@toygu_comedy: #ksk #bundeswehr #navyseals #fyp #comedy

toygu_comedy
toygu_comedy
Open In TikTok:
Region: DE
Saturday 24 October 2026 12:55:43 GMT
1165644
111130
452
986

Music

Download

Comments

silviu..s
Silviu :
KsK wird nicht mal ansatzweise an die Navy Seals kommen 😂
2026-10-24 13:29:04
1524
777.dxvid
Давид🤼‍♂️ :
KSK eher mit Delta Force vergleichen
2026-10-24 13:52:52
3358
adrian.112_112
adi112 :
"let's do something anders"😂😂
2026-10-24 13:48:28
13500
editzscm
EditzScm :
Ksk auf die 1
2026-10-24 13:00:52
3189
pawel_air0
pawel_air0 :
Auf Englisch hat er deutsche Akzent und auf Deutsch Englisch
2026-10-26 02:30:43
394
tiziano.viola
🇻🇦| Tiziano 🇩🇪🦅 :
KSK
2026-10-24 13:38:43
1478
kaiserrioktok
Deutschland :
ksk bester
2026-10-24 13:20:28
467
sandraschwandt37
Sandra 💎 :
Warum ist der Ami so sympathisch?[Freudentränen]
2026-10-24 13:07:48
611
toji__________x
toji__________x :
Leute checken nicht das ein unterschied zwischen Navy Seals (T2) und DEVGRU (T1) gibt die nochmal viel viel krasser sind als Navy seals oder ksk 🥴
2026-10-24 13:42:23
160
der_sterreichisch
Der_ÖsterreichischeStaatsbörgr :
"Leben ist Wille zur Macht"
2026-10-28 13:27:57
27
tj.mex.bul
Tj ✝️ :
Bro denkt wirklich ksk ist besser als navy seals
2026-10-25 06:41:20
82
mufbh
mufbh :
Bro ksk und seals machen easy 80 push ups
2026-10-24 13:21:39
223
06.jimm
🎭 :
,,lets do something anders,, 😭😭😭
2026-10-24 15:26:48
134
sepp4320
Sepp4320 :
Mein Opa ist jetzt 103 jahre alt noch fit und klar im Kopf! Er war Uscha der Baby Division! Träger des EK1 EK2 Nahkampfspange in Silber Panzerkampfabzeichen in Silber Panzervernichtungsabzeichen Verwundetenabzeichen Schwarz Er sagt er war bei der Elite und wie sie heute kämpfen kann man nicht mehr vergleichen früher war härter
2026-10-24 20:18:59
7
lavand_748
lavand_74 六道 :
Verity ahh voice
2026-10-24 19:58:20
0
mxlan_8
mxlan_8 :
2026-10-24 13:12:43
77
fire_flip100
Filip :
Viel zu lokal
2026-10-24 14:06:43
21
stff93
Ste Küst :
Der Aktzent könnte auch von New Kids sein. Holländisch 😂
2026-10-26 13:35:31
8
lennox.meyer8
L€nnox🫨 :
Das doch in Pinneberg
2026-10-24 23:37:48
7
m.de2025
user1 :
Süper
2026-10-24 12:59:39
41
1dishar
Rashid :
navy seals ist die 10x fache von ksk, delta force ist selbst 2x von ksk
2026-10-26 12:15:07
6
johann_bln1
johann_bln1 :
Bester Navy seal
2026-10-24 18:14:50
25
sh1ny_r0ck00
Wasser melone :
Navy Seal would probaly be able to do 100-500 pushups
2026-10-27 15:46:00
5
n1c0_pts
n1c0_pts :
Navy Seal vs Kampfschwimmer
2026-10-24 22:05:33
5
leanderitzobi
leander_hlm :
Endlich mal ksk auf die eins
2026-10-24 13:30:24
64
To see more videos from user @toygu_comedy, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Awalnya aku benar-benar nggak pernah curiga. Aku pikir, perubahan sikap suamiku setelah aku hamil hanyalah masalah rumah tangga biasa. Dia mulai sering pulang malam, semakin jarang menyentuhku, bahkan selalu punya alasan setiap kali aku mengajaknya berhubungan intim. Aku berusaha memahami. Namanya juga sedang hamil, pikirku. Mungkin dia sedang lelah, mungkin aku memang sudah nggak semenarik dulu. Tapi ternyata, kenyataannya jauh lebih menyakitkan dari yang pernah kubayangkan. Sampai suatu hari, aku mengetahui bahwa suamiku ternyata sudah berkali-kali berhubungan intim dengan adikku sendiri. Iya, adikku sendiri! Dan alasan di balik pengkhianatan itu benar-benar membuat hatiku hancur. Suamiku mengaku bahwa dia sudah nggak tertarik lagi denganku karena warna selangkanganku menghitam selama kehamilan. Bahkan, dia tega membandingkan bagian intimku dengan milik wanita lain, termasuk adikku sendiri. Bayangkan bagaimana rasanya menjadi seorang istri yang sedang berjuang mengandung anaknya, tetapi justru dipermalukan karena perubahan tubuh akibat kehamilan. Yang paling menyakitkan, dia sering melontarkan kalimat yang membuatku merasa sangat rendah diri. Aku sampai bertanya-tanya, memangnya separah itukah perubahan tubuhku? Apa aku sudah nggak pantas dicintai hanya karena warna kulit di bagian tubuh tertentu berubah? Selama ini aku mengandung anaknya, menghadapi perubahan hormon, perubahan bentuk tubuh, dan segala ketidaknyamanan kehamilan. Tapi balasan yang kudapat justru pengkhianatan dari dua orang yang paling kupercaya. Sampai akhirnya aku memutuskan untuk pergi. Aku memilih mengakhiri hubungan itu. Bukan karena sudah nggak punya rasa sayang, tetapi karena aku sadar bahwa bertahan dengan seseorang yang terus merendahkan tubuhku hanya akan menghancurkan harga diriku sendiri. Jujur, sampai sekarang masih ada rasa insecure. Kadang aku masih merasa malu dengan warna selangkanganku sendiri. Bahkan, ada saat-saat ketika aku merasa tubuhku memang nggak cukup baik untuk dicintai. Tapi perlahan aku belajar satu hal: perubahan warna kulit saat hamil bisa terjadi karena perubahan hormon. Itu bukan aib, bukan kekurangan, dan bukan alasan bagi siapa pun untuk mempermalukan seorang perempuan. Dan satu hal lagi yang ingin kusampaikan... Jangan pernah menganggap remeh tekanan darah tinggi atau hipertensi saat hamil. Kehamilan bukan cuma soal perubahan bentuk tubuh. Ada risiko kesehatan serius yang harus diperhatikan. Hipertensi dalam kehamilan bisa berkembang menjadi preeklamsia dan membahayakan ibu maupun bayi jika tidak terdeteksi dan ditangani dengan baik. Jangan menunggu sampai tubuh memberikan tanda bahaya. Rutin periksa tekanan darah, ikuti pemeriksaan kehamilan, dan jangan abaikan keluhan sekecil apa pun. Untuk kalian para perempuan yang sedang hamil, jangan sampai rasa takut kehilangan pasangan membuat kalian mengabaikan kesehatan diri sendiri. Kita boleh kehilangan seseorang yang tidak menghargai kita, tetapi jangan sampai kita kehilangan kesehatan, keselamatan, dan rasa cinta terhadap diri sendiri hanya demi mempertahankan seseorang. Karena tubuh seorang ibu mungkin berubah setelah mengandung, tetapi perubahan itu seharusnya menjadi alasan untuk semakin dihargai, bukan untuk dikhianati.
Awalnya aku benar-benar nggak pernah curiga. Aku pikir, perubahan sikap suamiku setelah aku hamil hanyalah masalah rumah tangga biasa. Dia mulai sering pulang malam, semakin jarang menyentuhku, bahkan selalu punya alasan setiap kali aku mengajaknya berhubungan intim. Aku berusaha memahami. Namanya juga sedang hamil, pikirku. Mungkin dia sedang lelah, mungkin aku memang sudah nggak semenarik dulu. Tapi ternyata, kenyataannya jauh lebih menyakitkan dari yang pernah kubayangkan. Sampai suatu hari, aku mengetahui bahwa suamiku ternyata sudah berkali-kali berhubungan intim dengan adikku sendiri. Iya, adikku sendiri! Dan alasan di balik pengkhianatan itu benar-benar membuat hatiku hancur. Suamiku mengaku bahwa dia sudah nggak tertarik lagi denganku karena warna selangkanganku menghitam selama kehamilan. Bahkan, dia tega membandingkan bagian intimku dengan milik wanita lain, termasuk adikku sendiri. Bayangkan bagaimana rasanya menjadi seorang istri yang sedang berjuang mengandung anaknya, tetapi justru dipermalukan karena perubahan tubuh akibat kehamilan. Yang paling menyakitkan, dia sering melontarkan kalimat yang membuatku merasa sangat rendah diri. Aku sampai bertanya-tanya, memangnya separah itukah perubahan tubuhku? Apa aku sudah nggak pantas dicintai hanya karena warna kulit di bagian tubuh tertentu berubah? Selama ini aku mengandung anaknya, menghadapi perubahan hormon, perubahan bentuk tubuh, dan segala ketidaknyamanan kehamilan. Tapi balasan yang kudapat justru pengkhianatan dari dua orang yang paling kupercaya. Sampai akhirnya aku memutuskan untuk pergi. Aku memilih mengakhiri hubungan itu. Bukan karena sudah nggak punya rasa sayang, tetapi karena aku sadar bahwa bertahan dengan seseorang yang terus merendahkan tubuhku hanya akan menghancurkan harga diriku sendiri. Jujur, sampai sekarang masih ada rasa insecure. Kadang aku masih merasa malu dengan warna selangkanganku sendiri. Bahkan, ada saat-saat ketika aku merasa tubuhku memang nggak cukup baik untuk dicintai. Tapi perlahan aku belajar satu hal: perubahan warna kulit saat hamil bisa terjadi karena perubahan hormon. Itu bukan aib, bukan kekurangan, dan bukan alasan bagi siapa pun untuk mempermalukan seorang perempuan. Dan satu hal lagi yang ingin kusampaikan... Jangan pernah menganggap remeh tekanan darah tinggi atau hipertensi saat hamil. Kehamilan bukan cuma soal perubahan bentuk tubuh. Ada risiko kesehatan serius yang harus diperhatikan. Hipertensi dalam kehamilan bisa berkembang menjadi preeklamsia dan membahayakan ibu maupun bayi jika tidak terdeteksi dan ditangani dengan baik. Jangan menunggu sampai tubuh memberikan tanda bahaya. Rutin periksa tekanan darah, ikuti pemeriksaan kehamilan, dan jangan abaikan keluhan sekecil apa pun. Untuk kalian para perempuan yang sedang hamil, jangan sampai rasa takut kehilangan pasangan membuat kalian mengabaikan kesehatan diri sendiri. Kita boleh kehilangan seseorang yang tidak menghargai kita, tetapi jangan sampai kita kehilangan kesehatan, keselamatan, dan rasa cinta terhadap diri sendiri hanya demi mempertahankan seseorang. Karena tubuh seorang ibu mungkin berubah setelah mengandung, tetapi perubahan itu seharusnya menjadi alasan untuk semakin dihargai, bukan untuk dikhianati.

About