?" tanya Anton. "Mau kerja, Mas. Aku udah apply beberapa CV, sih." "Nggak nikah dulu aja, An?" seloroh Anton. "Halaaah, Mas. kayak udah ada calonnya aja!" jawab Anneira tersipu malu. Anton terkekeh. Dia membiarkan adiknya berswafoto dengan rekan-rekannya. Di tengah-tengah euforia itu, tiba-tiba saja suara cempreng seseorang berhasil membuat atensi segerombolan orang di sana teralihkan. "Kakak ....!" Anneira menoleh. Mendapati Kiyyara dengan dress putih selutut yang lucu tengah berlari ke arahnya. Rambutnya dibiarkan tergerai indah. Gadis kecil itu memeluk boneka kelinci putih. Anneira pun tersenyum dan berjongkok merentangkan tangan. Kiyyara memeluknya. Kemudian, gadis kecil itu berteriak, "Bunda Anne! Aku sayang Bunda Anee!" . TAMAT 65 bab saja di KBM APP. baca tuntas, yuk! Dijamin kamu akan suka. Judul : ANNEIRA (Titik Nadir dalam Dekapan Takdir) Penulis : septiana_tf / KAKAKMARYAM_SPP #fyp #anneira #titiknadirdalamdekapantakdir #masukberanda #xyzbca
user99742442454
Region: ID
Saturday 24 October 2026 01:37:25 GMT
Music
Download
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @cancercinta8, please go to the Tikwm
homepage.