@nenenichada: #ช็อตผิวโกลว์ #GlowyProShot #GlutaTomatoShot #มะเขือเทศ3สี #TheNaThailand

Nene
Nene
Open In TikTok:
Region: TH
Saturday 24 October 2026 11:30:00 GMT
0
0
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @nenenichada, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Polisi telah menghentikan penyelidikan dugaan penipuan yang dilaporkan terhadap influencer keuangan Timothy Ronald. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, penghentian penyelidikan dilakukan karena tidak ditemukan peristiwa pidana. Penyelidikan telah dihentikan pada 14 September 2026 berdasarkan hasil gelar perkara yang menyimpulkan bahwa tidak ditemukan peristiwa pidana dalam perkara yang dilaporkan,” kata Budi dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/10/2026). Laporan terhadap Timothy dibuat oleh seorang berinisial Y pada 9 Januari 2026. Budi mengatakan, penyelidikan atas laporan lain yang dibuat oleh RR, yang mengaku sebagai korban, juga dihentikan karena belum ditemukan barang bukti yang cukup. Surat Ketetapan Penghentian Penyelidikan kemudian diterbitkan pada 28 September 2026. Disepakati penghentian penyelidikan karena belum ditemukan bukti yang cukup untuk menghubungkan perbuatan pihak yang dilaporkan dengan tindak pidana yang dipersangkakan,” jelas Budi. Menanggapi penghentian penyelidikan tersebut, RR disebut telah mengajukan permohonan gelar perkara khusus. Namun, belum ada informasi mengenai jadwal pelaksanaan gelar perkara khusus tersebut. Budi mengatakan, penyelidik masih terbuka untuk menindaklanjuti laporan apabila pelapor memiliki barang bukti relevan untuk diselidiki. Baca juga: Mekanik Ditagih Pajak McLaren Rp 137 Juta, Samsat Duga Leasing Catut NIK dan Pakai KTP Palsu Sebelumnya, Timothy Ronald dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan investasi trading mata uang kripto. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Bhudi Hermanto membenarkan adanya laporan terhadap Timothy. Dalam unggahan akun Instagram @skyholic888, disebutkan bahwa laporan dibuat oleh sejumlah member Akademi Crypto, sebuah komunitas yang didirikan oleh Timothy bersama rekannya, Kalimasada. Keduanya dilaporkan karena diduga sengaja melakukan penipuan dengan modus mengajak berinvestasi pada sejumlah aset kripto untuk mengambil keuntungan pribadi. Berdasarkan informasi yang beredar, sekitar 3.500 orang diduga mengalami kerugian dengan estimasi nilai mencapai lebih dari Rp 200 miliar. Sc: Kompas.com #timothyronald #kalimasada #breakingnews
Polisi telah menghentikan penyelidikan dugaan penipuan yang dilaporkan terhadap influencer keuangan Timothy Ronald. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, penghentian penyelidikan dilakukan karena tidak ditemukan peristiwa pidana. Penyelidikan telah dihentikan pada 14 September 2026 berdasarkan hasil gelar perkara yang menyimpulkan bahwa tidak ditemukan peristiwa pidana dalam perkara yang dilaporkan,” kata Budi dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/10/2026). Laporan terhadap Timothy dibuat oleh seorang berinisial Y pada 9 Januari 2026. Budi mengatakan, penyelidikan atas laporan lain yang dibuat oleh RR, yang mengaku sebagai korban, juga dihentikan karena belum ditemukan barang bukti yang cukup. Surat Ketetapan Penghentian Penyelidikan kemudian diterbitkan pada 28 September 2026. Disepakati penghentian penyelidikan karena belum ditemukan bukti yang cukup untuk menghubungkan perbuatan pihak yang dilaporkan dengan tindak pidana yang dipersangkakan,” jelas Budi. Menanggapi penghentian penyelidikan tersebut, RR disebut telah mengajukan permohonan gelar perkara khusus. Namun, belum ada informasi mengenai jadwal pelaksanaan gelar perkara khusus tersebut. Budi mengatakan, penyelidik masih terbuka untuk menindaklanjuti laporan apabila pelapor memiliki barang bukti relevan untuk diselidiki. Baca juga: Mekanik Ditagih Pajak McLaren Rp 137 Juta, Samsat Duga Leasing Catut NIK dan Pakai KTP Palsu Sebelumnya, Timothy Ronald dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan investasi trading mata uang kripto. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Bhudi Hermanto membenarkan adanya laporan terhadap Timothy. Dalam unggahan akun Instagram @skyholic888, disebutkan bahwa laporan dibuat oleh sejumlah member Akademi Crypto, sebuah komunitas yang didirikan oleh Timothy bersama rekannya, Kalimasada. Keduanya dilaporkan karena diduga sengaja melakukan penipuan dengan modus mengajak berinvestasi pada sejumlah aset kripto untuk mengambil keuntungan pribadi. Berdasarkan informasi yang beredar, sekitar 3.500 orang diduga mengalami kerugian dengan estimasi nilai mencapai lebih dari Rp 200 miliar. Sc: Kompas.com #timothyronald #kalimasada #breakingnews

About